Muhammad Anwar Rubei
Program Studi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Pendidikan Dan Pengetahuan Sosial IKIP PGRI Pontianak

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PKN UNTUK MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN SISWA DI MTS. MATHLAUL ANWAR KOTA PONTIANAK Rubei, Muhammad Anwar
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 2 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.064 KB) | DOI: 10.31571/sosial.v2i2.105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran PKn untuk mengembangkan kemandirian Siswa di MTs. Mathlaul Anwar Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Proses analisis data penelitian ini dengan mereduksi data, menyajikan data dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian pendidikan karakter dalam pembelajaran PKn di MTS. Mathlaul Anwar Pontianak melalui kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. tahap perencanaan, guru memasukkan muatan karakter dalam silabus dan RPP. tahap pelaksanaan, guru menyampaikan materi dengan mengaitkan langsung dengan kehidupan nyata. guru menerapkan metode, media pembelajaran dan sumber belajar yang bervariasi untuk mendukung pembelajaran berkarakter sehingga lebih bermakna bagi siswa. tahap evaluasi, guru masih belum secara optimal melakukan evaluasi pembelajaran berkarakter, masih terfokus pada pengukuran aspek kognitif. Namun guru sudah melakukan bentuk penilaian yang mengukur sikap karakter siswa dengan melakukan penilaian proses dan hasil belajar. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Pendidikan Kewarganegaraan, Kemandirian Siswa.
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PKN UNTUK MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN SISWA DI MTS. MATHLAUL ANWAR KOTA PONTIANAK Muhammad Anwar Rubei
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 2 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v2i2.105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran PKn untuk mengembangkan kemandirian Siswa di MTs. Mathlaul Anwar Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Proses analisis data penelitian ini dengan mereduksi data, menyajikan data dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian pendidikan karakter dalam pembelajaran PKn di MTS. Mathlaul Anwar Pontianak melalui kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. tahap perencanaan, guru memasukkan muatan karakter dalam silabus dan RPP. tahap pelaksanaan, guru menyampaikan materi dengan mengaitkan langsung dengan kehidupan nyata. guru menerapkan metode, media pembelajaran dan sumber belajar yang bervariasi untuk mendukung pembelajaran berkarakter sehingga lebih bermakna bagi siswa. tahap evaluasi, guru masih belum secara optimal melakukan evaluasi pembelajaran berkarakter, masih terfokus pada pengukuran aspek kognitif. Namun guru sudah melakukan bentuk penilaian yang mengukur sikap karakter siswa dengan melakukan penilaian proses dan hasil belajar. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Pendidikan Kewarganegaraan, Kemandirian Siswa.
Meningkatkan Integritas, Etos Kerja dan Gotong Royong Melalui Gerakan Turun Tangan Revolusi Mental: Seminar GNRM, Pembuatan Handsanitizer, Pelatihan Pengembangan Kreativitas Yudi Darma; Anwar Rubei; Nawawi Nawawi
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v6i1.3209

Abstract

Kegiatan KKN gotong royong melalui gerakan masyarakat turun tangan di Desa Pal Sembilan Kabupaten Kubu Raya dalam merajut negeri menghadapi pandemi yang dilaksanakan oleh IKIP PGRI Pontianak sebagai agen perubahan dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sangat relevan dengan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GRMN). Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk mental yang berintegritas, etos kerja dan gotong royong. Selain itu, dapat berkontribusi dalam proses pembangunan dan kesadaran melaksanakan 5 Gerakan Revolusi mental di antaranya melayani, mandiri, bersih, bersatu, dan tertib. Metode pendekatan yang digunakan yaitu Participatory Rural Appraisal (PRA) mengadopsi pola pelaksanaan penelitian tindakan meliputi empat tahap, yaitu: perencanaan program, pelaksanaan program, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Bentuk kegiatan pengabdian yaitu penyuluhan/seminar, pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan antara lain: (1) Terlaksananya Pelatihan pembuatan handsanitizer dan desain kemasan produk serta gerakan sadar kebersihan; (2) terlaksananya pembekalan (coaching) program gerakan nasional revolusi mental bagi mahasiswa; dan (3) terlaksananya pembekalan (coaching clinic) pengembangan kreativitas dan produktivitas generasi milenial untuk masa depan Indonesia emas “fasilitasi pengembangan kreativitas”. Maka dapat disimpulkan bahwa program Gerakan nasional revolusi mental IKIP PGRI Pontianak telah terlaksana dengan lancar dan mendapatkan respon yang baik dari peserta dan warga masyarakat di Desa Pal IX.
ANALISIS NILAI GOTONG ROYONG DALAM UPACARA ADAT NYABAKNG MASYARAKAT DUSUN SEGONDE KECAMATAN TUJUH BELAS KABUPATEN BENGKAYANG Hema Fitria; Hadi Rianto; Rosi Debora Marantika; Muhammad Anwar Rube'i
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 6 Nomor 1 Edisi Juni 2022
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v6i1.2931

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi tentang nilai gotong royong dalam upacara adat nyabakng yang terdapat pada masyarakat Dusun Segonde Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang. Tujuan khusus dalam penelitian ini: 1) Pelaksanaan Upacara Adat Nyabakng Masyarakat Dusun Segonde, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang. 2) Wujud Nilai Gotong Royong yang terdapat dalam Upacara Adat Nyabakng masyarakat Dusun Segonde, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang. 3) Faktor pendukung dan faktor penghambat yang mempengaruhi Nilai Gotong Royong melalui Upacara Adat Nyabakng masyarakat Dusun Segonde, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode Deskriptif dengan tujuan mendeskripsikan nilai Gotong Royong dalam Upacara Adat Nyabakng masyarakat Dusun Segonde Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai gotong royong dalam upacara adat nyabakng adalah saat persiapan sebelum memulai upacara adat nyabakng dan pada saat proses pelaksanaan upacara adat nyabakng. Nilai gotong royong ini menjadi tempat dalam masyarakat dapat mempererat tali persaudaraan.
PERAN REMAJA MASJID DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER RELIGIUS DESA KUALA MANDOR B KABUPATEN KUBURAYA Erna Octavia; Muhammad Anwar Rube'i; Idham Azwar; Siti Sehroh Humayroh
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 6 Nomor 2 Edisi Desember 2022
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v6i2.4071

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran remaja masjid dalam mengembangkana karakter religius di Desa Kuala Mandor B Kabupaten Kubu Raya, metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dan bentuk deskriptif. Subjek pneleitian ini adalah ketua remaja masjid, anggota remaja masjid, takmir masjid dan masyarakat desa kuala mandor B. Alat pengumpulan data menggunakan panduan observasi, panduan wawancara dan dokumentasi. Tehnik analisis data menggunaakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian mrnunjukan bahwa remaja masjid dalam mengembangkan karakter religius pada masyarakat melalui program kegiatan remaja masjid. Adapun kegiatan yang telah dilakukan oleh remaja masjid dalam mengembangkan karakter religius yaitu kegiatan sholawat setiapa malam selasa, merayakan hari besar islam seperti pawai obr, hari santri, membaca burdah, santunan anak yatim, khotmil Qur’an, buka bersama di bulan ramadhan, membersihkan masjid, mengadakan perlombaan imtihan bersama anak TPA. Peran remaja masjid sebagai motivator dan fasilitator bagi masyarakat dan pemuda. faktor pendukung adalah semangat remaja masjid, dan dukungan dari masayarakat dan keluarga, mendapatkan bantuan dana. Faktor penghambat adalah kekurangan dana baik dari bantuan dari masyarakat, rasa peduli beberapa masyarakat, kelalaian dari beberapa anggota remaja masjid.
PERAN KOMISI PEMILIHAN UMUM DALAM MELAKSANAKAN FUNGSI SOSIALISASI POLITIK UNTUK PEMILIH PEMULA DI KOTA PONTIANAK Muhammad Anwar Rube'i; Idham Azwar; Syarif Firmansyah
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.4856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Komisi Pemilihan Umum dalam melaksanakan fungsi sosialisasi politik untuk pemilih pemula di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan bentuk studi deskriptif. alat pengumpul datanya adalah pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. teknik dalam menganalisis data dalam penelitian ini dengan cara reduksi data, display/penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. dalam menjamin keabsahan data peneliti melakukan cross check melalui informasi data wawancara pada subjek penelitian dan dokumentasi yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Komisi Pemilihan Umum dalam melaksanakan fungsi sosialisasi politik bagi pemilih pemula adalah sebagai lembaga penyelenggara pemilu dan salah satu agen sosialisasi politik dengan memberikan pendidikan politik bagi pemilih, memaksimalkan proses sosialisasi, melakukan survey atau jejak pendapat, dan  meningkatkan kinerja pemilu. Faktor-Faktor yang mempengaruhi KPU dalam melaksanakan sosialisasi politik adalah mekanisme sosialisasi politik, Pola sosialisasi politik, faktor sosial ekonomi dan sistem politik.
Bimbingan Karya Tulis Ilmiah Bagi Guru Kabupaten Kubu Raya Hemafitria Hemafitria; Rohani Rohani; Muhammad Anwar Rube'i; Syarif Firmansyah
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i2.5732

Abstract

Program ini dimaksudkan untuk (1) meningkatkan pemahaman guru tentang penelitian tindakan kelas dan publikasi ilmiah; dan (2) meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun penelitian tindakan kelas (PTK).  Kegiatan ini dilakukan melalui workshop dan pendampingan. Kegiatan workshop ini berupa kuliah umum dan diskusi partisipatif yang berkaitan dengan penulisan ilmiah. Dengan membentuk kelompok di bawah arahan trainer/tutor sekelompok dosen melakukan kegiatan pendampingan. Pelaksanaan kegiatan ini di SMP Islam Tahfizhul Quran Kubu Raya yang dihadiri oleh seluruh guru SMP dan SMA Islam Tahfizhul Quran sebanyak 32 guru. Hasil akhir dari pengabdian menunjukkan bahwa meningkatnya pemahaman guru dalam membuat karya ilmiah berupa proposal penelitian yang disusun melalui prosedur Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan adanya produk berupa proposal PTK yang telah dihasilkan guru dengan kategori baik.
KENDALA PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMP NEGERI 9 KOTA PONTIANAK DALAM KURIKULUM MERDEKA Octavia, Erna; Rube’i, M. Anwar; Firmansyah, Syarif; Nurhadianto
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1 Edisi Juni 2024
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i1.7368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui kendala dalam pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) di SMP Negeri 9 Kota Pontianak Dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan keadaan objek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang ada. Hasil penelitian ini dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat sebagai upaya mengembangkan teori keilmuan tentang dan Kendala Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Menengah Pertama Negeri 9 Dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Kurikulum merdeka siswa lebih terfokus pada penguatan profil pelajar Pancasila melalui pelajaran tambahan yaitu Projek. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila.
PERAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM (BAWASLU) KOTA PONTIANAK DALAM MENJALAKAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2024 Octavia, Erna; M. Anwar Rube’i
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.8381

Abstract

Setiap negara termasuk Indonesia memiliki sistem politik yang unik dan khas. Sistem politik ini berperan sebagai pendorong utama yang memastikan kelangsungan hidup bangsa dan negara, serta menciptakan kondisi yang sehat dan sejahtera. Tujuan utama dari sistem politik ini adalah untuk memastikan adanya aliran yang kuat yang mendukung perkembangan berbagai aspek kehidupan masyarakat. Aspek-aspek tersebut meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, hukum, serta pertahanan dan keamanan. Perkembangan dari berbagai aspek ini bertujuan untuk memberikan kontribusi positif terhadap sistem politik, yang pada gilirannya berperan penting dalam membangun infrastruktur dan suprastruktur politik. Semua ini merupakan syarat yang diperlukan untuk mencapai tujuan nasional Indonesia, yang telah diuraikan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea IV.
PERAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM (BAWASLU) KOTA PONTIANAK DALAM MENJALAKAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2024 Erna Octavia; M. Anwar Rube’i
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.8381

Abstract

Setiap negara termasuk Indonesia memiliki sistem politik yang unik dan khas. Sistem politik ini berperan sebagai pendorong utama yang memastikan kelangsungan hidup bangsa dan negara, serta menciptakan kondisi yang sehat dan sejahtera. Tujuan utama dari sistem politik ini adalah untuk memastikan adanya aliran yang kuat yang mendukung perkembangan berbagai aspek kehidupan masyarakat. Aspek-aspek tersebut meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, hukum, serta pertahanan dan keamanan. Perkembangan dari berbagai aspek ini bertujuan untuk memberikan kontribusi positif terhadap sistem politik, yang pada gilirannya berperan penting dalam membangun infrastruktur dan suprastruktur politik. Semua ini merupakan syarat yang diperlukan untuk mencapai tujuan nasional Indonesia, yang telah diuraikan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea IV.