Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Kompetensi Guru Melalui Penulisan Penelitian Tindakan Kelas di Kabupaten Nunukan Degi Alrinda Agustina; Dedi Kusnadi; Nur Pangesti Apriliyana; Ady Saputra; Sucahyo Mas’an Al Wahid
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.763 KB) | DOI: 10.29303/jpimi.v2i1.2100

Abstract

Kemampuan menulis bagi guru sangat penting karena menjadi tuntutan profesi. Bagi pengembangan karir guru wajib memenuhi syarat menulis karya ilmiah. Syarat ini seringkali menjadi penghambat kenaikan jenjang pangkat bagi guru mengingat rendahnya kemampuan dan minat menulis di kalangan guru. Selain menjadi syarat bagi pengembangan karir, menulis juga menjadi sarana bagi pengembangan diri seorang guru. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut dibuat kegiatan Optimalisasi Kompetensi Guru melalui Penulisan Penelitian Tindakan Kelas di Kabupaten Nunukan berupa pelatihan bagi guru Sekolah Dasar di Kabupaten Nunukan. Kegiatan berupa pemaparan materi terkait konsep, penyusunan proposal, laporan PTK serta penulisan artikel Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Selain itu juga melakukan pendampingan penyusunan proposal PTK. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh bahwa motivasi dan keterampilan guru dalam menulis Penelitian Tindakan Kelas meningkat. Kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan pendampingan bagi guru yang kana mengajukan kenaikan pangkat. Hal tersebut mendapat dukungan dari dukungan kepala sekolah dan pengawas di Kabupaten Nunukan
PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH SISWA KELAS V SD Nur Pangesti Apriliyana
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 (April 2023)
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v10i1.4134

Abstract

ABSTRAK Keberhasilan ilmu sosial dapat dilihat dari pengalaman prestasinya. Pencapaian tersebut ditunjukkan dengan pencapaian keterampilan yaitu kemampuan memecahkan masalah siswa. Salah satu caranya penggunanaan metode pembelajaran inkuiri yang didasarkan pada kemauan dan pengalaman siswa dalam proses belajar. Penelitian ini menganalisis pengaruh metode pembelajaran keterampilan inkuiri terhadap pemecahan masalah siswa. Penelitian ini merupakan bagian dari rancangan dalam suatu jenis penelitian eksperimen yang dipilih oleh peneliti adalah quasi eksperimen. Digunakan dalam sampel penelitian 36 siswa kelas sekolah dasar V B. Instrumen penelitian terdiri dari bahan ajar, RPP, LKS, tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil validasi RPP 3,12; materi ajar 3,20; lembar kerja siswa 3,09; tes dan tes kemampuan pemecahan masalah 3.23. Rancangan penelitiannya adalah pretest-posttes control group design. Data yang dikumpulkan penelitian ini adalah sebagai berikut: Kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat dikemukakan bahwa terdapat pengaruh metode pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V Sekolah Dasar.Kata Kunci: Keterampilan Pemecahan Masalah dan Metode Inkuiri ABSTRACTThe success of social science can be seen from the experience of its achievements. These achievements are demonstrated by the achievement of skills that are the ability to solve student problems. One way is to use an inquiry learning method based on the will and experience of students in the learning process. This study analyzed the impact of inquiry skills learning methods on student problem-solving. This research is part of a design in a type of experimental research that the researchers choose is quasi-experimental. Used in a study sample of 36 primary school students V B. Research instruments consist of teaching materials, RPP, LKS, problem-solving skills tests. The results of the study showed an average of RPP validation results of 3.12; teaching materials of 3.20; student worksheets of 3.09; tests and tests of problem-solving ability of 3.23. The research project is a pretest-posttes control group design. The data collected in this study is as follows: The ability to solve problems of the experimental class is higher than the control class Based on the research carried out, it can be argued that there is an influence of the inquiry learning method on the problem solving ability of students of the V class of Elementary School.Keywords: Problem Solving Skills and Inkuiri Methods
Implementasi Pemberdayaan Menyusui Melalui Peran Kampus ASI Untuk Mewujudkan Generasi Emas Indonesia Di Desa Sungai Nyamuk Kabupaten Nunukan Wilayah Perbatasan Indonesia Reza Bintangdari Johan; Cici Ismuniar; Nur Pangesti Apriliyana; Tasya Tasya; Nadiya Sri Sugesti
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.897

Abstract

ASI eksklusif menjadi fondasi pemenuhan gizi dalam mewujudkan generasi emas. Namun, belum semua bayi mendapatkan ASI eksklusif. Kader berperan sebagai ujung tombak di masyarakat dalam pelayanan kesehatan. Akan tetapi, belum semua kader memahami konsep dari ASI dan menyusui. Pengabdian dilakukan dengan pendekatan pemberdayaan berbasis masyarakat melalui implementasi peran Kampus ASI untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader tentang ASI eksklusif dan menyusui, psychological well-being, dan pemanfaatan media interaktif. Pelaksanaan di Desa Sungai nyamuk. Tiga tahapan pengabdian yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pelaksanaan terfokus pada peran Kampus ASI dalam pembentukan Kampus ASI. Ada lima kegiatan peran kampus ASI dengan hasil baik, peningkatan pengetahuan kader sebelum (70.6%) dan setelah (97.1%). Keterampilan teknik menyusui pretest (50%) dan posttest (76.5%), perawatan payudara 20.6% menjadi 82.4%, dan pijat oskitosin 85.3%. Pengetahuan psychological well-being meningkat 94.1%. Peran Kampus ASI berdampak positif bagi kader sebagai wadah integrasi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan menumbuhkan rasa kepercayaan diri.