Suci Fitriani Sammulia
Institut Kesehatan Mitra Bunda, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Antioxidant activity test of packaged juice variants of guava (psidium guajava L.) using FRAP (ferric reducing antioxidant power) method Aprilya Sri Rachmayanti; Nahrul Hasan; Suci Fitriani Sammulia; Henny Rachdiati; Yeni Febriyanti
Science Midwifery Vol 11 No 2 (2023): June: Midwifery and Health Sciences
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v11i2.1257

Abstract

Packaged juice are usually made using only one type of fruit or can be made using two types of fruits or other additional ingredients. Antioxidants are chemical compounds that can be used to protect biological components such as lipids, proteins, vitamins, and DNA. This study aims to determine the level of antioxidant activity in packaged juice drink variants of guava fruit using the FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power) method. The method used in this study is the FRAP method to test antioxidant activity. The results of testing the antioxidant activity with the FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power) method on the packaged juice drink samples, the level of antioxidant activity in juice drink sample A was 88,359 mgAAE/g sample, sample B was 88,202 mgAAE/g sample, sample C was 83,098 mgAAE/g sample, and sample D was 77,317 mgAAE/g sample. This shows that sample A demonstrated the highest antioxidant activity, followed closely by sample B, while samples C and D exhibited lower levels of antioxidant activity.
STUDI EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PNEUMONIA DEWASA DENGAN METODE GYSSENS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH EMBUNG FATIMAH KOTA BATAM Riznur Arfilina Putri; Suci Fitriani Sammulia; Eka Febriyanti
Jurnal Farmanesia Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Farmanesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jf.v12i2.6176

Abstract

Latar belakang: Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada infeksi saluran pernapasan bawah. Terapi antibiotik menjadi pilihan utama dalam penanganan pneumonia, namun penggunaannya harus dilakukan secara rasional untuk mencegah kegagalan terapi, efek samping, dan resistensi bakteri. Oleh karena itu, evaluasi penggunaan antibiotik di rumah sakit perlu dilakukan untuk menilai kesesuaian terapi dengan pedoman pengobatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis antibiotik yang paling banyak digunakan serta mengevaluasi kualitas penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia dewasa di Rumah Sakit Umum Embung Fatimah Kota Batam menggunakan metode Gyssens. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional retrospektif dengan menggunakan data rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran rekam medis pasien pneumonia dewasa yang menjalani terapi antibiotik. Analisis rasionalitas penggunaan antibiotik dilakukan menggunakan metode Gyssens. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa antibiotik yang paling banyak digunakan adalah seftriakson. Evaluasi menggunakan metode Gyssens menunjukkan bahwa sebanyak 89% penggunaan antibiotik termasuk kategori rasional (kategori 0), sedangkan 11% lainnya termasuk dalam kategori IIIb. Kesimpulan: Sebagian besar penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia dewasa telah dilakukan secara rasional. Namun, perbaikan masih diperlukan terutama pada aspek durasi pemberian antibiotik untuk mengurangi risiko terjadinya resistensi bakteri serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.