Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemanfaatan Chip Sel Surya Dari Bahan Limbah Transistor Kemasan TO–3 Untuk Pembuatan Tahap Awal Prototipe Pembangkitan Energi Listrik Tenaga Surya Nofri Dodi
Jurnal Andalas: Rekayasa dan Penerapan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jarpet.v3i1.39

Abstract

Pembangkit listrik tenaga surya merupakan suatu pembangkit listrik yang mengkonversikan energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Dimana dalam hal ini solar cell merupakan komponen terpenting dalam pengkonversian energi surya menjadi energi listrik. Solar cell sebagai komponen terpenting dalam pengkonversian ini merupakan suatu semikonduktor yang terbuat dari bahan silicon dan mempunyai karakteristik-karakteristik tertentu. Dalam perancangan suatu model (prototipe) dari panel surya sebuah pembangkit listrik tenaga surya, bisa digunakan chip sel surya yang terdapat pada transistor kemasan TO-3 yang sudah tidak terpakai. Dalam hal ini diambil sampel transistor 2N 3055 untuk transistor jenis NPN dan MJ 2955 untuk jenis transistor PNP.  Pada proses pembuatannya untuk mendapatkan arus dan tegangan yang diinginkan, chip surya dirangkai dalam hubungan seri untuk mendapatkan satu bentuk array surya, yang mana susunan dari beberapa array surya yang tersusun dalam hubungan paralel dapat pula membentuk suatu model dari sebuah panel surya. Untuk mengetahui karakteriktik dari model ini dilakukan beberapa pengujian – pengujian, baik itu pengujian tegangan, arus dan juga pengujian daya. Pengujian yang dilakukan dimulai dari jam 08.00 sampai jam 17.00 yang terdiri atas tiga tahap pengujian, yaitu : pengujian pada chip surya , pengujian pada array surya dan pengujian panel surya. Pengujian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui efek/gejala yang ditimbulkan oleh chip surya tersebut akibat pengaruh dari temperatur (suhu)serta pengaruh intensitas cahaya yang diterimanya
Pengembangan Instalasi Penerangan dan Instalasi Tenaga Listrik Mushalla Al-Barkah Lambung Bukit Kecamatan Pauh Nofri Dodi; Yudia Meka Seftiani; Aulia Oktavia; Firmansyah Firmansyah; Riza Widia; Witri Onanda
Jurnal Andalas: Rekayasa dan Penerapan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jarpet.v3i1.40

Abstract

Lambung Bukit Batu Busuk, Pauh, located in Padang City, West Sumatera established a prayer room which was named Mushalla Al-Barkah. This mushalla is used as a place of worship for muslims around Lambung Bukit Batu Busuk Padang. Some of the the worship activities carried out at the mushalla, include congregational prayer activities, Al-Qur’an education and other worship activities. These activities really need electricity in their implementation. The mushalla need loudspeakers to adzan, the mushalla needs lights for lighting at night. However, the incomplete installasyion of electrical installations in the mushalla has resulted in delays in worship activities in the mushalla for the community around Lambung Bukit Batu Busuk, Padang. Because of that the community implementation team carried out the development of lighting installastions and elekctric power installasions at Mushalla Al-Barkah. After this activitiy was complete at the mushalla, the mushalla’s electrical installation was perfect. This activity is useful for partners and can be used as a promotional agenda for the people Lambung Bukit, Pauh to get to know the Padang State Polytechnic.
Technical Performance Analysis of a 1 MWp Grid-Connected Photovoltaic System in Pangkalan Kerinci, Indonesia Using PVsyst Simulation Dedi Tri Laksono; Deni Tri Laksono; Monika Faswia Fahmi; Rien Afrianti; Nofri Dodi
International Journal of Science, Engineering, and Information Technology Vol 10, No 1 (2025): IJSEIT volume 10 Issue 1 December 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ijseit.v10i1.32479

Abstract

The increasing demand for clean energy in Indonesia has accelerated the deployment of grid-connected photovoltaic (PV) systems. This study presents a technical performance analysis of a 1 MWp grid-connected PV system located in Pangkalan Kerinci, Indonesia, using the PVsyst v7.4.6 simulation software. The system comprises 1818 Trina Solar TSM-DE19-550Wp modules mounted on a fixed-tilt structure (2.2° tilt, 180° azimuth) with two SMA Sunny Central 400 MV-11 inverters (DC/AC ratio = 1.25). Meteorological data from Meteonorm 8.1 (1996–2015) was used to simulate annual irradiation and system output. The results show an annual energy production of 1,404,124 kWh, corresponding to a specific yield of 1,404 kWh/kWp/year. The Performance Ratio (PR) reached 82.75%, indicating high system efficiency under tropical climatic conditions. Loss analysis revealed that thermal losses (9.36%) and IAM losses (2.58%) were the dominant factors, while inverter losses accounted for 2.86%. Module mismatch and wiring losses were minimal at 2.15% and 1.5%, respectively. The high PR and low degradation assumptions confirm the suitability of the selected configuration for equatorial regions. This study provides a robust technical benchmark for similar PV installations in Sumatra and supports optimal design decisions for future utility-scale solar projects in Indonesia.
WORKSHOP STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) MAINTENANCE PLTS SHELTER PASIR PUTIH Herisajani Herisajani; Muhammad Najmul Fadli; Wiwik Wiharti; Nofri Dodi; Muhardika Muhardika; Ferdiansyah Ferdiansyah
JUAN: Jurnal Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : CV Sentra Nusa Connection

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63545/juan.v3.i3.336

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Shelter Pasir Putih berperan penting sebagai sumber energi alternatif untuk mendukung aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat pesisir. Kondisi lingkungan pantai berupa kelembaban tinggi, paparan garam, debu, dan angin kencang menyebabkan penurunan performa sistem. Sementara itu ketiadaan Standar Operasional Prosedur (SOP) maintenance membuat kegiatan pemeliharaan tidak terstruktur dan berisiko menimbulkan kerusakan serta gangguan operasional. Permasalahan mitra meliputi kurangnya pemeliharaan rutin, tidak adanya SOP tertulis, minimnya dokumentasi perawatan, serta keterbatasan pengetahuan teknis operator. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyusun dan menerapkan SOP maintenance PLTS serta meningkatkan kompetensi pengelola dalam melakukan perawatan preventif, korektif, dan prediktif secara mandiri. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dan pendampingan terstruktur yang meliputi observasi lapangan, penyusunan draf SOP, workshop sosialisasi, demonstrasi dan praktik lapangan, serta finalisasi dokumen. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa meningkatnya pemahaman dan keterampilan teknis pengelola dalam melakukan inspeksi, pembersihan, dan penanganan gangguan ringan, serta terbentuknya sistem dokumentasi perawatan yang mendukung keandalan sistem jangka panjang. Kegiatan ini disimpulkan mampu mendorong kemandirian mitra dalam pengelolaan PLTS dan menjamin kontinuitas suplai energi listrik secara optimal dan berkelanjutan di wilayah pesisir.