Natalia Konradus
Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

POLA ASUH DEMOKRATIS DAN KEMAMPUAN SOSIALISASI PADA MAHASISWA Danialiefah R. Islami; Natalia Konradus
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.732 KB) | DOI: 10.35760/arjwa.2022.v1i2.7294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara pola asuh demokratis dan kemampuan sosialisasi pada mahasiswa. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan skala kemampuan sosialisasi dan skala pola asuh demokratis. Adapun sampel dari penelitian ini adalah sebanyak 116 mahasiswa dengan usia 18-30 tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah incidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS, dan diperoleh nilai koefisien korelasi r = 0.246 dengan nilai signifikansi sebesar 0.008 (ρ < .01). Hal ini dapat diartikan bahwa terdapat hubungan yang positif signifikan antara pola asuh demokratis dengan kemampuan sosialisasi pada mahasiswa.
PERANAN KECERDASAN EMOSI DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU PADA SEBUAH YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM DI BEKASI Natalia Konradus; Intaglia Harsanti
Jurnal Psikologi Vol 8, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peranan kecerdasan emosi dan kesejahteraan psikologis terhadap kepuasan kerja guru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan alat pengumpul data berupa kuesioner. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling dengan subjek berjumlah 80 orang guru yang bekerja pada sebuah Yayasan Pendidikan Islam di Bekasi dengan karakteristik telah bekerja selama minimal 1 tahun. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi ganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecerdasan emosi dan kesejahteraan psikologis memberikan peranan secara terpisah masing-masing sebesar 23,6% dan 53,8% terhadap kepuasan kerja. Analisis data secara bersama-sama menunjukkan koefisien nilai F sebesar 53,752 (p<0.01) dengan nila R Square sebesar 0,583. Hal ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosi dan kesejahteraan psikologis secara bersama-sama memiliki peranan sebesar 58,3% terhadap kepuasan kerja, sedangkan sisanya sebesar 41,7% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Kata Kunci: Kecerdasan Emosi, Kesejahteraan Psikologis, Kepuasan Kerja, Guru.
KESADARAN PENGASUHAN DIGITAL, MENINGKATKAN EFISIENSI IBU BEKERJA: PERAN WORK–LIFE BALANCE DAN DIGITAL PARENTAL SELF EFFICACY DALAM PENGGUNAAN PERANGKAT DIGITAL ANAK Alia Rizki Fauziah; Nita Sri Handayani; Annisa Julianti; Mardianti Mardianti; Natalia Konradus
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i1.8324

Abstract

The rapid development of digital technology requires parents, especially working mothers, to possess awareness and the ability to manage technology use efficiently, while balancing professional and parenting roles. This study aims to examine the influence of work-life balance and digital parental self-efficacy on digital parental awareness, specifically in the subdimension of efficient technology use. A quantitative research approach with an online survey was conducted with 182 working mothers who have children aged 5–15 years and are actively using gadgets or the internet. The results show that work-life balance and digital parental self-efficacy have a positive and significant effect on digital parental awareness in the efficient use of technology (R² = 0.239, F = 28.151, p < 0.01). These findings reveal that 23.9% of the variance in efficient digital awareness can be explained by these two variables. A balance between work and personal life supports mothers' involvement in overseeing their children's technology use, while digital self-efficacy enhances their ability to manage technology in a safe and productive manner. This study underscores the importance of programs that enhance work-life balance and digital self-efficacy training for working mothers in the digital age. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital memerlukan orang tua, terutama ibu bekerja, untuk memiliki kesadaran dan kemampuan dalam mengelola penggunaan teknologi secara efisien, sambil menyeimbangkan peran profesional dan pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance) dan efikasi diri orang tua digital (digital parental self-efficacy) terhadap kesadaran orang tua digital, khususnya pada subdimensi penggunaan teknologi yang efisien (efficient use). Metode penelitian kuantitatif dengan survei daring melibatkan 182 ibu bekerja yang memiliki anak usia 5–15 tahun dan aktif menggunakan gawai atau internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan kehidupan kerja dan efikasi diri digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran digital orang tua dalam penggunaan teknologi yang efisien (R² = 0.239, F = 28.151, p < 0.01). Temuan ini mengungkapkan bahwa 23,9% variasi dalam kesadaran digital yang efisien dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi mendukung keterlibatan ibu dalam mengawasi penggunaan teknologi oleh anak, sementara efikasi diri digital meningkatkan kemampuan ibu dalam mengelola teknologi dengan cara yang aman dan produktif. Penelitian ini menegaskan pentingnya program yang dapat meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja dan pelatihan efikasi diri digital bagi ibu bekerja di era digital.