Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Visual Ideas

Perancangan Identitas Visual Paud Karya Ummat Jakarta Barat Kherid, Zaitun Y.A.; Moerdisuroso, Indro
Jurnal Visual Ideas Vol. 2 No. 1 (2022): Visualideas
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1118.437 KB) | DOI: 10.33197/visualideas.vol2.iss1.2022.855

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Perancangan Identitas Visual PAUD Karya Ummat Jakarta Barat ini berkontribusi terutama pada penguatan lembaga terkait. PAUD yang dikelola oleh Yayasan Karya Ummat ini secara sistem administrasi dan komunikasi program ini masih menggunakan identitas visual dari yayasan sebagai organisasi induknya. Padahal untuk menandakan lembaga yang kuat, setiap program seyogyanya mengembangkan identitas visual tersendiri sebagai bagian dari program yayasan. Kontribusi ini kiranya yang akan dicapai dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini. Kegiatan pembuatan identitas visual PAUD Karya Ummat akan dilaksanakan melalui serangkaian tahapan baku perancangan corporate identity. Antara lain tahap pengumpulan informasi karakteristik lembaga, studi literatur, eksplorasi, seleksi, evaluasi, revisi, eksekusi. Keseluruhan tahapan selalu dalam koordinasi dengan penanggungjawab lembaga mitra yang dalam hal ini berperan serupa dengan klien. Dengan cara ini rangkaian proses perancangan dan hasil akhirnya terhindar dari ketidaksesuaian dengan kebutuhan klien. Tim pengusul kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini terdiri dari dosen berlatar belakang keahlian seni rupa, dan pendidikan seni rupa peminatan desain komunikasi visual (DKV). Selain itu tim pengusul melibatkan tiga mahasiswa peminat DKV yang berperan sebagai tenaga lapangan. Target luaran terdiri dari rancangan identitas visual (Logo), contoh aplikasi pada stationery, Papan Nama (Neon Box), dan HKI.
Pendidikan Budaya Visual: Pengetahuan Guru Seni Rupa SMA di Jakarta Moerdisuroso, Indro; Y.A. Kherid, Zaitun; Akbar Pahala, Agam
Jurnal Visual Ideas Vol. 3 No. 1 (2023): Visual Ideas
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33197/visualideas.vol3.iss1.2023.1113

Abstract

Seiring perkembangan seni rupa kontemporer, pada 1970an lahir pendekatan baru yang disebut budaya visual (visual culture). Pada awal 1980an wacana budaya visual mulai memasuki wilayah pendidikan seni rupa, disebut pendidikan seni rupa berbasis budaya visual (Visual Culture - Art Education/VCAE). Istilah VCAE sudah lazim disebutkan dalam medan perbincangan pendidikan seni rupa dunia, namun di Indonesia masih sangat jarang terdengar. Untuk itu dilakukan penelitian pendapat tentang VCAE dari guru seni rupa yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya SMA DKI Jakarta. Tujuan penelitian untuk memetakan kebutuhan sebagai landasan dalam membangun konsepsi model pembelajaran VCAE SMA. Desain penelitian dengan pendekatan deskriptif, dan metode gabungan kuantitatif-kualitatif. Partisipan merupakan guru seni rupa perwakilan 5 wilayah DKI Jakarta, masing-masing dua guru, total partisipan 10 guru. Teknik perolehan data survei digunakan dalam metode kuantitatif, dan teknik pertanyaan terbuka untuk menjaring data kualitatif. Kedua jenis data dideskripsikan, dianalisis, dan ditafsirkan. Hasilnya secara umum guru Seni Budaya SMA mendukung penerapan materi seni budaya sebagai pengembangan pelajaran seni rupa.
Photography Storytelling Sebagai Branding Desa Cisaat, Subang, Jawa Barat Hadi Prayitno, Eko; Taufik Rakhman, Rizki; Moerdisuroso, Indro
Jurnal Visual Ideas Vol. 3 No. 1 (2023): Visual Ideas
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33197/visualideas.vol3.iss1.2023.1114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggangkat cerita lokal menjadi bagian dari Branding desa wisata melalui eksplorasi photography storytelling. Penelitian Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta bekerjasama dengan Desa Cisaat, Subang Jawa Barat untuk mewujudkan desa wisata edukasi. Kegiatan penelitian yang berjudul, Photography Storytelling sebagai branding desa Cisaat, Hal ini dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan dan melalui observasi langsung serta wawancara dengan warga desa Cisaat. Hasil wawancara warga dari beberapa generasi mengumpulkan dan menuangkan cerita-cerita lokal yang ada. Pengembangan cerita ke dalam photobook storytelling di desa Cisaat menjadi sebiah potret-potret yang mencerminkan identitas desa Cisaat yang akan dibagikan kepada masyarakat penikmat desa wisata edukasi. Subang Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan penciptaan karya yang memasukkan unsur design thingking, yang merupakan metode kolaborasi yang mengumpulkan banyak ide dari disiplin ilmu untuk memperoleh sebuah solusi. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim penelitian photography storytelling dari Universitas Negeri Jakarta berjumlah 6 orang yang terdiri dari 3 dosen dan 3 mahasiswa berkolaborasi dengan warga Cisaat yang menjadi model tokoh utama dalam cerita yang dibuat.