Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Persepsi Mahasiswa dalam Penggunaan Ragam Platform Pembelajaran Daring Sucahyo Mas'an Al Wahid; Dedi Kusnadi; Frendy Aru Fantiro
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 8 No. 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v8i2.15030

Abstract

Koneksi internet dan jaringan menjadi kebutuhan pada era globalisasi saat ini, apalagi dihadapkan situasi permasalahan pada kondisi covid-19. Bukan hanya perekonomian yang berdampak seperti pada pemberitaan yang ada, akan tetapi sistem pembelajaran pun ikut beradaptasi. Seperti sistem perkuliahan mode daring yang dapat mengoptimalkan interaksi antara dosen dan mahasiswa melalui forum diskusi yang terdapat pada platform yang digunakan. Tujuan penelitian mengenal persepsi mahasiswa dalam pemanfaatan berbagai macam moda platform pembelajaran daring. Jenis penelitian survey berupa angket, uji validitas oleh ahli bahasa dan ahli konten platform yang pernah terlibat melaksanakan pembelajaran daring, kemudian dilakukan paparan analisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa, kesiapan pengisian angket oleh mahasiswa 45 dari 100, presentasi pengetahuan tentang platform 95% menguasai secara otodidak. persepsi terkait platform chatting room familiar namun kurang dalam keefektifan pemberian materi, persepsi terhadap platform virtual class fitur sesuai tetapi berbasis sinkronus, persepsi pemberian platform video conference kelayakan pembelajaran daring memuaskan jika jaringan stabil
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Materi Gerak Dasar Berisi Konten Berbasis Permainan Tradisional Kalimantan Utara Sucahyo Mas’an Al Wahid
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 10 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v10i1.20442

Abstract

form of books. The purpose of this study was to determine the quality of materials and media in locomotor, non-locomotor and manipulative learning devices containing traditional game content. The research site was carried out in class II were 20 students. The research uses a research and development approach through the Dick & Carey model with 7 stages. The results of the study on indicators of introducing the traditional game of switching stars, taxes and pickles on the content feasibility achievement with an average overall score of 3, then the demonstration indicator through pictures on the presentation achievement obtained an average score of 2.25, as well as indicators of the use and attractiveness of letters on the achievement language and readability score 2. The assessment also consists of device assessment, and LKS assessment (material expert and media expert). The assessment obtained in the assessment of learning devices obtained a percentage of 88.89% which means that it meets the valid criteria. Meanwhile, the LKS assessment is based on the validation results of material and media experts, both of which get a percentage value of 90%, which means it is valid
PENERAPAN METODE MIND MAPPING BERBASIS MASALAH PADA MATERI IPS SEKOLAH DASAR: PENERAPAN METODE MIND MAPPING BERBASIS MASALAH PADA MATERI IPS SEKOLAH DASAR Nur Hasanah dan Sucahyo Mas’an Al Wahid
TEACHING AND LEARNING JOURNAL OF MANDALIKA (TEACHER) e- ISSN 2721-9666 Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : INSTITUT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN MANDALIKA INDONESIA (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses mengajar bukanlah kegiatan memindahkan pengetahuan dari guru kepada siswa, tetapi suatu kegiatan yang memungkinkan siswa merekonstruksi sendiri pengetahuannya sehingga mampu menggunakan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Maka dalam proses pembelajaran guru dituntut untuk inovatif, kreatif, adaptif, dan berperan sebagai fasilitator yang bertugas memberikan kemudahan belajar kepada peserta didik serta memberikan pembelajaran yang menyenangkan, bermakna baik di dalam kelas dan lingkungan pembelajaran.pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah dilengkapi teknik mind mapping dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Metode pelaksanaan kegiatan yang perlu dilakukan dalam merancang pelaksanaan penelitian tindakan kelas, diantaranya: (1) menentukan model-model dan pola penelitian tindakan kelas yang akan digunakan, (2) menyusun desain dan langkah-langkah tindakan yang akan dilakukan sesuai dengan fokus masalah dan hipotesis penelitian, (3) mengidentifikasi berbagai komponen yang diperlukan untuk kelancaran pelaksanaan penelitian tindakan kelas, dan (4) mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk tindakan yang akan dilaksanakan. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi yang dinarasikan dalam bentuk tabel dan gambar. Hasil belajar kognitif peserta didik kelas V SD Negeri 019 Tarakan pada pembelajaran IPS materi aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lainnya di daerah meningkat cukup signifikan. Peningkatan ini dapat dilihat dari persentase ketuntasan belajar klasikal pada siklus I sebesar 74,07% meningkat di siklus II sebesar 88,89% berdasarkan nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang telah ditetapkan.
ANALISIS HASIL BELAJAR MAHASISWA MELALUI PENGGUNAAN MIND MAPPING MATA KULIAH KONSEP DASAR IPA BIOKIMIA Kadek Dewi Wahyuni Andari; Sucahyo Mas’an Al-Wahid
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Edukasia : Jurnal Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/edu.v7i1.1377

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Konsep Dasar IPA Biokimia melalui metode Mind Mapping di Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Borneo Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun akademik 2019/2020, dengan subjek penelitian adalah mahasiswa semester III yang berjumlah 38 mahasiswa dengan mahasiswa laki-laki berjumlah 6 orang dan perempuan berjumlah 32 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus setiap siklus terdiri dari 4 kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan pembelajaran melalui metode Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa di jurusan Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Borneo Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus, setelah diberikan tindakan pada siklus I ketuntasan hasil belajar mahasiswa mencapai 68,4% kemudian pada siklus II meningkat menjadi 92,1%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, penerapan pembelajaran melalui metode Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. metode mind mapping merupakan suatu metode yang sangat baik digunakan pendidik untuk meningkatkan daya hafal terhadap suatu konsep materi melalui kreativitas berimajinasi yang bebas. Selain itu, metode mind mapping membantu proses peserta didik dan pendidik dalam proses pembelajaran di kelas dengan meringkas bahan ajar yang begitu banyak menjadi sedikit dan menarik untuk dibaca. Mind mapping juga dapat menjadikan peserta didik yang pasif menjadi aktif.
Online lectures: An implementation of full e-learning action research Roby Zulkarnain Noer; Sucahyo Mas’an Al Wahid; Rani Febriyanti
Jurnal Prima Edukasia Vol 9, No 1 (2021): January 2021
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpe.v9i1.35030

Abstract

This study aimed to determine whether there is an increase in student learning outcomes after the implementation of online learning using the WhatsApp platform in the Children with Special Needs (CSN) course. This research method was a classroom action research conducted online using the WhatsApp platform. The classroom action research was carried out in 2 cycles with the stages including planning, implementing, observing, and reflecting. The subjects of this study were 21 PGSD UBT students in semester 6 of the 2019/2020 academic year. The data collection techniques used were observation, interviews, questionnaires, and test questions. While the research instruments used were observation sheets, interview sheets, online learning implementation questionnaires, and test questions. The data obtained were analyzed using qualitative and quantitative. The results of the study showed that the percentage of learning outcomes before and after being given learning treatment using the WhatsApp platform experienced a significant increase and had reached 85% completeness criteria. The online learning through the WhatsApp platform has some advantages, such as ease of use and development of courage in the discussion process. While the weakness is related to the unstable network and the lack of direct experience obtained through observations related to CSN material that requires direct practice in the field. This study was conducted as a contribution to the selection of learning media in a situation of Covid-19 pandemic, which requires learning to be conducted online or remotely.
Survei Pengelolaan Ekstrakurikuler Olahraga Sekolah Dasar Negeri Kota Tarakan Sucahyo Mas'an al wahid; Hegen Dadang Prayoga
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 4, No 1 (2021): Riyadhoh Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v4i1.4306

Abstract

Satuan pendidikan menyediakan wadah kegiatan ekstrakurikuler olahraga untuk menyalurkan bakat, minat, hobi kepribadian dan kreativitas peserta didik yang dapat dijadikan sebagai alat pendeteksi talenta peserta didik dan desain secara profesional sehingga dapat menjadi wahana dalam melahirkan bakat, membentuk karakter, dan tempat aktualisasi peserta didik. Tujuan pelaksanaan penelitian yaitu mengetahui pengelolaan ekstrakurikuler olahraga yang ada di sekolah dasar negeri kota tarakan, metode yang digunakan analisis survei berupa deskriptif kuantilatif, serta hasil yang diperoleh bahwa sekolah dasar negeri 023 dan 024 mendapatkan kategori sangat baik sebesar 90% pengelolaan ekstrakurikuler olahraga yang dilaksanakan, sekolah dasar negeri 006, 031, 032, 036 mendapat kategori baik dengan hasil presentase sebesar 76%, sedangkan pada sekolah dasar 016 kategori cukup dengan besar presentase 50% sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa sekolah dasar negeri 023 dan 024 dapat menjadi piloting projek pengelolaan ekstrakurikuler olahraga namun pada sekolah dasar 016 dapat menjadi pecutan untuk mengelola sesuai kebutuhan yang ada disekolah dan berdasarkan pernyataan pada setiap fungsi kegiatan pengelolaan ekstrakurikuler. 
IDENTIFIKASI KECERDASAN KINESTETIK JASMANI SISWA KELAS I SDN 013 TARAKAN Kamsiatun Kamsiatun; Sucahyo Mas'an Al Wahid
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdas borneo.v2i1.1451

Abstract

Abstract: this study aimsto determine the observationsof physical kinesthetic intelligence of I-D classstudentswith varioustraditional games activitie. This research isa qualitative research with survey method. The research procedure consisted of observation and documentation. Instrument rating in the formof a questionnairesheet checklist amstrong modification and child development achievement index. As for the technical analisis of the data use is descriptive quantitative and analytical descriptive qualitative. Subject of research is student classI-D force in the teaching of 2018/2019 SDN 013 Tarakan with the number of students 28 people. The result of the analysis of questionnaire questions were given teacher class I-D throught the online form intelegence kinesthetic found that approximately 70% stating appropriate, 25% stated not appropriate and 5% claimed not to know. Then points each questions will be in arithmetic based score gains each student to produce a percentage of the index development of intelegence kinesthetic as follow, the level has not grown (BB) 18%, began to grow (MB) to 18%, develop appropriate expectations (BSH) 11% and growing very good (BSB) 53%.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengamatan kecerdasan kinestetik jasmani siswa kelas I-D dengan berbagai kegiatan permainan tradisional. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode survei. Prosedur penelitian terdiri dari observasi dan dokumentasi. Instrument penilaian berupa angket lembar check list modifikasi amstrong dan indeks pencapaian perkembangan anak. adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas I-D angkatan tahun ajaran 2018/2019 SDN 013 Tarakan dengan jumlah siswa 28 orang. Hasil analisis angket pertanyaan yang diberikan kepda guru kelas I-D melalui form online kecerdasan kinestetik ditemukan bahwa sekitar 70% menyatakan sesuai, 25% menyatakan tidak sesuai dan 5% menyatakan tidak tahu. Kemudian poin setiap pertanyaan akan di hitung berdasarkan skor perolehan setiap siswanya sehingga menghasilkan presentase indeks perkembangan kecerdasan kinestetik sebagai berikut, tahap belum berkembang (BB) 18 %, mulai berkembang (MB) 18 %, berkembang sesuai harapan (BSH) 11 % dan berkembang sangat baik (BSB) 53 %.
Peran Guru dalam Mengembangkan Minat dan Bakat Siswa di Sekolah Dasar Negeri 047 Tarakan Maulandari Maulandari; Dedi Kusnadi; Sucahyo Mas’an Al Wahid
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 3 No. 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v3i2.139

Abstract

Salah satu tugas guru adalah sebagai motivator yaitu guru yang dapat memotivasi siswa agar dapat mengembangkan minat dan bakat siswa yang dapat di salurkan dan dikembangkan di Sekolah. Siswa yang memiliki bakat berpotensi memperoleh prestasi akademik atau non akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan peran guru dalam mengembangkan minat dan bakat siswa melalui ekstrakurikuler dan faktor pendukung dan penghambat guru dalam mengembangkan minat dan bakat siswa di Sekolah Dasar Negeri 047 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualititaf dan jenis penelitiannya adalah deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi, kuesioner/angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru wali kelas. Hasil dari penelitian ini adalah membuktikan bahwa guru memiliki peran penting dalam mengembangkan dan membimbing siswa menemukan minat dan bakat. Peran guru dalam mengembangkan minat dan bakat siswa yaitu memberikan  perhatian,  menjalin kerjasama  antara  orang  tua  dan  guru, melakukan proses belajar   atau   latihan,   menjaga   kestabilan   motivasi,   memberikan   penguatan,   dan  melaksanakan kegiatan  ekstrakurikuler yang berkesinambungan di sekolah.
Optimalisasi Kompetensi Guru Melalui Penulisan Penelitian Tindakan Kelas di Kabupaten Nunukan Degi Alrinda Agustina; Dedi Kusnadi; Nur Pangesti Apriliyana; Ady Saputra; Sucahyo Mas’an Al Wahid
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.763 KB) | DOI: 10.29303/jpimi.v2i1.2100

Abstract

Kemampuan menulis bagi guru sangat penting karena menjadi tuntutan profesi. Bagi pengembangan karir guru wajib memenuhi syarat menulis karya ilmiah. Syarat ini seringkali menjadi penghambat kenaikan jenjang pangkat bagi guru mengingat rendahnya kemampuan dan minat menulis di kalangan guru. Selain menjadi syarat bagi pengembangan karir, menulis juga menjadi sarana bagi pengembangan diri seorang guru. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut dibuat kegiatan Optimalisasi Kompetensi Guru melalui Penulisan Penelitian Tindakan Kelas di Kabupaten Nunukan berupa pelatihan bagi guru Sekolah Dasar di Kabupaten Nunukan. Kegiatan berupa pemaparan materi terkait konsep, penyusunan proposal, laporan PTK serta penulisan artikel Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Selain itu juga melakukan pendampingan penyusunan proposal PTK. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh bahwa motivasi dan keterampilan guru dalam menulis Penelitian Tindakan Kelas meningkat. Kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan pendampingan bagi guru yang kana mengajukan kenaikan pangkat. Hal tersebut mendapat dukungan dari dukungan kepala sekolah dan pengawas di Kabupaten Nunukan
Actualization of Pancasila Student Profile at SDN 001 Peso in Outline Region Sucahyo Mas’an Al Wahid; Kartini Kartini; Januar Alfredo
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.5042

Abstract

This study aims to pour basic understanding based on field data and actualization in having its own strategy to implement the Pancasila Student Profile through existing policies in schools, doing habituation such as mutual aid, praying before entering the classroom, and through extracurricular activities, as well as commemorating national and religious holidays. Supporting factors for the realization of the Pancasila Student Profile in elementary schools are parent and teacher cooperation, the environment, curriculum, and optimization in learning activities. As for the inhibiting factors, they are inadequate facilities and infrastructure, uneven technological advances, and the environment. The qualitative research method is to describe the findings that occur in the field using triangulation of student and teacher sources in the form of interviews in the form of structured interview sheet instruments related to positive activities in schools pancasila student profile content, time triangulation on teacher activities after teaching and parents of students after farming or other activities. The results of research on the actualization of pancasila student profiles related to routine, spontaneous, and exemplary habituation in schools to similar activities amounted to 45% in routine activities such as school ceremonies, class picket schedules and community service work. According to the profile of Pancasila students. Then in the spontaneous realm, 30% were found in the activity of throwing garbage in its place and playing with natural materials (sentokan, leppo), as well as on the example of saying greetings and visiting friends who were sick so that the activity was recorded at 23% according to the profile of pancasila students. In the learning content, 55% of the activities were fulfilled, consisting of praying before studying, being present on time, doing homework, and some students meet KKM. In the coaching content, namely the availability of school canteens, bag and shoe storage lockers, as well as report card assessments on neatness and personal hygiene so that a percentage of 38% is obtained according to the study of the theory and practice of pancasila students. It was concluded that some of the activities carried out, both measured and spontaneity, were in accordance with the strengthening of the profile of pancasila students in the aspects of faith and noble character, mutual cooperation and the value of independence.