Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Varietas Padi Ciherang terhadap Pendapatan Petani di Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang Ambar Susanti; Siti Nur Qomariyah; Ainun Zul Kirom
Benchmark Vol 3, No 2: April 2023
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46821/benchmark.v3i2.361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan petani padi dan faktor-faktor yang mempengaruhi melalui variabel dummy usahatani padi di Desa Plandaan dan Desa Klitih. Penelitian dilaksanakan bulan Februari-Juni 2022 di Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang. Metode penelitian yang digunakan yakni metode Purposive dengan jumlah respoden 48 petani yang diambil dari 2 desa yang berada di Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang. Metode yang digunakan dalam menentukan sampel yaitu Clusster Sampling digunakan untuk menentukan responden petani sebanyak 48 sampel. Penetapan jumlah sampel dibedakan berdasarkan dua kriteria yaitu petani yang menanam varietas ciherang dengan petani yang menanam varietas beragam masing-masing 24 responden. Data diperoleh melalui hasil wawancara dengan responden dan di analisis menggunakan Regresi Linier Berganda serta analisis variabel dummy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani padi yang menanam Ciherang dengan jumlah produksi rata-rata 881 kw/ha/thn dengan rata-rata biaya pengeluaran Rp 7.856.971/ha sedangkan rata-rata biaya yang dikeluarkan petani Desa Klitih sebesar Rp 7.171.669/ha pendapatan petani padi di Desa Plandaan 2.242.841/ha/thn dan Desa Klitih dengan rata-rata pendapatan petani padi sebesar Rp 2.406.978/ha/tahun.
Cegah Stunting di Desa Kepuhdoko dengan (BUAS) Budidaya Asman Toga Mar'atul Fahimah; Agus Suhadi; Mohammad Nasirudin; Ainun Zul Kirom; Defi Miftachur Rochmah; Muh. Zaim Dzulkarnain
JUMAT PERTANIAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v5i1.3345

Abstract

Kepuhdoko Village is a village located in Tembelang District, Jombang Regency. Data on the stunting rate in this village in 2021 is 4 children. In reducing the stunting rate, it is necessary to understand the community, especially the women of Kepuhdoko village. Prevention of stunting rates does not increase, one of which is with training activities that lead to fulfilling nutrition and increasing endurance. Training on self-care cultivation of family medicinal plants (Asmantoga) in community service was carried out. Community service activities are carried out using participatory methods for the target group, in this case, women residents of Kepuhdoko Village. Here the service executor acts as a facilitator and guide for the target group to jointly carry out the activities that have been planned. The method used is through training, demonstrating the manufacture of medicinal plant cultivation. The conclusion of community service activities, with cultivation training can increase knowledge and use of Toga for stunting prevention. Toga plants are used to increase appetite. The availability of toga plants in residents' homes can prevent stunting as early as possible and increase nutritional intake in the first 1000 days of a child's life.