Ferry H. Basuki
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Efektifitas Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Altje Delaya Tamole; Christina Sososutiksno; Paul Usmany; Jefry Gasperz; Ferry H. Basuki
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 1 (2023): January - Juny
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i1.5066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Efektifitas Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Dengan Sistem Pengendalian Internal Sebagai Variabel Moderasi pada Universitas Pattimura Ambon. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 9 fakultas, 2 orang di Lembaga Kementerian, dan seluruh pegawai di bawah koordinasi Rektorat Universitas Pattimura Ambon dan Bagian Keuangan Universitas Pattimura Ambon Provinsi Maluku sehingga total populasi yang ada pada penelitian ini adalah 62 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukan bahwa, Variabel Kompetensi Sumber Daya Manusia tidak berpengaruh, dan Sistem Pengendalian Internal mampu memoderasi hubungan Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Efektifitas Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum sebagai Prediktor Moderator. Kata Kunci: Kompetensi Sumber Daya Manusia, Efektifitas Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum, Sistem Pengendalian Internal, dan
Peningkatan Keterampilan Kewirausahaan Berbasis Bahan Lokal untuk Mendukung Wisata Alam Potre Koning, Bondowoso Edy Hariyadi; Heru S.P. Saputra; Titik Maslikatin; A. Trihartono; Linda Iftinah Sari; Ferry H. Basuki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol.1 No. 1. Juli 2025
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan masyarakat Desa Sumbercanting, Kecamatan Wringin,Kabupaten Bondowoso, yang memiliki potensi usaha kreatif untuk mendukung Kelompok Sadar Wisata(Pokdarwis) Laskar Arak-arak dalam mengelola Wisata Alam Potre Koning. Permasalahan utama mitra adalahbelum tersedianya cenderamata dan kuliner khas yang dapat menjadi identitas wisata tersebut. Solusi yangditawarkan berupa pelatihan pembuatan cenderamata ikonik dan pengolahan kuliner berbahan baku lokal yangdapat dipasarkan di lokasi wisata. Kegiatan ini bertujuan membentuk kelompok usaha mikro yang mampumenghasilkan produk kerajinan seperti gantungan kunci, seni kriya, serta olahan kuliner khas, sehinggamemperkuat konsep ekowisata berbasis masyarakat (community based ecotourism). Metode pelaksanaan meliputitahap persiapan, pendampingan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan melalui observasi lapangan untukmemetakan potensi dan kendala masyarakat, diikuti dengan perumusan rencana kegiatan pendampingan.Pendampingan dilaksanakan secara rutin melalui pelatihan pembuatan suvenir, pengemasan dan labelisasi produkyang menarik, serta strategi pemasaran digital sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilanmasyarakat dalam menghasilkan produk bernilai jual dan memperluas jaringan pemasaran. Kesimpulannya,program ini berhasil mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Desa Sumbercanting melalui pengembanganproduk kreatif berbasis bahan lokal yang mendukung daya tarik dan keberlanjutan Wisata Alam Potre Koning.
Tata Kelola Aset Daerah Berbasis Akuntansi Pemerintahan dan Implikasinya terhadap Kinerja Organisasi serta Transparansi Publik pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Siti Arifah; Ferry H. Basuki; Kevin Hermanto Tupamahu; Christina Sososutiksno; Paul Usmany
Jurnal Riset Akuntansi Vol. 4 No. 3 (2026): August: Jurnal Riset Akuntansi
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jura-itb.v4i3.4144

Abstract

Regional asset management is a critical component of effective, transparent, and accountable public governance. However, findings from the Audit Board of the Republic of Indonesia indicate that regional asset management continues to face challenges related to administration, inventory management, reporting, and asset utilization. This study aims to analyze the implementation of government accounting-based regional asset governance and its implications for organizational performance and public transparency at the Youth and Sports Office of Maluku Province. The study employed a mixed methods approach using a sequential explanatory design. Quantitative data were collected through questionnaires distributed to officials involved in regional asset management, while qualitative data were obtained through interviews, observations, and document analysis. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics and linear regression, whereas qualitative data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the implementation of government accounting-based asset governance, encompassing asset planning, administration and inventory, utilization, safeguarding and maintenance, reporting, supervision, and control, contributes to improved organizational performance and public transparency. Effective asset governance supports program effectiveness, resource efficiency, service quality, and transparency in asset management information. The study also found that successful implementation is influenced by regulatory support, organizational commitment, and compliance with Government Accounting Standards. Meanwhile, major constraints include limited human resource capacity, inadequate asset data updating, and insufficient integration of asset information systems. This study contributes to the development of regional asset governance practices within sectoral government agencies to enhance organizational performance and public transparency.