Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penerapan Single dan Complete Linkage dalam Clustering Stunting di Kabupaten Bulungan St Syahdan; Siti Aisyah; Sri Indrayani; Kartina Kartina
SAINTIFIK Vol 12 No 1 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i1.632

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak di bawah lima tahun akibat kekurangan gizi kronis. Kabupaten Bulungan, yang menjadi salah satu dari 160 kabupaten di Indonesia yang terintervensi untuk penurunan stunting, mencatat prevalensi stunting pada 2023 sebesar 22,6%, dengan penurunan 4,07% pada 2024 menjadi 18,53%. Meskipun ada penurunan, pencapaian target nasional sebesar 14% belum tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cluster tingkat kerawanan stunting di Kabupaten Bulungan dengan menggunakan metode single linkage dan complete linkage. Kedua metode ini termasuk dalam analisis cluster hierarki yang menggabungkan observasi yang serupa menjadi satu cluster, sehingga jumlah cluster berkurang seiring berjalannya proses. Hasil analisis dengan metode single linkage membentuk tiga cluster: Cluster I (kerawanan tinggi) mencakup Long Bia, Cluster II (kerawanan sedang) meliputi Long Bang, Tanjung Palas, Antutan, Long Beluah, Pimping, Tanah Kuning, Bumi Rahayu, Salimbatu, Sekatak Buji, Bunyu, dan Cluster III (kerawanan rendah) hanya Tanjung Selor, dengan rasio simpangan baku 0,15. Hasil metode complete linkage juga membentuk tiga cluster, namun dengan rasio simpangan baku 0,16. Berdasarkan hasil analisis, metode single linkage memiliki kinerja terbaik untuk pengklusteran data stunting di Kabupaten Bulungan.
Pemetaan Karakteristik Kemiskinan dengan Multidimensional Scaling Provinsi Kalimantan Utara St Syahdan; Yuspa Yuspa; Amalya Nur Nabila
SAINTIFIK Vol 12 No 2 (2026): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v12i2.678

Abstract

Upaya penanggulangan kemiskinan tidak cukup hanya berorientasi pada penurunan jumlah penduduk miskin tetapi juga harus mempertimbangkan karakteristik kemiskinan yang berbeda pada setiap wilayah.. Di Provinsi Kalimantan Utara, karakteristik kemiskinan pada masing-masing kabupaten/kota menunjukkan variasi yang cukup signifikan. Hal ini dikarenakan, Kalimantan Utara merupakan provinsi yang terdiri atas kawasan perkotaan, pedesaan, pesisir serta daerah perbatasan dan pedalaman yang memiliki tingkat aksebilitas dan pembangunan yang berbeda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik yang berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di setiap kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara, dengan menerapkan metode multidimensional scaling (MDS). Metode MDS digunakan untuk memetakan objek dan variabel secara bersamaan ke dalam ruang multidimensi sehingga hubungan antarkabupaten/kota dapat dianalisis berdasarkan tingkat kemiripan maupun perbedaannya. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu, MDS pada pemetaan karakteristik di wilayah Provinsi Kalimantan Utara berada dalam kriteria baik, berdasarkan nilai STREES yaitu 5,264% dan Nilai RSQ > 0,6 yaitu 0,99134 yang berarti model penskalaan layak untuk mewakili data input. Kedekatan posisi antara beberapa wilayah dengan indikator tertentu seperti kota tarakan dengan indikator X6, X7, dan X12, Kabupaten Malinau dan Tanah Tidung dengan indikator X9, Kabupaten Nunukan dengan indikator X1 dan X5 serta Kabupaten Bulungan dengan indikator X10 mengindikasi adanya kemiripan karakteristik bersarkan indikator-indikator tersebut.