Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Efek Tinggi Pemotongan pada Produksi Bahan Segar dan Bahan Kering serta Bahan Organik Rumput Gajah Mini (Pennisetum purpureum cv. Mott) Panen Kedua Reinardus Christmas Aga; Edi Djoko Sulistijo; Herayanti P. Nastiti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4142

Abstract

Tujuan kajian ini adalah untuk menentukan efek tinggi pemotongan pada hasil rumput segar, jerami, dan bahan organik Pennisetum purpureum cv. Mott. Selanjutnya, kami menyelidiki tinggi pemotongan optimal untuk memastikan hasil Pennisetum purpureum cv. Mott pada panen kedua. Kajian ini menggunakan pendekatan eksperimental rancangan acak lengkap (RAL). Tinggi pemotongan pada T1 adalah 5 cm, T2 10 cm, T3 15 cm, T4 20 cm, dan T5 25 cm. Hasil bahan organik, jerami, dan rumput segar diselidiki sebagai variabel. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA). Perlakuan T2 memiliki hasil bahan segar tertinggi, yaitu 5,26 kg/1.565 m2 (setara dengan 33,93 ton/ha). Perlakuan T5 memiliki hasil bahan kering dan organik tertinggi, yaitu 0,490 kg/1.565 m2 (setara dengan 3,13 ton/ha). Rata-rata hasil bahan organik di semua perlakuan adalah 0,416 kg/1.565 m2 (setara dengan 2,65 ton/ha). Hasil analisis varians menunjukkan tidak ada pengaruh nyata (P>0,05) antar perlakuan terhadap hasil bahan segar, kering, dan organik Pennisetum purpureum cv. Mott. Hasil menunjukkan bahwa baik hasil bahan kering maupun organik meningkat pada tinggi pemotongan 25 cm di atas tanah. Rata-rata hasil bahan kering adalah 0,49 kg/1.565 m2, dan rata-rata hasil bahan organik adalah 0,41 kg/1.565 m2.
Pengaruh Tinggi Pemotongan Terhadap Kecernaan In Vitro Bahan Kering Dan Bahan Organik Serta Total Digestible Nutrient (TDN) Pada Rumput Gajah Mini (Pennisetum purpureum cv. Mott) Rio Emanuel Kase; Edi D. Sulistijo; Herayanti P. Nastiti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4375

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh tinggi pemotongan terhadap kecernaan in vitro bahan kering dan bahan organik serta total digestible nutrient pada tanaman rumput gajah mini. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Perlakuan pada penelitian ini terdiri dari T1= 5 cm dari atas permukaan tanah, T2= 10 cm dari atas permukaan tanah, T3= 15 cm dari atas permukaan tanah, T4= 20 cm dari atas permukaan tanah, T5= 25 cm dari atas permukaan tanah. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah kecernaan in vitro bahan kering dan bahan organik serta TDN. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Anova. Rata-rata nilai nilai kecernaan in vitro bahan kering tertinggi pada perlakuan T1= 73, 71% kecernaan bahan organik T1= 74,10% , dan TDN T2=67,73% . Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa tinggi pemotongan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kecernaan in vitro bahan kering dan bahan organik serta Total Digestible Nutrient rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv. Mott). Berdasarkan penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa tinggi pemotongan pada T2 merupakan perlakuan yang menghasilkan total kecernaan nutrisi terbaik pada rumput gajah mini.