Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding Semnastek

SISTEM KENDALI PERANGKAT ELEKTRONIKA MONOLITIK BERBASIS ARDUINO UNO R3 Prio Handoko
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem kendali monolitik perangkat elektronika adalah sebuah sistem yang dibangun untuk mempermudah pengguna mengendalikan perangkat elektronika di dalam house (menghidupkan/mematikan) dari satu lokasi (mono = satu, litik = lokasi), seperti control room. Pengembangan sistem ini ditujukan untuk dapat membantu masyarakat perkotaan (kaum urban) melakukan suatu kegiatan yang rutin, yaitu mematikan dan menghidupkan perangkat elektronik di sekitar rumah. Kegiatan menghidupkan dan mematikan perangkat elektronika di dalam rumah, seperti lampu teras, lampu taman, lampu garasi, lampu gudang, kipas angin dan lainĀ  sebagainya memang terlihat sangat mudah untuk dilakukan jika ukuran rumah yang ditinggal tidak terlalu luas. Lalu bagaimanakah jika si pengguna memiliki rumah yang sangat luas dan memilik lebih dari 1 lantai? tentunya kegiatan yang terlihat mudah ini memerlukan usaha yang sangat besar karena si pengguna harus berkeliling untuk menghidupkan atau mematikan perangkat elektronika yang ada di dalam rumah. Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat memungkinkan sistem ini dikembangkan sehingga dapat memberikan solusi kepada penguna agar pengguna tidak perlu berkeliling rumah untuk mematikan atau menghidupkan perangkat elektronika yang diinginkan hanya dari satu lokasi saja sehingga hal ini pun dapat menghemat energi. Pengembangan sistem kendali ini mengacu kepada metode penelitian Research & Development (R&D) yang lebih cocok digunakan untuk penelitian yang menghasilkan sebuah produk sebagai luarannya. Metode ini memiliki 10 tahapan mulai dari penggalian informasi kebutuhan pengembangan sistem kendali hingga proses deseminasi untuk menyebarluaskan hasil penelitian ini kepada khalayak ramai. Sistem yang akan dikembangkan ini menggunakan modul Arduino UNO R3 sebagai komponen utamanya karena mudah didapatkan dan harganya pun relatif murah. Berdasarkan beberapa percobaan yang telah dilakukan baik menggunkan metode white box dan black box, maka sistem kendali memungkinkan penggunaan sistem kendali perangkat elektronika monolitik dilakukan.Kata kunci: sistem kendali, monolitik, teknologi informasi, metode R&D, arduino UNO R3
MEKANISME PENGATURAN DOKUMEN PROGRAM STUDI BERDASARKAN STANDAR BAN PT BERBASIS ONLINE Safitri Jaya; Prio Handoko; Chaerul Anwar
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program studi memiliki beragam dokumen yang biasanya dikelompokkan ke dalam sebuah standar baku yang ditetapkan oleh BAN PT. Semua dokumen yang dimiliki seharusnya dikelola dengan baik dan benar. Akan tetapi, kenyataan di lapangan selalu berbanding terbalik dengan yang seharusnya terjadi. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab, diantaranya ketidakdisiplinan program studi dalam mengatur mekanisme penyimpanan dokumen, kurangnya kontrol dan evaluasi terhadap dokumen, terbatasnya media penyimpanan dokumen secara fisik, atau tidak tersedianya tenaga admin yang bisa membantu program studi dalam mengatur dan menjaga dokumen-dokumen yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk membantu program studi dalam melakukan pengaturan dokumen melalui mekanisme aplikasi perangkat lunak berbasis website. Aplikasi ini memiliki beberapa fitur seperti penyimpanan dokumen, pencarian dokumen dan papan informasi ketersediaan dokumen. Semua dokumen yang ada akan disimpan dalam sebuah web server yang bisa diakses oleh siapa saja, dimana saja dan kapan saja. Dengan adanya mekanisme baru dalam hal pengaturan dokumen program studi, diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi program studi untuk mengetahui kondisi dokumen yang ada.
REVERSE VENDING MACHINE PENUKARAN LIMBAH BOTOL KEMASAN PLASTIK DENGAN TIKET SEBAGAI ALAT TUKAR MATA UANG Prio Handoko; Hendi Hermawan; Safitri Jaya
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin reverse vending atau reverse vending machine merupakan sebuah mesin vending yang membalikkan prinsip kerja mesin vending pada umumnya. Mesin vending pada umumnya memiliki prinsip ketika sejumlah uang dimasukkan ke dalam mesin ini maka konsumen dapat memilih produk yang diinginkan dengan hanya menekan tombol yang mewakili produk yang diinginkan. Mesin reverse vending justru membalikkan prinsip kerjanya, dimana produk dimasukkan terlebih dahulu ke dalam mesin kemudian mesin akan menanggapi dengan mengeluarkan sejumlah uang dan pengembangan mesin reverse vending ini merupakan salah satu dari sekian banyak perkembangan di bidang teknologi informasi, khususnya kecerdasan buatan. Kecerdasan yang ditanamkan pada mesin reverse vending ini adalah selain memiliki kemampuan untuk mendeteksi ukuran botol yang berbeda-beda yaitu, 300ml, 600ml, dan 1500ml, mesin ini pun secara otomatis mengeluarkan sejumlah tiket sebagai alat tukar mata uang yang disesuaikan ukuran botol. Pengembangan mesin reverse vending hanya dikhususkan pada limbah botol kemasan plastik air mineral saja. Mesin reverse vending dalam penelitian ini kan dibuat lebih sederhana dengan biaya produksinya yang lebih rendah. Pengembangan mesin reverse vending ini dilakukan dengan metode literasi, eksperimen serta melakukan serangkaian uji coba selaras dengan metode R&D guna memastikan mesin dapat bekerja sesuai yang diharapkan. Penggunaan mesin vending dengan prinsip ini dimungkinkan baru pertama kali digunakan di Indonesia, khususnya untuk media penukaran limbah botol kemasan plastik dan pengguna cukup memasukkan minimal 1 limbah botol plastik ke dalam mesin vending ini. Diharapkan dengan semakin banyak masyarakat yang menggunakan mesin vending ini, maka limbah botol kemasan plastik yang dapat ditekan jumlahnya dan meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan pada umumnya.