Fitri Rizkiah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusa Pangkalpinang

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESEMBUHAN PASIEN DIABETES MELITUS DALAM MENGENDALIKAN KADAR GULA DALAM DARAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PETALING Fitri Rizkiah
JURNAL SMART ANKes Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat STIKES Abdi Nusa Pangkalpinang (Desember 201
Publisher : Biro Riset, Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.352 KB) | DOI: 10.52120/jsa.v3i2.35

Abstract

Diabetes melitus sering disebut dengan the great imitator, yaitu penyakit yang dapat menyerang semua organ tubuh dan menimbulkan berbagai keluhan, Penyebab meningkatnya prevalensi diabetes melitus di era globalisasi adalah adanya perubahan gaya hidup seperti pola makan yang tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik Tujuan penelitian yaitu Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesembuhan pasien diabetes mellitus dalam mengendalikan kadar gula dalam darah di wilayah kerja Puskesmas Petaling. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan metode cross sectional, subyek penelitian ini adalah pasien Diabetes Mellitus dengan jumlah sampel sebanyak 99 orang. Data dikumpulkan dengan metode wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kesembuhan pasien diabetes mellitus dalam mengendalikan kadar gula dalam darah di wilayah kerja Puskesmas Petaling yaitu pengetahuan (p=0,022), sikap (p=0,025), pendapatan (p=0,005), aktivitas fisik (p=0,003) asupan obat (p=0,013) dan dukungan keluarga (p=0,019) sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah obesitas, faktor yang paling dominan adalah aktivitas fisik (POR=3,824). Diharapkan kepada Petugas Kesehatan Puskesmas Petaling pada saat pasien kontrol kadar gula darah diberikan brosur tentang pentingnya menjaga gula darah pada pasien Diabates Melitus yang berisi melakukan aktivitas fisik/olahraga, makanan yang dikonsumsi (jumlah, jadwal, jenis) dan apa komplikasi dari penyakit Diabetes Melitus.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Pada Balita rizkiah, fitri
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 12 No 1 (2024): JKPBL Vol 12 No 1 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v12i1.148

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang tenggorokan, hidung dan paru-paru yang berlangsung kurang lebih 14 hari, ISPA mengenai struktur saluran diatas laring, tetapi kebanyakan penyakit ini mengenai bagaian saluran atas dan bawah secara stimulan atau berurutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Air Itam Kota Pangkalpinang. Penelitian ini menggunakan desain Crossectional dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2022 di Puskesmas Air Itam. Populasi penelitian ini adalah seluruh balita yang berada di wilayah Kerja Puskesmas Air Itam sebanyak 1.644 orang dan Sampel sebanyak 105 orang. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan kuantitatif, metode wawancara serta alat ukur melalui kuesioner dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan yaitu Pengetahuan Ibu p=0,005, Sikap Ibu p=0,024, Pendidikan Ibu p=0,007 dan Anggota keluarga yang merokok p=0,002. Sedangkan variabel yang paling dominan adalah Anggota keluarga yang merokok POR=4,25. Dari hasil penelitian ini, maka disarankan pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat sehingga kejadian ISPA pada balita dapat dicegah,kemudian saat mengikuti kegiatan posyandu balita, masyarakat diharapkan aktif berkonsultasi kepada petugas kesehatan tentang kesehatan balita serta mencari informasi di media sosial dan elektronik, , membatasi lingkungan dari asap rokok di sekitaran lingkungan rumah.
Analisis Perilaku Pedagang Kaki Lima terhadap Hygiene Sanitasi Islamiah, Annisa Sholehati Nur; Fajrianti, Gita; Rizkiah, Fitri
Jurnal Kesmas Asclepius Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kesmas Asclepius
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jka.v6i1.8612

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perilaku pedagang kaki lima terhadap higiene sanitasi di Alun-alun Taman Merdeka Kota Pangkalpinang. Metode Penelitian ini adalah kualitatif deskriptif eksploratif. pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi terhadap pedagang kaki lima di sepanjang area Alun-alun Taman Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa perilaku personal hygiene pedagang kaki lima yaitu perilaku kebersihan kulit sudah baik dengan rutin mandi dan terbebas dari penyakit kulit sedangkan, perilaku mencuci tangan masih kurang baik dimana pedagang mencuci tangan tidak menggunakan air mengalir melainkan air yang tersedia di dalam ember, kuku pedagang dalam keadaan kotor dan panjang, pedagang tidak menggunakan apron/celemek, sarung tangan serta masker dengan lengkap pada saat proses pengolahan makanan. Untuk higiene sanitasi makanan semuanya menunjukan perilaku kurang baik di antaranya peralatan yang digunakan dalam kondisi kurang bersih dan sudah berkarat, mengambil bahan makananya hanya menggunakan tangan tanpa alat bantu, pada tempat penyimpanan bahan makanan tidak memiliki penutup, dan untuk lokasi penjualan terdapat tumpukan sampah dan genangan air. Simpulan dalam hal kebersihan kulit menunjukan perilaku pedagang sudah baik. Sedangkan untuk personal hygiene dan hygiene sanitasi masih kurang baik. Kata Kunci: Hygiene Sanitasi, Pedagang Kaki Lima, Personal Hygiene
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat Nurcahya, Arditha; Asmarudin, Misyati S.; Rizkiah, Fitri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14521

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang jumlah penderitanya cenderung meningkat dan penyebarannya semakin luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan pengetahuan, sikap, persepsi, ketersediaan sarana dan prasarana, dukungan kader, petugas kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Teritip Kabupaten Bangka barat Tahun 2023. Desain Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan Case Control. Populasi dan sampel adalah seluruh responden DBD tahun 2022 yaitu 39 responden kasus dan 39 responden kontrol di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat. Hasil penelitian pada uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara variabel independent yaitu sikap (p-value = 0,023), persepsi (p-value = 0,041), ketersediaan sarana dan prasarana (p-value = 0,036), dukungan kader (p-value = 0,020), dan petugas kesehatan (p-value = 0,040). Variabel yang tidak terdapat hubungan yang signifikan yaitu pengetahuan (p-value = 0, 496). Dalam penelitian ini yaitu adanya hubungan antara sikap, persepsi, ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan, dukungan kader, dan petugas kesehatan terhadap kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tertip Kabupaten Bangka Barat.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Rendahnya Kunjungan ke Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM Agustina, Fadilah; Harmendo, Harmendo; Rizkiah, Fitri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3105

Abstract

Pemerintah Indonesia telah menetapkan program nasional untuk mengendalikan permasalahan penyakit tidak menular dibidang promotive dan preventif tanpa mengesampingkan kuratif dan rehabilitatif melalui Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular). Kabupaten Bangka Barat adalah Kabupaten dengan jumlah cakupan kunjungan posbindu PTM ke 5 terendah yaitu 76,10 % dari 7 Kabupaten/Kota yang ada di Propinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya kunjungan ke posbindu PTM pada kelompok usia produktif. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah penduduk usia produktif (15-59 tahun) di wilayah kerja Puskesmas Mentok Kabupaten Bangka Barat tahun 2023 berjumlah 35.635 orang. Sampel menggunakan rumus slovin sebanyak 110 responden dan teknik sampling yang digunakan Acidental Sampling. Instrument penelitian yang digunakan melalui kuesioner yang sudah dilakukan Uji Validitas dan Reliabilitas. Data dianalisis secara univariat dan bivariat mengunakan uji chi square. Hasil penelitian uji statistic chi square didapatkan jenis kelamin (p=0,025), pengetahuan (p=0,001), pendidikan (p=0,000), pekerjaan (p=0,040), status Kesehatan (p=0,023), jenis pemeriksaan (p=0,000), dukungan keluarga (p=0,678) dan pendapatan keluarga (p=1,000). Kesimpulan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, status kesehatan dan jenis pemeriksaan dengan rendahnya kunjungan ke Posbindu PTM pada kelompok usia produktif.
Analisis Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah tentang Penurunan Stunting Prawita, Rania Esdy; Dwibarto, Rendita; Rizkiah, Fitri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.4892

Abstract

Stunting masih menjadi tantangan di berbagai wilayah, meskipun berbagai kebijakan dan program telah diterapkan untuk mengatasinya. Penelitian ini penting dilakukan guna mendukung upaya penurunan stunting dengan mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaan intervensi gizi dan efektivitas kebijakan yang ada. Tanpa penelitian yang komprehensif, potensi perbaikan kualitas gizi masyarakat sulit tercapai secara optimal. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan landasan strategis untuk merancang intervensi yang lebih efektif dalam menurunkan prevalensi stunting dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak di wilayah terdampak. Studi pendahuluan yang dilakukan peneliti bahwa sejak tahun 2019 hingga tahun 2024 masih terdapat beberapa desa di wilayah Kecamatan Mendo Barat menjadi lokus stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi, disposisi, sumber daya dan struktur birokrasi terhadap implementasi kebijakan peraturan daerah tentang penurunan stunting di Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian dalam bentuk analisis deskriptif dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 4 orang dan pengambilan subjek dengan teknik snowball sampling. Teknik analisa penelitian menggunakan teknik triangulasi yaitu mengecek keabsahan data dari jawaban hasil wawancara dengan responden. Terdapat komunikasi, disposisi, sumber daya dan struktur birokrasi terhadap implementasi kebijakan peraturan daerah tentang penurunan stunting yang dilakukan oleh pemerintah kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, pemberian makanan tambahan, sikap yang mendukung, sumber daya yang menunjang dan adanya standar operasional prosedur penurunan stunting. Implementasi kebijakan Perda tentang penurunan stunting di Kecamatan Mendo Barat sudah berjalan cukup efektif.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN MASALAH KESEHATAN DI DESA BATU BELUBANG TAHUN 2025 Kurrohman, Taufik; Sutinbuk, Dedek; Rizkiah, Fitri; Murniani, Murniani; Handayani, Uyun; Alfazah, Ahmad; Clarissa, Ananda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (PENGAMAS)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/1a4t2295

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, memprioritaskan, dan menangani masalah kesehatan yang dominan di Desa Batu Belubang melalui program Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat serta memberikan intervensi praktis dalam pengelolaan penyakit kronis dan peningkatan kualitas hidup. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif yang dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus hingga 12 September 2025 dengan melibatkan 97 kepala keluarga sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan secara door-to-door menggunakan kuesioner dan wawancara langsung. Metode Delbecq digunakan untuk menentukan prioritas masalah berdasarkan penilaian dari pemangku kepentingan masyarakat dan petugas kesehatan. Intervensi yang dilakukan meliputi kegiatan fisik, seperti pembuatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan poster edukasi, serta kegiatan non-fisik seperti senam kesehatan dan penyuluhan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Hipertensi, Diabetes, dan Stroke merupakan masalah kesehatan utama. Selain itu, ditemukan tantangan signifikan terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pencegahan penyalahgunaan obat, serta stunting pada anak. Penelitian ini memiliki keterbatasan berupa durasi intervensi yang singkat selama satu bulan, potensi bias ingatan dari data yang dilaporkan sendiri oleh responden, serta jumlah sampel sebanyak 97 rumah tangga yang mungkin belum sepenuhnya merepresentasikan variasi kondisi kesehatan di seluruh desa. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi sektor kesehatan masyarakat melalui penyusunan strategi pemberdayaan masyarakat berbasis lokal dan penanggulangan penyakit kronis, khususnya bagi masyarakat, aparat desa, dan pengelola layanan kesehatan di Desa Batu Belubang.