Muchamad Arif Al Ardha
Universitas Negeri Surabaya, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Concept of Local Wisdom: Synergy between University and Local Government in the Development of Tourism Villages Nadi Suprapto; Suliyanah Suliyanah; Utama Alan Deta; Setyo Admoko; Bonda Sisephaputra; Muchamad Arif Al Ardha; Hasan Nuurul Hidaayatullaah; Khoirun Nisa'; Imam Sya'roni
Studies in Philosophy of Science and Education Vol. 3 No. 3 (2022): November
Publisher : Indonesia Approach Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46627/sipose.v3i3.198

Abstract

The purpose of this research is to assist villagers in preparing village tourism roadmaps, especially sports tourism, assisting in creating content on social media to promote village local wisdom as well as promote virtual village tourism (virtual tourism). The approach method used is Focus Group Discussion, modeling, workshops, and peer tutoring both in preparing village roadmaps and developing creative content. The research results obtained were upgrading through village potential inventory activities, human resource management, especially knowledge about virtual tourism and sports tourism, and marketing through social media carried out by the team to partners, namely getting a positive response. There has been an increase in the knowledge and understanding of the community in creating social media accounts, determining creative ideas for promotion, and preparing roadmaps for tourism villages (sports tourism and virtual tourism). The development of tourism potential and community empowerment is carried out because there are many potential natural resources (food and tourist objects), human resources, and cultural resources (Bull Racing) to be developed and shared with a wide audience through social media which will later bring benefits and benefits for the local community.
Challenges Encountered by Novice Divers in Their Initial Four Open Water Dives of Certification Programs Kukuh Pambuka Putra; Bonifacius Arbanto; Angkit Kinasih; Muchamad Arif Al Ardha
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 5 No. 2 (2023): July
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/9bnqrx15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan spesifik yang muncul selama empat penyelaman perairan terbuka pertama dalam pelatihan dan sertifikasi Penyelam Perairan Terbuka. Sebanyak sepuluh peserta yang telah menjalani pelatihan sertifikasi OWD pada tanggal 2-5 September 2022 di perairan Karimunjawa dipilih untuk mengikuti penelitian. Pesertanya terdiri dari tiga penyelam laki-laki dan tujuh penyelam perempuan, berusia antara 19-23 tahun. Studi ini mengidentifikasi berbagai tantangan yang dialami oleh para peserta, termasuk lima masalah fisiologis, tujuh masalah teknis terkait peralatan, dan tiga belas masalah terkait penguasaan materi. Hampir semua peserta melaporkan mengalami beberapa kesulitan selama empat penyelaman perairan terbuka pertama mereka. Namun, tingkat keparahan masalah ini umumnya ringan, dan tidak menghambat proses penyelaman secara signifikan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penyelam pemula kemungkinan besar akan menghadapi kesulitan selama penyelaman awal di perairan terbuka. Namun permasalahan ini dapat diatasi melalui pengalaman dan pelatihan. Studi ini menyoroti pentingnya mengembangkan strategi dan intervensi yang bertujuan untuk mengurangi terjadinya masalah-masalah ini dan meningkatkan keselamatan dan efektivitas program sertifikasi penyelaman perairan terbuka secara keseluruhan.
The Heart Rate Frequency of Active Individuals is Lower than Sedentary Individuals during Anaerobic Physical Activity (Study on Males 18-24 Years Old) Kukuh Pambuka Putra; Venti Agustina; Muchamad Arif Al Ardha; Juan Prince Enid Zebua
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 5 No. 2 (2023): July
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/65syme04

Abstract

Saat ini, dalam bidang olahraga dan kesehatan diyakini bahwa individu yang aktif beraktivitas fisik atau rutin berolahraga memiliki frekuensi denyut jantung yang lebih rendah dibandingkan dengan individu sedenter, baik ketika istirahat maupun ketika beraktivitas fisik. Frekuensi denyut jantung mencerminkan intensitas aktivitas fisik yang dilakukan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan perbedaan frekuensi denyut jantung pada individu aktif dan individu sedenter ketika melakukan aktivitas fisik anaerobik. Subyek penelitian ini adalah 16 orang laki-laki aktif dan 16 orang laki-laki sedenter berusia 18-24 tahun. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan perlakuan berupa aktivitas fisik anaerobik yaitu push-up, sit-up dan squat secara berurutan serta dilakukan pemantauan frekuensi denyut jantung yang dicatat setiap 10 detik. Hasil menunjukkan bahwa kelompok aktif memiliki frekuensi denyut jantung lebih rendah dibandingkan dengan kelompok sedenter ketika beraktivitas fisik anaerobik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ketika melakukan aktivitas fisik anaerobik yang sama, bagi individu aktif kenaikan intensitas aktivitas fisik yang terjadi tidak sebesar yang dialami oleh individu sedenter.