Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Guru dalam Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan Raudhatul Athfal Asy Syafaat Enni Halimatussa'diyah Pakpahan; Fuja Adinda Sinaga; Jihan Luthfi Nabilah; Cinta Salsabila Putri Harahap
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan karakter peduli lingkungan pada siswa Raudhatul Athfal Asy Syafaat menjadi hal yang penting untuk ditanamkan sejak usia dini agar terbentuk perilaku positif dalam menjaga kelestarian lingkungan di masa depan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis strategi pengajar dalam membentuk jiwa peduli lingkungan pada murid Raudhatul Athfal Asy Syafaat.Temuan penelitian "Strategi Guru dalam Pembentukan Karakter untuk Peduli Lingkungan Raudhatul Athfal Asy Syafaat" mengarah pada kesimpulan sebagai berikut: Hasil temuan menunjukkan bahwa para guru menggunakan beberapa strategi seperti memberikan contoh langsung, mengajarkan nilai-nilai tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup, serta melibatkan siswa secara aktif dalam program-program sekolah terkait pelestarian lingkungan. Dalam pembahasan disimpulkan bahwa strategi-strategi tersebut efektif untuk membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa Raudhatul Athfal Asy Syafaat. Namun demikian, masih dibutuhkan upaya-upaya lebih lanjut dari pihak sekolah dan keluarga guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang.
EVALUASI KEBUTUHAN PELATIHAN GURU BIOLOGI SEBUAH UPAYA UNTUK MENGIDENTIFIKASI TREN DAN PRIORITAS PENGEMBANGAN PROFESIONAL Ummi Nur Afinni Dwi Jayanti; Nur Izzaty Rahma; Fuja Adinda Sinaga; Moza Hanu Sabila; Yenni Safitri
Al Ittihadu Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Cv Arsy Persada Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi kebutuhan pelatihan bukan hanya sekedar langkah rutin, tetapi merupakan instrumen strategis untuk merespon perubahan dalam dunia pendidikan. Dengan memahami secara mendalam kebutuhan para guru biologi, kita dapat merancang program pelatihan yang relevan dan efektif, memastikan bahwa mereka dapat memberikan pengajaran yang bermakna dan menginspirasi para siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif Metode penelitian kualitatif adalah suatu pendekatan penelitian yang digunakan untuk memahami dan menjelaskan fenomena atau realitas sosial dengan cara mendalam dan deskriptif. Menurut Creswell, penelitian kualitatif adalah suatu pendekatan penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang dan perilaku yang diamati. Evaluasi kebutuhan pelatihan bagi guru biologi merupakan investasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan biologi. Dengan mengidentifikasi tren dan prioritas pengembangan profesional, kita dapat memastikan bahwa guru biologi memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk membimbing siswa dengan sukses dalam memahami, menghargai, dan mengaplikasikan ilmu biologi dalam kehidupan mereka
Diversifikasi Wortel Menjadi Puding Sebagai Upaya Mengatasi Anak Sulit Mengkonsumsi Sayur di Desa Situnggaling Kabupaten Karo Moza Hanu Sabila; Fuja Adinda Sinaga; Miza Nina Adlini; Yenni Safitri; Nur Izzaty Rahma
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i1.1940

Abstract

Indonesia, as a tropical country, boasts a wide variety of plants, including vegetables and fruits, with carrots (Daucus carota L) being one of the majorly produced ones. Data from the Central Bureau of Statistics (BPS) indicates that in 2021, the harvest area of carrots reached 5,707 hectares, a 33.25% increase from the previous year, with Kabupaten Karo in North Sumatra being one of the regions with the largest carrot production. Carrots are known for their high content of beta-carotene and vitamin A, which are important for health. However, in Situnggaling Village, Kabupaten Karo, many children struggle to consume vegetables. To address this issue, a community service activity was conducted to introduce the making of carrot pudding as a healthy snack alternative. The activity utilized a demographic method involving outreach and training sessions. The results show that participants were highly enthusiastic and successfully learned how to process carrots into pudding, which is enjoyed by both children and adults. The activity also provided additional economic benefits for housewives. In conclusion, this project represents an effective and creative solution for increasing vegetable consumption among children and offers a practical and appealing approach to addressing vegetable consumption issues.