Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENYULUHAN KESEHATAN “GENTING” (GIZI SEIMBANG DAN STUNTING) PADA IBU HAMIL DI DESA BABUSSALAM Lia Arian Apriani; Diah Ulfa Hidayati; Fitria Yulastini; Evalina Fajriani; Reza Indra Wiguna
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2166-2174

Abstract

1000 HPK merupakan periode emas bagi tumbuh kembang bayi di masa depan. Oleh karena itu, pemenuhan gizi seimbang ibu hamil dapat mencegah terjadinya stunting. Stunting dapat mengakibatkan anak memiliki postur tubuh pendek dan gangguan tumbuh kembang lainnya di masa depan. Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi seimbang selama kehamilan. Hal ini diakibatkan oleh rendahnya tingkat pengetahuan orang tua tentang gizi seimbang selama hamil dan stunting. Tingkat pengetahuan yang rendah disebabkan minimnya edukasi kesehatan sejak dini. Oleh karena itu, melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang gizi seimbang selama kehamilan dan stunting. Peserta dalam kegiatan ini adalah ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil sebanyak 13 orang di Desa Babussalam, Kecamatan Gerung. Media penyuluhan kesehatan menggunakan leaflet yang terdiri dari materi gizi seimbang selama kehamilan dan stunting. Metode pelaksanaan kegiatan dengan ceramah dan diskusi serta tanya jawab dengan peserta. Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil sebelum dan setelah dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan. Sebelum kegiatan penyuluhan, rerata tingkat pengetahuan peserta sebesar 58,46 dan meningkat menjadi 87,69 setelah kegiatan. Hal ini menunjukkan perubahan pengetahuan yang sangat baik dan berdampak positif pada sikap ibu hamil dalam mengolah makanan gizi seimbang guna mencegah stunting sejak hamil. Dengan demikian, kegiatan penyuluhan kesehatan ini sangat bermanfaat untuk ibu hamil di Desa Babussalam, Kecamatan Gerung.
PENYULUHAN KESEHATAN “GENTING” (GIZI SEIMBANG DAN STUNTING) PADA IBU HAMIL DI DESA BABUSSALAM Lia Arian Apriani; Diah Ulfa Hidayati; Fitria Yulastini; Evalina Fajriani; Reza Indra Wiguna
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2166-2174

Abstract

1000 HPK merupakan periode emas bagi tumbuh kembang bayi di masa depan. Oleh karena itu, pemenuhan gizi seimbang ibu hamil dapat mencegah terjadinya stunting. Stunting dapat mengakibatkan anak memiliki postur tubuh pendek dan gangguan tumbuh kembang lainnya di masa depan. Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi seimbang selama kehamilan. Hal ini diakibatkan oleh rendahnya tingkat pengetahuan orang tua tentang gizi seimbang selama hamil dan stunting. Tingkat pengetahuan yang rendah disebabkan minimnya edukasi kesehatan sejak dini. Oleh karena itu, melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang gizi seimbang selama kehamilan dan stunting. Peserta dalam kegiatan ini adalah ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil sebanyak 13 orang di Desa Babussalam, Kecamatan Gerung. Media penyuluhan kesehatan menggunakan leaflet yang terdiri dari materi gizi seimbang selama kehamilan dan stunting. Metode pelaksanaan kegiatan dengan ceramah dan diskusi serta tanya jawab dengan peserta. Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil sebelum dan setelah dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan. Sebelum kegiatan penyuluhan, rerata tingkat pengetahuan peserta sebesar 58,46 dan meningkat menjadi 87,69 setelah kegiatan. Hal ini menunjukkan perubahan pengetahuan yang sangat baik dan berdampak positif pada sikap ibu hamil dalam mengolah makanan gizi seimbang guna mencegah stunting sejak hamil. Dengan demikian, kegiatan penyuluhan kesehatan ini sangat bermanfaat untuk ibu hamil di Desa Babussalam, Kecamatan Gerung.
Efektivitas Edukasi Pencegahan Seks Bebas Menggunakan Media Leaflet terhadap Sikap Remaja di SMAN 1 Hu’u Fitria Yulastini; Nurdahwati Nurdahwati
Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2026): Juni: Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/corona.v4i2.2292

Abstract

Premarital sexual behavior among adolescents remains a public health concern in Indonesia due to its potential contribution to unintended teenage pregnancies and other reproductive health problems. Evidence suggests that many adolescents have limited knowledge and awareness regarding the risks associated with premarital sexual behavior. This study aimed to determine the effectiveness of leaflet-based education on adolescents' attitudes toward the prevention of premarital sexual behavior. This study employed a quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The study was conducted at SMAN 1 Hu’u in July 2023. A total of 50 tenth-grade students were selected using purposive sampling. Data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test. Before the educational intervention, most participants demonstrated negative attitudes toward the prevention of premarital sexual behavior (35 students; 70%). After the intervention, the majority showed positive attitudes (47 students; 94%). The mean attitude score increased by 23.46 points following the educational intervention. The results of the Wilcoxon test indicated a statistically significant difference in attitudes before and after the intervention (p < 0.001). These findings suggest that leaflet-based education is effective in improving adolescents' attitudes toward the prevention of premarital sexual behavior among tenth-grade students at SMAN 1 Hu’u.