Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL ILMIAH M-PROGRESS

FAKTOR MANUSIA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP MANAJEMEN KEAMANAN PENERBANGAN REGULATED AGENT BANDARA YIA Hermawan, I Gusti Ngurah Willy
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol 14 No 2 (2024): JURNAL ILMIAH M-PROGRESS
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/m-pu.v14i2.1232

Abstract

Keamanan penerbangan (Avsec) merupakan komponen yang sangat penting dalam industri penerbangan, personel Avsec bertanggung jawab untuk menjamin keselamatan seluruh penumpang, awak pesawat, kargo, dan semua orang yang berinteraksi dengan pesawat.  Yogyakarta International Airport (YIA) merupakan salah satu Bandara yang diresmikan tahun 2020 di Indonesia. Bandara ini memegang peranan yang penting dalam wilayah operasinya, semakin banyak frekuensi penerbangannya maka seiring dengan peningkatan yang ada ancaman keamanan penerbangan selalu mengintai.  Keamanan penerbangan yang berfungsi untuk melindungi operasi penerbangan dari pelanggaran hukum dengan menggunakan kombinasi sumber daya manusia, fasilitas, dan prosedur harus selalu siaga dalam menangkal ancaman keamanan dalam bentuk apapun. Kemampuan dan kehandalan personel Avsec, kiranya berkaitan dengan faktor manusia dan lingkungan kerja dimana mereka bertugas, dalam penelitian pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara offline, menggunakan 30 responden petugas Avsec di Regulated Agent. Adapun hasil yang telah dianalisa dapat diperoleh yaitu faktor manusia tidak berpengaruh (tidak terkait) secara parsial terhadap manajemen keamanan penerbangan, lingkungan kerja berpengaruh (terkait) secara parsial terhadap manajemen keamanan penerbangan dan faktor manusia dan lingkungan kerja berpengaruh (saling berkaitan) secara simultan  terhadap manajemen keamanan penerbangan.  Kontribusi faktor manusia dan lingkungan kerja dengan manajemen keamanan penerbangan mempunyai nilai sebesar 43,2%, sedangkan 56,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.  Kata kunci  :  faktor manusia; lingkungan kerja; keamanan penerbangan; kargo
DAMPAK HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK ANTI KARAT MOBIL Hermawan, I Gusti Ngurah Willy; Permatasari, Rita Intan; Almunir, Sipon
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol 15 No 1 (2025): JURNAL ILMIAH M-PROGRESS
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/m-pu.v15i1.1392

Abstract

Penelitian yang dilakukan di PT. Anugerah Protecindo Jakarta, sebagai pemegang merek Ziebart di Indonesia, berfokus pada produk anti karat mobil. Ziebart telah memasuki pasar Indonesia sejak tahun 1975, yang menimbulkan pertanyaan mengapa produk anti karat ini bertahan hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan beberapa masalah, yaitu: 1) Apakah harga berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian produk anti karat Ziebart? 2) Apakah promosi berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian produk anti karat Ziebart? 3) Apakah harga dan promosi secara simultan mempengaruhi keputusan pembelian produk anti karat Ziebart? Populasi dalam penelitian ini terdiri dari konsumen yang telah menggunakan produk anti karat Ziebart, berjumlah 200 orang, yang merupakan pelanggan dari Mei hingga Juli 2024. Dengan menggunakan rumus Slovin, penelitian ini mengambil sampel sebanyak 133 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga mempengaruhi keputusan pembelian produk anti karat Ziebart. Promosi juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Selanjutnya, harga dan promosi secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian produk anti karat Ziebart di PT. Anugerah Protecindo Jakarta. Sebagai kesimpulan, perusahaan dapat mengoptimalkan strategi harga dan promosinya untuk menjangkau audiens yang lebih luas, terutama pemilik mobil di bawah usia 40 tahun. Selain itu, penting bagi perusahaan untuk menjaga citra merek, meningkatkan layanan pelanggan, dan selalu menerima umpan balik untuk terus meningkatkan kualitas produk. Pelatihan rutin bagi tim penjualan juga penting untuk memastikan keandalan tim dalam melayani pelanggan.Kata Kunci: otomotif; harga,promosi; keputusan pembelian; anti karat; ziebart
Pengaruh Standart Operating Procedure Penyimpanan Dan Pengumpulan Terhadap Supply Chain Management Kargo PT. Ardhya Bumi Persada Nabilah, Jihan; I Gusti Ngurah Willy Hermawan
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol 15 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH M-PROGRESS
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/mpu.v15i2.1471

Abstract

Beberapa kargo ditempatkan tidak sesuai dengan tujuan penerbangan oleh petugas, yang mengakibatkan keterlambatan pengiriman, risiko kesalahan tujuan, bahkan potensi kehilangan kargo, ini masih terjadi di PT. Ardya Bumi Persada. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penerapan Standard Operating Procedure (SOP) penyimpanan dan pengumpulan terhadap supply chain management kargo di PT. Ardhya Bumi Persada. Tempat penelitian dilaksanakan pada warehouse PT. Ardhya Bumi Persada yang berlokasi di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta. Metode penelitian kuantitatif asosiatif dengan populasi dalam penelitian yaitu personil cargo handling officer yang berjumlah 45 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel penerapan Standart Operating Procedure  penyimpanan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap supply chain management kargo dan pos dan variabel penerapan Standart Operating Procedure pengumpulan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap supply chain management kargo dan pos. Variabel penerapan Standart Operating Procedure penyimpanan dan Standart Operating Procedure pengumpulan secara simultan berpengaruh terhadap supply chain management kargo dan pos sebesar 64,2% dan 35,8% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian yang tidak dibahas pada penelitian ini.
Analisis Kesiapsiagaan dan Prosedur Darurat Manajemen Bandara Pada Kecelakaan Jeju Air 7C2216 di Bandara Muan Korsel Wicaksono, Agus Purwo; Willy Hermawan, I Gusti Ngurah; Damayanti, Novita
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol 15 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH M-PROGRESS
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/mpu.v15i2.1552

Abstract

Penelitan bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan manajemen Bandara Internasional Muan Korea Selatan dalam merancang dan menerapkan ERP mengidentifikasi kelemahan koordinasi dan implementasi SMS dalam insiden Jeju Air Penerbangan 7C2216. Metodologi pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling dan analisis data model Miles dan Huberman, bertujuan menggali secara mendalam respons manajemen kebandarudaraan Bandara Internasional Muan terhadap kecelakaan Jeju Air 7C2216 melalui analisis terhadap ERP, koordinasi stakeholder, dan implementasi SMS. Hasil penelitian menunjukkan; pertama, ERP di Bandara Internasional Muan belum berjalan efektif, ditandai lemahnya pelatihan, koordinasi, infrastruktur pendukung, dan penggunaan teknologi dalam merespons insiden darurat.  Kedua, koordinasi antar-stakeholder dalam penanganan krisis kecelakaan Jeju Air 7C2216 di Bandara Muan tidak berjalan efektif akibat tidak adanya struktur komando terpadu, minimnya pelatihan bersama, dan buruknya integrasi komunikasi lintas instansi. Ketiga, implementasi SMS di Bandara Internasional Muan belum dijalankan secara menyeluruh, lemahnya manajemen risiko satwa liar, koordinasi darurat, dan budaya pelaporan keselamatan. Hasil penelitian menunjukkan lemahnya implementasi sistem manajemen darurat dan keselamatan secara menyeluruh, terutama aspek koordinasi, pelatihan, serta integrasi budaya keselamatan di Bandara Internasional Muan.
PENGARUH SOP DAN FASILITAS KEAMANAN PENERBANGAN TERHADAP KEAMANAN PENERBANGAN DI WAREHOUSE PT.ARDHYA BUMI PERSADA JAKARTA Yoga Bagus Utama; I Gusti Ngurah Willy Hermawan
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol 16 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH M-PROGRESS
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/mpu.v16i1.1812

Abstract

Keamanan penerbangan merupakan aspek fundamental dalam operasional logistik udara, khususnya pada fasilitas pergudangan yang berperan sebagai titik konsolidasi, penyimpanan, dan pemeriksaan akhir barang sebelum memasuki rantai transportasi udara. Penelitian untuk menganalisis pengaruh Standar Operasional Prosedur (SOP) dan fasilitas keamanan penerbangan (Faskampen) terhadap tingkat keamanan penerbangan di Warehouse PT. Ardhya Bumi Persada Jakarta. SOP dipandang sebagai pedoman kerja yang penting bagi seluruh personel dalam melaksanakan aktivitas penanganan kargo sesuai standar keselamatan yang berlaku. Sementara itu, faskampen mencakup perangkat pendukung seperti CCTV,  ETD, kontrol akses ke area terbatas, serta infrastruktur pendukung lainnya yang memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai regulasi keselamatan penerbangan sipil. Penelitian dengan model kuantitatif dengan metode survei terhadap karyawan yang terlibat langsung dalam pengelolaan kargo. Analisis pengaruh SOP dan Faskampen terhadap keamanan penerbangan, termasuk kepatuhan personel, efektivitas pencegahan ancaman, dan kehandalan prosedur pemeriksaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOP yang konsisten dan dukungan faskampen yang memadai memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan keamanan penerbangan. Sinergi antara prosedur operasional dan faskampen terbukti menjadi elemen kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sesuai standar internasional. Temuan ini menegaskan pentingnya pembaruan SOP secara berkala dan penguatan faskampen untuk menjaga kualitas layanan serta mitigasi risiko dalam operasional kargo udara.