Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penananam Pohon Kopi Liberika di Kelompok Tani Kopi Citaman Lawang Taji Pandeglang Idris; Widi Wahyudi; Maruji Pakpahan; Teja Endra Eng Tju; Yuphi Handoko; Maulida Khiatuddin
Community : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Juli : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/community.v3i2.349

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan kegiatan penanaman pohon kopi Liberika di kelompok tani Kopi Citaman, yang terletak di desa Lawang Taji, Pandeglang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani mengenai pentingnya penanaman pohon kopi Liberika serta memberikan manfaat ekonomi, lingkungan, dan sosial kepada kelompok tani dan masyarakat setempat..Metode pelaksanaan program meliputi penyuluhan, pelatihan, dan kegiatan lapangan. Melalui penyuluhan, petani diberikan informasi mengenai manfaat penanaman pohon kopi Liberika, teknik penanaman yang baik, serta praktik pengelolaan kebun yang berkelanjutan. Selanjutnya, pelatihan diberikan kepada petani untuk meningkatkan keterampilan dalam pemilihan varietas unggul, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta pengelolaan pasca-panen. Selain itu, kegiatan lapangan dilakukan untuk melakukan penanaman pohon kopi arabika secara langsung di kebun petani.Hasil dari program pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan petani dalam penanaman pohon kopi Liberika. Petani menjadi lebih sadar akan pentingnya konservasi lingkungan dan keberlanjutan budidaya kopi. Selain itu, program ini juga memberikan manfaat ekonomi kepada petani, dengan meningkatnya produksi kopi Liberika dan peningkatan nilai jual produk kopi. Dengan demikian, program penanaman pohon kopi Liberika di kelompok tani Kopi Citaman dapat dianggap berhasil dalam memberikan manfaat ekonomi, lingkungan, dan sosial kepada kelompok tani dan masyarakat setempat. Program ini diharapkan dapat menjadi model untuk pengembangan budidaya kopi Liberika yang berkelanjutan di daerah lain.
PENGARUH BEBAN KERJA, KOMITMEN ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION (STUDI KASUS PADA GURU SMA BUDI MULIA DI KOTA TANGERANG) Widi Wahyudi; Mela Audya; Justin Bongsoikrama; Pambuko Naryoto; Aris Wahyu Kuncoro
Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): Februari: Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jekma.v5i1.2563

Abstract

Turnover intention pada guru merupakan permasalahan krusial dalam dunia pendidikan karena berdampak pada stabilitas tenaga pendidik dan kualitas proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Beban Kerja, Komitmen Organisasi, dan Kepuasan Kerja terhadap Turnover Intention guru SMA Budi Mulia di Kota Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh populasi guru yang berjumlah 40 orang dengan teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi beban kerja yang dirasakan guru, semakin besar kecenderungan munculnya niat untuk meninggalkan organisasi. Sebaliknya, komitmen organisasi dan kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun guru memiliki loyalitas dan tingkat kepuasan tertentu terhadap pekerjaannya, faktor tersebut belum mampu menekan niat keluar apabila tuntutan kerja dirasakan berlebihan. Secara simultan, Beban Kerja, Komitmen Organisasi, dan Kepuasan Kerja memberikan kontribusi sebesar 22% terhadap variasi turnover intention, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan Beban Kerja yang proporsional menjadi faktor kunci dalam menekan Turnover Intention guru dan perlu menjadi perhatian utama manajemen sekolah dalam pengelolaan sumber daya manusia.