Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS USAHA PEMBIBITAN LAMTORO TARAMBA SEBAGAI PAKAN SAPI PENGGEMUKAN DI PROVINSI NTB Hermansyah Hermansyah; Dahlanuddin Dahlanuddin; Syamsul Hidayat Dilaga
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.857

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis usaha pembibitan lamtoro Cv. Taramba, tanaman jenis leguminosa, guna dijadikan pakan sapi penggemukan oleh sebagian peternak di Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini mengalkulasi biaya dan pendapatan yang diperoleh pengusaha pembibitan lamtoro yang mengerjakan usaha tersebut empat tahun terakhir di Desa Batu Tering, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, PROVINSI NTB. Data penelitian diperoleh dari hasil wawancara mendalam dengan satu-satunya pelaku usaha pembibitan lamtoro taramba. Data yang terhimpun ditelaah menggunakan analisis pendapatan dan analisis B/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan, usaha pembibitan dan penjualan bibit tanaman lamtoro taramba memberikan pendapatan relatif besar yakni Rp 22.102.900 per periode (4-6 bulan). Nilai B/C ratio usaha perbibitan lamtoro adalah 7,52 (nilai ini lebih besar dari 1). Artinya, secara teknis, usaha perbibitan lamtoro di Batu Tering, Sumbawa, layak dilanjutkan karena menguntungkan.
Dry Matter, Crude Protein and TDN Contents of Racehorse Forage Feed’s in Empang - Sumbawa Muhamad Amin; Azhary Noersidiq; Oscar Yanuarianto; Dahlanuddin Dahlanuddin
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 2 (2023): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i2.6312

Abstract

Information on the type, nutritional value, and use of local forage as racehorse feed remains limited due to the lack of exploration and identification of available local forage germplasm. To develop competitive livestock, it is necessary to utilize local resources that have added value, such as local forage with good nutritional quality adapted to local climate conditions. Research aimed to determining the nutritional composition of forage feed for racehorses in Empang District, Sumbawa Regency was analyzed from 27 June to 27 July 2022 at the Animal Nutrition and Feed Science Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, Mataram University. Samples of forage were taken from predetermined locations and then it dried to analyzed. The samples were taken randomly from 10 percent of total population of racehorse breeders. This research presents descriptive discussion of the qualitative data obtained. It analyzed quantitative data using the Microsoft Excel program, based on mean and standard deviation. The results indicate that the Sumbawa Racing horse feeding system involves directly providing six types of feed with varying nutritional content to the horses in their stables.. They are such as Bermuda Grass (Cynodon dactylon) with nutritional composition: DM 23.54%; CP 12.02%, TDN 43.59%, Kekawatan grass (Cynodon nlemfuensis): DM 29.38%; CP 8.66%; TDN 36.44%. Deccan grass (Echinochloa colona): DM 29.26%; CP 7.64%; TDN 39.37%. Mung bean straw (Vigna radiata): DM 89.72%; CP 7.58%; TDN 39.00%, Rice bran (Oryza sativa): DM 89.95%; CP 8.75%; TDN 62.04%, and Corn grain (Zea mays): DM 24.67%;C P 6.92%; TDN 45.07%.
Sosialisasi penggunaan aplikasi QR & barcode scanner guna evaluasi kecukupan nutrisi ternak ruminansia pada kelompok tani di Desa Teluk Santong Kecamatan Plampang-Sumbawa Azhary Noersidiq; Syamsul Hidayat Dilaga; Dahlanuddin Dahlanuddin; Muhamad Amin; Oscar Yanuarianto; Ryan Aryadin Putra; Fahrullah Fahrulllah; Vebera Maslami
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27003

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2024 yang berlokasi di Desa Teluk Santong Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa-NTB. Mitra kelompok tani ternak bernama “Putra Ano Siup” yang berdiri pada tanggal 3 Mei 2023 dan beranggotakan 10 orang dan pada saat hari kegiatan diikuti oleh 20 orang peserta. Permasalahan yang dihadapi adalah masih rendahnya tingkat produktivitas ternak yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan peternak dalam hal manajemen pemberian pakan, terutama dalam hal kecukupan nutrisi. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah penggunaan aplikasi QR&Barcode Scanner yang dapat membantu peternak dalam mengevaluasi kualitas dan kecukupan nutrisi pakan secara mudah dan akurat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung produktivitas dan kesejahteraan ternak mereka. Dengan demikian, diharapkan produktivitas ternak di desa ini akan meningkat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. Metode kegiatan meliputi sosialisasi tentang pentingnya manajemen pemberian pakan yang baik dan benar bagi ternak ruminasisa khususnya dalam hal kecukupan nutrisi serta dikemas dengan pengenalan terhadap aplikasi QR&Barcode Scanner tersebut. Disimpulkan bahwa secara mayoritas, tingkat pemahaman peternak terhadap cara evaluasi kecukupan nutrisi ternak dan pemanfaatan aplikasi tersebut setelah dilaksanakan kegiatan sosialisasi bekisar 80%-90%. Hal ini dapat digunakan sebagai indikasi bahwa kegiatan telah berhasil dan mendapat respon yang baik dari peternak dan sebanyak 75% peserta bersedia menerapkan hal tersebut. Kata kunci: sosialisasi; QR code; evaluasi nutrisi; teluk santong. Abstract The partner organisation engaged in community service activities is the Livestock Farmer Group, designated as 'Putra Ano Siup', situated in Teluk Santong Village, Plampang District, Sumbawa Regency-NTB. The issue at hand is the low level of livestock productivity, which is a consequence of the lack of knowledge among farmers with regard to feeding management, particularly in terms of nutritional adequacy. One potential solution is the utilisation of QR and barcode scanner applications, which could assist farmers in the evaluation of feed quality and nutritional adequacy in a convenient and accurate manner. The objective of this activity is to enhance the knowledge and capabilities of farmers in leveraging digital technology to enhance the productivity and well-being of their livestock. It is therefore anticipated that there will be an increase in livestock productivity in this village, which will in turn lead to an improvement in the economic welfare of the local community. The activity method comprises a socialisation session on the importance of good and correct feeding management for ruminants, with a particular focus on nutritional adequacy. This is complemented by an introduction to the QR&Barcode Scanner application. It was determined that the majority of farmers demonstrated an understanding of the evaluation of livestock nutritional adequacy and the utilisation of the application following the socialisation activity, with a level of comprehension ranging from 80% to 90%. This can be considered an indicator of the activity's efficacy and the positive response it received from farmers, with as many as 75% of participants expressing a willingness to implement it. Keywords: socialisation; QR Code; nutrition evaluation; teluksantong.