Fitra Oktoriny
Fakultas Hukum Universitas Tamansiswa, Padang, Indonesia

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Dinamika Pengambilan Keputusan Petugas Pemasyarakatan Dalam Penempatan Narapidana Tanpa Klasifikasi Tingkat Kejahatan Marisa Jemmy; Fitra Oktoriny; ABD. Rahmad; Holivia Maharani Putri
Jurnal Sakato Ekasakti Law Review Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Sakato Ekasakti Law Review
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/wwccqy48

Abstract

Penempatan narapidana berdasarkan tingkat risiko dan kebutuhan pembinaan merupakan bagian penting dalam sistem pemasyarakatan. Namun, kondisi kelebihan kapasitas hunian pada lembaga pemasyarakatan menyebabkan penerapan klasifikasi narapidana tidak selalu dapat dilaksanakan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengambilan keputusan petugas pemasyarakatan dalam penempatan narapidana tanpa pemisahan tingkat kejahatan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Objek penelitian adalah petugas pemasyarakatan pada beberapa lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di Provinsi Sumatera Barat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan dilakukan melalui tahapan pemeriksaan administrasi, asesmen dan klasifikasi, identifikasi ketersediaan kamar hunian, pertimbangan keamanan dan ketertiban, serta monitoring dan evaluasi. Faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan meliputi pengalaman petugas, pertimbangan profesional, tanggung jawab menjaga keamanan, kelebihan kapasitas hunian, keterbatasan sarana dan prasarana, keterbatasan sumber daya manusia, serta karakteristik narapidana. Penempatan narapidana tanpa pemisahan tingkat kejahatan berdampak pada menurunnya efektivitas pembinaan dan meningkatnya potensi gangguan keamanan. Disimpulkan bahwa kelebihan kapasitas hunian merupakan faktor dominan yang menyebabkan petugas lebih mengutamakan pertimbangan keamanan dan ketersediaan ruang hunian dibandingkan penerapan klasifikasi narapidana secara ideal.
FAKTOR-FAKTOR MEMPENGARUHI PENEGAKAN HUKUM Fitra Oktoriny; Lona Puspita; Boiziardi Boiziardi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v9i1.1331

Abstract

Penegakan hukum merupakan suatu proses dilakukannya upaya untuk dapat tegak atau berfungsinya norma norma hukum yang berlaku dan telah diatur sebagai pedoman perilakunya dalam lalu lintas atau hubungan-hubungan hukum dalam kehidupan manusia bermasyarakat dan bernegara. Secara luas, proses dalam penegakan hukum itu melibatkan semua subjek hukum dalam setiap hubungan hukum menjalankan aturan normatif atau melakukan atau tidak melakukan sesuatu dengan mendasarkan diri pada norma aturan hukum yang berlaku, maka hal itu berarti telah menjalankan atau menegakkan aturan hukum