Rum Hastuti
Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto, SH., Tembalang, Semarang

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh H2SO4 pada PVA yang Dimodifikasi pada Campuran Biomassa Tongkol Jagung-Bulu Ayam sebagai Adsorben Campuran Logam Pb2+ dan Cu2+ Sitta Noor Fatmawati; Rum Hastuti; Abdul Haris
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 18, No 2 (2015): Volume 18 Issue 2 Year 2015
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.704 KB) | DOI: 10.14710/jksa.18.2.50-56

Abstract

Penelitian tentang pengaruh H2SO4 pada PVA yang dimodifikasi pada campuran biomassa dari tongkol jagung - bulu ayam sebagai adsorben untuk campuran ion Pb2+ dan Cu2+ telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh data mengenai pembuatan adsorben dari tongkol jagung - bulu ayam sebelum dimodifikasi PVA dengan asam sulfat A1 dan setelah modifikasi A2. Serta untuk menentukan kapasitas adsorpsi, konstanta kesetimbangan adsorpsi, energi adsorpsi dan pengaruh kompetisi campuran ion Pb2+ dan Cu2+. Adsorben yang dihasilkan selanjutnya dikarakterisasi menggunakan spektroskopi FTIR dan BET. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan PVA dengan asam sulfat pada biomassa dari tongkol jagung - bulu ayam efektif untuk menurunkan kadar campuran ion Pb2+ dan Cu2+. Hal ini dikarenakan penambahan PVA dengan asam sulfat dapat memperbesar pori-pori adsorben dari tongkol jagung - bulu ayam serta menambah gugus aktif OH. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil analisis BET yang menunjukkan  kenaikan luas permukaan sebesar 43,42%, rata-rata pori sebesar 79,55% dan total volume pori 2,5 kali lebih besar dibandingkan adsorben A1.
Ekstraksi dan Uji Kestabilan Pigmen Betasianin dalam Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) Serta Aplikasinya Sebagai Pewarna Tekstil Hera Yulianti; Rum Hastuti; Didik Setiyo Widodo
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 11, No 3 (2008): Volume 11 Issue 3 Year 2008
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.433 KB) | DOI: 10.14710/jksa.11.3.84-89

Abstract

Kulit buah naga merupakan limbah makanan yang belum dimanfaatkan dan dapat dijadikan sebagai sumber pigmen merah alami karena mengandung pigmen betasianin. Pigmen betasianin dapat diaplikasikan sebagai pewarna tekstil. Penelitian ini bertujuan untuk mengekstrak pigmen betasianin dalam kulit buah naga dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 80% lalu ekstrak pigmen betasianin yang diperoleh diaplikasikan sebagai pewarna tekstil dengan proses pencelupan. Ekstrak pigmen betasianin dianalisis menggunakan spektrometri visible dan dilakukan uji kestabilan pigmen betasianin terhadap temperatur dan pH. Uji kestabilan terhadap temperatur dilakukan dengan variasi temperatur 25°C, 40°C, 60°C, 80°C and 100°C, sedangkan uji kestabilan terhadap pH dilakukan dengan variasi pH 2.5; 3.5; 4.5; 5.5; 6.5; 7.5; 8.5 and 9.5. Ekstrak yang diperoleh diuji kestabilannya dengan perlakuan pemanasan dan dipaparkan sinar matahari kemudian dilakukan penguapan pelarut dan ekstrak dapat diaplikasikan pada kain dengan metode mordanting dan pencelupan langsung. Hasil penelitian yang diperoleh adalah ekstrak pigmen betasianin dengan rendemen 3,735%. Ekstrak pigmen betasianin paling stabil pada temperatur 25°C dan pada pH 4,5. Ekstrak yang diperoleh stabil terhadap pemanasan dan paparan sinar matahari serta dapat diaplikasikan terhadap kain. Pigmen betasianin menimbulkan warna yang dapat menempel pada kain dengan baik.