Wilhelmina Loda
Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TOBAT EKOLOGIS: REKONSILIASI ATAS DOSA DISFUNGSI PENGGUNAAN PESTISIDA DALAM DUNIA PERTANIAN Paulus Yanuarius Azi; Wilhelmina Loda
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.577 KB)

Abstract

Keprihatinan Gereja terhadap situasi aktual dunia adalah bentuk panggilan kenabian Gereja dalam tata dunia. Misi keselamatan yang diwartakan oleh Yesus Kristus menjadi dasar pijak bagi Gereja. Teologi selalu terlibat dan senantiasa kontekstual menembus semua sisi kehidupan manusia dewasa ini. Salah satu keperihatian aktual gereja adalah problema alam lingkungan hidup. Alam telah memberikan kehidupan bagi manusia dan ciptaan lainnya,tetapi akibat keserakahan alam dieksploitasi dan dirusak secara masif. Eksploitasi terhadap alam terjadi dalam berbagai macam sektor, salah satu sektor problematis yaitu dunia pertanian. Eksistensi dunia pertanian sangat urgen bagi kehidupan manusia sebab salah satu kebutuhan dasar hidup manusia berasal dari sektor pertanian.Permasalahannya muncul ketika manusia tidak bijak dalam mengolah pertanian yaitu berkaitan dengan disfungsi pestisida pada dunia pertanian. Dikaji secara teologis disfungsi penggunaan pestisida dalam dunia pertanian termasuk kategori dosa ekologis sebab bertentangan dengan dasar iman kristiani seperti: konsep tentang teologi penciptaan, etika lingkungan hidup dan konteks kestabilan kosmos. Oleh karena itu solusi alternatif terhadap dosa ekologis disfungsi pengunaan pestisida dalam dunia pertanian secara teologi adalah rekonsiliasi. Rekonsiliasi merupakan bentuk penyadaran yang betujuan agar manusia dalam hal ini para petani tidak terjebak dalam dosa yang sama dan mulai membangun komitmen baru untuk bangkit keluar dari lingkaran dosa tersebut, memulai hidup dalam konteks ini dunia pertanian dengan cara, etika yang lebih baik. Rekonsiliasi ekologis berkaitan dengan konteks sakramental, konteks budaya, konteks sains, konteks pertanian, konteks ekonomi.Kolaborasi lintas sektor ini adalah komitmen bersama dalam menyelamatkan kosmsos khususnya dunia pertanian dari aspek negatif penggunaan pestisida yang tidak sesuai dengan fungsi dan standarnya.
PENGARUH JARAK TANAM PADA SISTEM JAJAR LEGOWO TERHADAP PRODUKTIVITAS PADI VARIETAS INPARI 30 DI DESA PAPE KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA Rofinus Neto Wuli; Wilhelmina Loda; Jeflin Arkanjela Noy
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padi Inpari 30 merupakan varietas yang tahan terhadap genangan air .Padi inpari 30 ini cocok ditanam disawah dengan dataran rendah pada ketinggiannya 400 mdpl karena dianggap dapat menunjang produksi yang tinggi dengan keadaan perubahan iklim yang ekstrim.Salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas padi melalui perbaikan budidaya antara lain pengaturan jarak tanam.Jarak tanam dipengaruhi oleh sifat varietas padi yang ditanam dan kesuburan tanah.Keberhasilan peningkatan produksi padi lebih banyak disumbangkan oleh peningkatan produktivitas dibandingkan dengan peningkatan luas panen. Berbeda jarak tanam akan memberikan capaian hasil yang berbeda akibat populasi tanaman yang tidak sama .Sistem jajar legowo merupakan pola bertanam yang berselang seling antara dua atau lebih barisan tanaman padi dan satu barisan kosong . Penggunaan varietas padi inpari 30 dengan menerapkan sistem tanam jajar legowo diharapkan mampu meningkatkan produktivitas tanaman padi .Pada prinsipnya sistem tanam jajar legowo adalah meningkatakan populasi dengan cara mengatur jarak tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan proses jarak tanam pada sistem jajar legowo terhadap padi varietas inpari 30.Metode penelitian ini adalah Pendekatan kuantitatif yang dilakukan dengan cara pencatatan dan penganalisaan data hasil penelitian secara eksak dengan menggunakan perhitungan statistik.Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode bilangan untuk mendeskripsikan observasi suatuobjek atau variabel dimana bilangan menjadi bagian dari pengukuran.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem tanam jajar legowo berpengaruh terhadap produksi pertanian khususnya tanaman padi, dapat meningkatkan populasi pertanaman, juga mampu menambah kelancaran sirkulasi sinar matahari dan udara disekeliling tanaman pinggir sehinggga tanaman dapat berfotosintesis dengan baik.Dari penelitian yang telah dilaksanakan di Desa Pape dengan perlakuan jarak tanam terhadap padi inpari 30 mengalami peningkatan dengan bobot per 1000 gabah kering, dimana bobot per 1000 gabah kering tertinggi terdapat pada perlakuan U1: 27,7, dan U2: 26,6 dengan jarak tanam 30 x 30 cm pada padi varietas inpari 30.
PENGARUH PEMBERIAN NUTRISI BOWULI SUBUR MAKMUR TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN PADI KUSUMA 06 DAN INPARI 30 Jenny Ronawati Bay; Maria Serviana Due; Wilhelmina Loda; Polikarpus Oba
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 1 (2024): Vol.3 No.1, April 2024: Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Padi (Oryza sativa L) merupakan tanaman pangan yang sangat penting setelah gandum dan jagung karena beras masih digunakan sebagai makanan pokok bagi sebagian besar penduduk dunia terutama Asia sampai saat ini. Oleh karena itu, produksi padi harus terus ditingkatkan.Jika hal ini dibiarkan berlanjut maka produksi padi tidak akan bisa memenuhi kebutuhan penduduk, sehingga produksi padi perlu ditingkatkan. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi padi ialah dengan menambahkan nutrisi yang terdapat pada pupuk organik. Bowuli Subur Makmur merupakan produk pupuk cair organik (POC) yang didistribusikan oleh Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa sejak awal tahun 2023.Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian nutrisi Bowuli Subur Makmur terhadap laju pertumbuhan Padi Kusuma 06 dan Inpari 30.Penelitian ini dilakukan di Desa Pape, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada pada bulan Januari-Mei 2023. Metode yang dilaksanakan dalam penelitian ini adalah dengan mengumpulkan data primer, data sekunder, observasi, tinjauajn pustaka, dan juga terlibat dalam keagiatan mulai dari persipan bibit sampai panen. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: Pemberian pupuk organik cair (Nutrisi) mempengarhi pertumbuhan tanaman padi varietas Inpari 30 dan Kusuma 06 terutama pada tinggi tanaman, jumlah anakan dan jumlah daun. Tanaman padi Varietas Inpari 30 lebih tinggi dibandingan dengan varietas Kusuma 06. Jumlah anakan varietas Inpari 30 lebih banyak dibandingkan dengan varietas Kusuma 06.Jumlah daun varietas Kusuma 06 lebih banyak dibandingkan dengan varietas Inpari 30.