Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Varian Produksi, Manajemen Keuangan dan Pemasaran Usaha Mikro Kerupuk Kerang Madurasa di Kabupaten Bangkalan Hasan, Buaddin; Rizkiana, Atya
International Journal of Community Service Learning Vol. 2 No. 3 (2018): August 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.522 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v2i3.14175

Abstract

Program Program Kemitraan Masyarakat (PKM) kelompok usaha Kerupuk Kerang Madurasa Produk Madura Citarasa Nusantara di kelurahan Pejagan Kabupaten Bangkalan merupakan usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar pesisir Kabupaten Bangkalan dengan cara mengolah kerang menjadi kerupuk kerang. Proses pelaksanaannya bekerjasama dengan 2 mitra yang sama-sama bergerak dalam usaha home industri pembuatan kerupuk kerang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program PKM ini adalah metode pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Metode pelatihan merupakan upaya mendidik dan melatih mitra agar mampu mengembangkan usahanya. Metode ini dilakukan dalam tiga sesi, petama adalah pelatihan pengembangan varian bentuk produk kerupuk kerang madurasa (bulat pih, stik, dan kotak pipih). Sesi kedua adalah pelatihan pemasaran produk, dalam hal ini tim pengusul melatih mitra agar mampu memanfaatkan media sosial dan media rekanan untuk memasarkan produk, serta melatih untuk dapat bermitra dengan toko-toko pusat oleh-oleh di Kabupaten Bangkalan. Sesi ketiga adalah pelatihan manajemen usaha, meliputi pembukuan sederhana dan manajemen pelaporan. Sedangkan metode pendapingan dan evaluasi merupakan bagian dari setiap sesi pelatihan dengan tujuan membina dan mengevaluasi kelemahan pada setiap sesi pelatihan dan melakukan perbaikan guna mendapatkan hasil yang baik. Hasil dari pelaksanaan program kemitraan masyarakat ini, berupa varian bentuk produk kerupuk kerang yaitu bulat pipih, kotak pipih dan stik. Adanya variasi, packaging yang menarik dan sistem pemasaran yang tekonsep berdampak pada peningkatan hasil usaha yaitu 50% dari produksi awal.
Creative Thinking in Solving Non-Routine Mathematical Problems Through the Creative Problem Solving-Treffinger Model Hasan, Buaddin; Jamil, Anis Farida; Wicaksono, Arief Budi
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 16 No 1 (2026): Edumatica: Jurnal Pendidikan matematika (April 2026)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/edumatica.v16i1.50278

Abstract

This study analyzes students’ creative thinking processes in solving non-routine mathematical problems using Treffinger’s Creative Problem Solving (CPS) stages. The subjects included students with high, medium, and low mathematical abilities. Data were collected through worksheet analysis, visual representations, mathematical work, and semi-structured interviews, then analyzed using data condensation, display, and conclusion drawing. Researchers use time triangulation to validate the data. The findings show that creative thinking develops in stages and differs by ability level. High-ability students complete all CPS stages optimally, demonstrating deep understanding, flexible and original strategies, and reflective evaluation, with all creativity indicators (fluency, flexibility, originality, and elaboration) consistently emerging. Medium-ability students show a developing but unstable process; they can understand problems and generate ideas, but remain limited in strategy variation and evaluation. Low-ability students exhibit procedural thinking, marked by misconceptions, incomplete representations, minimal idea exploration, and a lack of evaluation. Overall, the CPS-Treffinger model is effective in fostering creative thinking but requires adaptation to students’ ability levels. Teachers should design non-routine problem-based learning that encourages idea exploration, multiple representations, and reflective thinking to support the development of mathematical creativity.