Victor P. K. Lengkong
Universitas Sam Ratulangi

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL, JOB BURNOUT DAN KEBUTUHAN AKTUALISASI DIRI TERHADAP PRESTASI KERJA INSTALASI RAWAT JALAN DI RSUP PROF DR. R. D. KANDOU MANADO Jessica Novela Sumilat; Victor P. K. Lengkong; Jacky. S.B. Sumarauw
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 11 No. 4 (2023): JE. VOL. 11 No. 4
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/emba.v11i4.53304

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Komunikasi Interpersonal, Job Burnout dan Kebutuhan Aktualisasi Diri terhadap Prestasi Kerja Perawat IRJ di RSUP Prof Kandou Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan adalah 58 Responden. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil menunjukan Komunikasi Interpersonal, Job Burnout dan Kebutuhan Aktualisasi Diri secara simultan berpengaruh terhadap Prestasi Kerja. Komunikasi Interpersonal secara parsial memiliki pengaruh yang positif namun tidak signifikan terhadap Prestasi Kerja. Job Burnout secara parsial berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap Prestasi Kerja. Kebutuhan Aktualisasi Diri secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Prestasi Kerja. Pihak RSUP Prof Kandou sebaiknya menciptakan situasi kerja yang nyaman, aman dan kondusif, untuk meminimalisasi timbulnya penurunan Prestasi Kerja.  Kata Kunci: komunikasi interpersonal, job burnout, kebutuhan aktualisasi diri, prestasi kerja
Pengaruh Beban Kerja, Job Insecurity dan Work-family Conflict Terhadap Burnout Karyawan Pada Bank BNI KC Manado Yohana C. Rotinsulu; Victor P. K. Lengkong; Rudie Y. Lumantow
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 12 No. 01 (2024): JE. Vol. 12 No 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/emba.v12i01.54351

Abstract

ABSTRAKPengaruh Beban Kerja, Job Insecurity dan Work-Family Conflict Terhadap Burnout Karyawan Pada BANK BNI KC Manado. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja, job insecurity dan work-family conflict terhadap burnout karyawan BANK BNI KC Manado. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan BANK BNI KC Manado yang berjumlah 50 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner yang disebarkan kepada karyawan Bank BNI KC Manado. Jenis Penelitian yang dipilih adalah kuantitatif, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Teknik analisis jalur dan Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan SmartPLS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara beban kerja dengan tingkat burnout karyawan, Kedua job insecurity juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat burnout karyawan dan Ketiga work-family conflict juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat burnout karyawan. Kesimpulannya beban kerja, job insecurity, dan work-family conflict memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat burnout karyawan pada Bank BNI KC Manado. Kata kunci : beban Kerja, job insecurity, work-family conflict dan burnout.
Pengaruh Lingkungan Kerja, Stres Kerja, Beban Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Tenaga Kesehatan Bidan pada RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado Ghervani G.S Gerungan; Victor P. K. Lengkong; Irvan Trang
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/npf4zb85

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika kepuasan kerja di kalangan tenaga kesehatan bidan pada RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, dengan fokus pada pengaruh lingkungan kerja, stres kerja, dan beban kerja. Latar belakang penelitian ini menyoroti peran strategis bidan dalam pelayanan kesehatan reproduksi dan persalinan, di mana kepuasan kerja mereka menjadi faktor krusial yang menentukan kualitas asuhan pasien. Kondisi lingkungan fisik maupun suasana kerja di rumah sakit, tekanan psikologis akibat risiko pekerjaan, serta volume tugas yang tinggi menjadi aspek-aspek utama yang dianalisis untuk memahami bagaimana para tenaga medis ini mempertahankan motivasi dan profesionalisme mereka di tengah tuntutan pekerjaan yang kompleks pada rumah sakit rujukan utama. Hasil analisis menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan beban kerja memegang peranan yang sangat signifikan dalam menentukan tinggi rendahnya tingkat kepuasan kerja bidan. Lingkungan kerja yang mendukung, baik dari segi fasilitas maupun hubungan antar rekan sejawat, terbukti mampu meningkatkan kenyamanan kerja, sementara manajemen beban kerja yang tepat menjadi kunci agar bidan tidak mengalami kelelahan yang berdampak buruk pada performa mereka. Di sisi lain, meskipun stres kerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari profesi medis, dalam konteks penelitian ini, faktor tersebut memiliki dinamika tersendiri terhadap kepuasan kerja secara keseluruhan. Secara kolektif, ketiga faktor tersebut terbukti memberikan dampak yang besar, sehingga disarankan bagi manajemen rumah sakit untuk terus melakukan evaluasi terhadap distribusi tugas dan peningkatan fasilitas kerja guna menjamin kesejahteraan psikologis dan profesionalitas tenaga kesehatan bidan.