Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : I-ROBOT

PEMODELAN SISTEM KONTROL TRAFIC LIGHT BERDASARKAN KEPADATAN KENDARAAN DENGAN TEKNIK EDGE BASE DETECTION DAN FUZZY LOGIC Sutomo, Budi; Yusuf, Ridwan; Redo, Muhammad Reza
STMIK Vol 1 No 1 (2017): I-ROBOT
Publisher : LP3M-STMIK Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1097.554 KB)

Abstract

Permasalahan utama di perkotaan adalah permasalahan kemacetan yang disebabkan oleh semakin tingginya jumlah kendaraan pribadi. Secara umum pengendalian lalu-lintas selama ini menggunakan pengatur lampu lalu-lintas (Trafic Light). Penggunaan Trafic Light memiliki kelemahan yaitu pengaturan kendaraan tidak berdasarkan kondisi real-time dari jumlah kendaraan tetapi berdasarkan waktu. Pemafaatan teknologi pengolahan citra digital dapat diterapkan pada sistem trafic light yaitu dengan mendeteksi jumlah kendaraan dari setiap sisi jalan. Pendeteksian jumlah kendaraan menggunakan metode deteksi tepi (edge detection) merupakan cara untuk mendeteksi kepadatan kendaraan. Metode ini merupakan metode pemfilteran objek untuk mengambil informasi bagian tepi objek berupa data biner. Sedangkan untuk menghasilkan lama waktu yang akan diberikan pada setiap sisi traffic light maka digunakan logika Fuzzy dengan metode Min-Max, sebagai parameter yaitu berdasarkan perbandingan padat kendaran dari setiap sisi jalan. Hasil yang didapatkan yaitu jumlah waktu nyala lampu traffic light pada tiap-tiap ruas berdasarkan kepadatan kendaran, semakin padat kendaraan , maka waktu menyala lampu hijau semakin lama. Kata Kunci: Pengolahan citra digital, Edge detection, Logika Fuzz, real-time, traffic light.
PENERAPAN METODE TOPSIS UNTUK MENENTUKAN METODE ATAU ALAT KONTRASEPSI Saputri, Tri Aristi; Sutomo, Budi
STMIK Vol 1 No 1 (2017): I-ROBOT
Publisher : LP3M-STMIK Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.969 KB)

Abstract

Seiring pengetahuan yang semakin berkembang, manusia mulai memikirkan cara untuk mengatasi berbagai masalah yang ada dengan memanfaatkan teknologi komputasi dan pengolahan data dengan sistem komputer. Sehingga waktu yang diperlukan untuk memecahkan masalah menjadi lebih cepat dan mudah. Dengan adanya perkembangan tersebut, maka diterapkanlah sebuah sistem yang dapat digunakan dalam membantu setiap orang untuk memilih metode/alat kontrasepsi yang tepat sesuai dengan kriteria yang menjadi sumber pemilihan atau pengambilan keputusan. Karena setiap orang tentu menginginkan buah hati dapat tumbuh sehat, mendapat perhatian penuh, dan tercukupi segala kebutuhannya. Maka satu-satunya cara untuk mengatur jumlah dan waktu kehamilan adalah melalui penggunaan metode/alat kontrasepsi. Proses integrasi pengambilan keputusan dengan komputer inilah yang kemudian disebut dengan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan atau yang lebih dikenal dengan Decision Support System. Perkembangan sistem pendukung keputusan ini tentu saja mengalami banyak hambatan, terutama masalah rumit atau tidaknya serta akurasi hasil keputusan yang didapatkan oleh sistem. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan tersebut adalah metode TOPSIS (Technique for Others Reference by Similarity to Ideal Solution). Dengan diterapkannya metode TOPSIS dalam Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan pemilihan metode/alat kontrasepsi, maka diharapkan mampu membantu memilih metode/alat kontrasepsi yang tepat dan sesuai kondisi tubuh setiap pasangan suami istri yang membutuhkan informasi mengenai hal tersebut, sehingga dapat membantu menyelesaikan permasalahan mereka. Kata Kunci : TOSIS, Sistem Pendukung Keputusan, Metode/Alat Kontrasepsi
PERANCANGAN TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI PADA PERGURUAN TINGGI DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5 Saputra, Muhammad Adie; Sutomo, Budi
STMIK Vol 1 No 1 (2017): I-ROBOT
Publisher : LP3M-STMIK Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.465 KB)

Abstract

STMIK Dharma Wacana Kota Metro sebagai lembaga pendidikan berupaya untuk mengikuti perkembangan dalam menerapkan teknologi informasi. Namun saat ini tata kelola teknologi yang diterapkan tidak berjalan sesuai harapkan perguruan tinggi, hal ini terlihat dari pengguna yang kurang memahami pemakaian perangkat komputer/teknologi serta belum adanya prosedur dalam pemakaian dan perbaikan pada teknologi, kegagalan pengoperasian system, hilangnya data oleh virus, pemakaian komputer yang bukan pemiliknya sehingga rentan dalam bocornya informasi, kurangnya pemahaman staff tentang teknologi komputer yang digunakan (komputer), staff yang melakukan pekerjaan diluar unit kerjanya Oleh karena itu, dibutuhkan suatu pengelolaan terhadap aktivitas bisnis dan resiko yang tidak hanya meliputi masalah teknis atau operasional, tetapi juga eksekutif manajemen agar dapat memenuhi kebutuhan bisnis, seperti IT governance