Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Sistem Pembelajaran Terhadap Tingkat Prestasi Siswa Di MAN 2 Model Medan Muhammad Azzam; Rangga Al Farychi; Reza Kurniawan Saputra Siregar; Noufal Sheva Anugrah; Rahmad Ichsanto Atmaja; Al Farsi; Syahputra Manik; Nurkadri Nurkadri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem pembelajaran terhadap tingkat prestasi siswa di MAN 2 Model Medan. Sistem pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan pembelajaran berbasis proyek, yang melibatkan siswa dalam aktivitas proyek nyata yang mendorong mereka untuk berpikir kritis, bekerja sama, dan mengembangkan keterampilan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan sistem pembelajaran berbasis proyek dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Tingkat prestasi siswa diukur dengan menggunakan nilai rata-rata akademik mereka selama satu semester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan sistem pembelajaran berbasis proyek memiliki tingkat prestasi yang signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Selain itu, siswa dalam kelompok eksperimen juga menunjukkan peningkatan keterampilan kolaborasi, pemecahan masalah, dan kreativitas. Sistem pembelajaran berbasis proyek memiliki pengaruh positif terhadap tingkat prestasi siswa di MAN 2 Model Medan. Pendekatan ini mendorong siswa untuk aktif dan terlibat dalam pembelajaran, sehingga meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan praktis, dan keterampilan sosial mereka. Disarankan agar metode pembelajaran berbasis proyek diterapkan secara luas dalam sistem pendidikan untuk meningkatkan prestasi siswa dan persiapan mereka dalam menghadapi tantangan dunia nyata.
Pengembangan model pelatihan menembak yang ditargetkan untuk meningkatkan akurasi tembakan pada pemain sepak bola muda Basyaruddin Daulay; Christeven Silalahi; Oktonius Gabriel Nababan; Muhammad Azzam; Nurkadri Nurkadri
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 11 No 3 (2025): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v11i3.27543

Abstract

Repetitive drills with little target variation often reduce the shooting accuracy of youth players and limit their transfer to real match situations. This study aims to develop and test a goal-based shooting training model designed to improve shot-on-target probability among adolescent soccer players. A modified Borg and Gall Research and Development (R&D) framework was applied, condensing the original stages into four core phases needs analysis, expert validation, field trials, and effectiveness testing to ensure methodological efficiency and practical relevance. The research involved non-elite players aged 15–17 years and coaches from three football schools (SSBs): FC Siantar City, Parmo Jaya FC, and Putra Buana FC. Needs analysis indicated that most athletes demonstrated low shooting accuracy, and coaches reported that existing drills lacked target orientation and representative variation. Expert validation yielded high feasibility scores, with material experts rating the model at 91.25% and language experts at 87.50%. Practicality testing also showed excellent coach acceptability, ranging from 90.62% to 94.79%. Effectiveness testing revealed a substantial improvement in shooting accuracy after a four-week intervention, with mean scores increasing from 8.3 to 12.5 (Δ = 35.7%), confirming meaningful practical gains. The model incorporates goal-based target variability and representative learning design to provide structured visual feedback, thereby enhancing technical accuracy more effectively than generic repetition-based routines. Overall, the findings demonstrate that the developed model is valid, practical, and effective for non-elite U-15 to U-17 soccer training environments and may serve as an alternative program for improving finishing accuracy in youth football.