Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelatihan “Public Speaking” bagi Siswa SMK Negeri Tapango dalam Kegiatan Pagelaran Seni dan Workshop Sanggar Uhhai Tammatti Bungatang; Andi Dewi Rizka Ainulia; Irnayanti Bahar; Harti Oktarina; Khaerati
Abdimas Langkanae Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v3i1.159

Abstract

Pelaksanaan kegiatan bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai materi public speaking dalam meningkatkan keterampilan dan softskill siswa, selain itu menerapkan secara langsung kepada siswa untuk melakukan public speaking di depan umum secara mandiri untuk melihat tingkat pemahaman siswa. Metode penyajian pelatihan yaitu dengan metode ceramah, Tanya jawab, pemecahan masalah, dan praktik. Adapun hasil yang dicapai yaitu semua siswa SMK yang tergabung dalam sanggar Uhhai Tammatti, telah mengetahui tentang materi-materi terkait public speaking melalui presentasi materi yang dipaparkan selain itu semua peserta kegiatan telah mengetahui pentingnya public speaking untuk dipelajari dan diterapkan, melalui kegiatan ini keterampilan dan softskill siswa lebih meningkat untuk tampil berbicara di depan umum. Pelatihan ini memberikan pengetahuan, teknik, pengalaman, dan keterampilan kepada siswa dalam mendukung aktivitasnya dalam melakukan kegiatan di sekolah dan maupun masyarakat. Selain pengetahuan dan pengalaman, siswa juga mendapatkan manfaat dari kegiatan ini, yakni kemampuan public speaking yang dimiliki dapat menjadi alternatif profesi di masa yang akan datang.
Penyuluhan Masyarakat Desa Paccelekang Melalui Strategi Digital Marketing Sebagai Upaya Pengembangan UMKM Harti Oktarina; Moh. Mulyadi Prasetyo; Muh. Anas; Herlina H; Sitti Hajar Aswad
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 5 (2023): Agustus (In progress)
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8276085

Abstract

Pemanfaatan konsep pemasaran berbasis teknologi digital menjadi harapan bagi usaha kecil dan menengah untuk berkembang menjadi pusat kekuatan ekonomi. Usaha Kecil dan Menengah dapat menggunakan media sosial sebagai sarana digital marketing. Selain biaya yang murah dan tidak perlunya memiliki keahlian khusus dalam melakukan inisiasi awal, media sosial dianggap mampu untuk secara langsung meraih konsumen. Pemasaran digital merupakan sarana utk memperkenalkan produk melalui media digital maupun online. Perkembangan dunia digital saat ini sedang trend dan menjadi kebutuhan di semua kalangan. Faktanya banyak UMKM yang masih mengalami kesulitan dalam proses pemasaran produk dalam pengembangan usahanya. Tujuan dari kegiatan ini adalah Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan usaha kecil dan menengah melalui digital marketing untuk memasarkan produk yang lebih luas sehingga penjualan bisa meningkat. Penyuluhan seperti ini perlu lebih sering dilaksanakan untuk membangun kesadaran dan pemahaman mengenai digital marketing dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk membuat dan mengelola akun media sosial. Di sisi lain, pelaku UMKM harus menumbuhkan keberanian untuk mencoba hal yang baru, berlaku profesional, dan sabar menunggu hasil sambil terus berkreasi. 
Penyuluhan Masyarakat Desa Paccelekang Melalui Strategi Digital Marketing Sebagai Upaya Pengembangan UMKM Harti Oktarina; Moh. Mulyadi Prasetyo; Muh. Anas; Herlina H; Sitti Hajar Aswad
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 5 (2023): Agustus (In progress)
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8276085

Abstract

Pemanfaatan konsep pemasaran berbasis teknologi digital menjadi harapan bagi usaha kecil dan menengah untuk berkembang menjadi pusat kekuatan ekonomi. Usaha Kecil dan Menengah dapat menggunakan media sosial sebagai sarana digital marketing. Selain biaya yang murah dan tidak perlunya memiliki keahlian khusus dalam melakukan inisiasi awal, media sosial dianggap mampu untuk secara langsung meraih konsumen. Pemasaran digital merupakan sarana utk memperkenalkan produk melalui media digital maupun online. Perkembangan dunia digital saat ini sedang trend dan menjadi kebutuhan di semua kalangan. Faktanya banyak UMKM yang masih mengalami kesulitan dalam proses pemasaran produk dalam pengembangan usahanya. Tujuan dari kegiatan ini adalah Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan usaha kecil dan menengah melalui digital marketing untuk memasarkan produk yang lebih luas sehingga penjualan bisa meningkat. Penyuluhan seperti ini perlu lebih sering dilaksanakan untuk membangun kesadaran dan pemahaman mengenai digital marketing dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk membuat dan mengelola akun media sosial. Di sisi lain, pelaku UMKM harus menumbuhkan keberanian untuk mencoba hal yang baru, berlaku profesional, dan sabar menunggu hasil sambil terus berkreasi. 
Perbandingan Hasil Belajar Siswa SMA Jaya Negara Melalui Model Pembelajaran Konvesional dan Model Kooperatif Tipe Jigsaw Harti Oktarina; Herlina Herlina
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7092

Abstract

This study is intended to identify there is no significant difference between the learning outcomes of students taught with the cooperative learning method of the type Jigsaw and the students learned with the conventional learning method in the Class X of the State Jaya High School of Makassar. This study involved all students in Jayanegara's 10th grade high school with a sample of 40 students. The sample consists of two classes, namely class XA as the experimental class and class XB as the control class. Testing learning results, documentation, and observation are the methods of data collection used. Based on the calculations of the pre-test data, the t test shows a count of 1,671, whereas the t-table is (0,05; 38) = 2,02439. Because of t-counting<t-table, that is 1,671 < 2.02439, it can be concluded that the abilities between the experimental class and the control class are not different. From the results of this study, the conclusion was drawn that there was a difference in the learning outcomes of students who used the cooperative learning method of Jigsaw with conventional methods. The authors suggest that teachers expand their knowledge and insight into innovative and creative learning approaches to improve the effectiveness of the teaching learning process
PENGARUH PENGGUNAAN CHATGPT TERHADAP KETERAMPILAN 4C MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS PATOMPO Harti Oktarina; Ninah Wahyuni Amalia; Nova Dwi Pratiwi Sulastri S
Phinisi Integration Review Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v9i2.87989

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan ChatGPT terhadap keterampilan 4C mahasiswa FKIP Universitas Patompo yang meliputi critical thinking, creativity, collaboration, dan communication. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 215 mahasiswa dan sampel sebanyak 140 mahasiswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Instrumen penelitian berupa angket skala empat pilihan yang terdiri atas 25 butir pernyataan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil deskriptif menunjukkan rata-rata penggunaan ChatGPT sebesar 30,90 atau 77,25% dari skor maksimum, sehingga berada pada kategori tinggi. Rata-rata keterampilan 4C sebesar 43,80 atau 73,00% dari skor maksimum, sehingga berada pada kategori cukup tinggi. Hasil regresi menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT tidak berpengaruh signifikan terhadap critical thinking (Sig. = 0,598), creativity (Sig. = 0,127), dan communication (Sig. = 0,097). Namun, penggunaan ChatGPT berpengaruh positif dan signifikan terhadap collaboration (Sig. = 0,042). Temuan ini menunjukkan bahwa ChatGPT lebih tampak berperan sebagai alat bantu diskusi dan berbagi informasi, tetapi belum secara langsung meningkatkan seluruh dimensi 4C mahasiswa.This study aimed to analyze the effect of ChatGPT use on the 4C skills of students at the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP), Universitas Patompo, which include critical thinking, creativity, collaboration, and communication. This research employed a quantitative approach using a survey method. The population consisted of 215 students, while the sample comprised 140 students determined using the Slovin formula with a 5% margin of error. The research instrument was a four-point Likert-scale questionnaire consisting of 25 statement items. The data were analyzed using descriptive statistics and simple linear regression. The descriptive analysis showed that the mean score of ChatGPT use was 30.90, equivalent to 77.25% of the maximum score, indicating a high category. Meanwhile, the mean score of 4C skills was 43.80, equivalent to 73.00% of the maximum score, indicating a moderately high category. The regression results revealed that ChatGPT use had no significant effect on critical thinking (Sig. = 0.598), creativity (Sig. = 0.127), and communication (Sig. = 0.097). However, ChatGPT use had a positive and significant effect on collaboration (Sig. = 0.042). These findings indicate that ChatGPT tends to function more as a tool for discussion and information sharing, but it has not directly improved all dimensions of students’ 4C skills.