Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Tematik

PENINGKATAN TABLE MANNER BAGI PESERTA DIDIK TATA BOGA SMK NU 01 KENDAL PADA MASA PANDEMI COVID19 Jannah, Desika Nur; Arvianto, Bram; Kristiansen, Herman Novry
TEMATIK Vol. 2 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v2i2.4712

Abstract

Pelatihan Table Manner ini merupakan bagian dari tata cara makan, yang melingkupi cara duduk, cara menggunakan peralatan makan dan etika yang diterapkan ketika makan. Table manner biasanya digunakan ketika acara jamuan makan khusus, baik itu dari kolega bisnis, kepemerintahan ataupun kerajaan. Peserta didik SMK NU 01 Kendal merupakan Peserta didik jurusan Tata Boga. Peserta didik tata boga perlu sekali pendalaman materi tentang pelayanan makanan dan minuman, sehingga dibutuhkan adanya suatu pelatihan table manner. Pada saat pandemi covid19 ini masih banyak SMK (Peserta didik pariwisata) yang belum mengadakan table manner, mereka masih belajar teori secara daring. Pelatihan ini akan mengajarkan pada Peserta didik untuk memberikan ilmu pengetahuan dan praktek tentang tata cara makan akan paham tentang bagaimana aturan standar bentuk visualisasi meja makan yang elegan yang meliputi peletakkan bermacam-macam alat makan dan minum, hingga penggunaan serbet penyeka mulut. Pelatihan model ceramah dan praktik langsung   mempunyai tujuan dari pengabdian ini adalah Peserta didik bisa memanfaatkan alat hidang sesuai fungsinya, sehingga memudahkan Peserta didik berlatih dan bisa mengetahui kemajuan table manner yang dijalankan. Setelah melaksanakan kegiatan pengabdian Peningkatan Table Manner Bagi Peserta Didik Tata Boga SMK NU 01 Kendal Pada Masa Covid19 diperoleh beberapa hasil, yaitu : peserta berhasil memahami cara penggunaan alat Table Manner yang benar, peserta dapat memahami etika tata cara makan, dan peserta mampu mempraktekkan table manner dengan mematuhi protokol kesehatan dengan baik.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BRANDING PRODUK PESERTA DIDIK SMK KOMPETENSI KEAHLIAN KULINER Paninggiran, Herman Novry Kristiansen
TEMATIK Vol. 3 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v3i1.5707

Abstract

Branding Produk merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam memasarkan hasil produk. Peserta didik dengan kompetensi keahlian kuliner di SMK NU 01 Kendal disamping dipersiapkan untuk bekerja di industry pengolahan makanan dan minuman, mereka juga diharapkan untuk menjadi entrepreneur di bidang usaha penyediaan makanan. Kompetensi keahlian ini memberikan pengetahuan dan ketrampilan di bidang pengolahan, penyajian dan pelayanan makanan dan minuman. Pemahaman siswa tentang branding produk yang perlu ditingkatkan serta masih terbatasnya pengetahuan tentang cara membranding produk sehingga diperlukan pelatihan yang langsung mempraktekkan tentang cara membuat branding produk. Hal inilah yang menjadi latar belakang pemikiran dari Tim Pengabdian untuk memberikan pelatihan mengenai branding produk yang nantinya dapat menjadi bekal bagi peserta didik ketika mereka memulai usaha mereka dibidang kuliner. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik untuk memahami pentingnya branding produk sebagai salah satu strategi memasarkan produk mereka.Berdasarkan permasalahan yang diuraikan, tim pengabdian akan membantu memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi. Kegiatan ini berupa pelatihan, praktek langsung, dan pendampingan kepada peserta didik dalam pemahaman mengenai branding produk dan penggunaannya. Selama kegiatan berlangsung, pembicara menyampaikan materi dengan pokok bahasan mengenai branding produk sebagai strategi pemasaran. Kuesioner di bagikan di awal kegiatan (Pre Test) dan di akhir kegiatan (Post Test). PkM ini dilakukan menggunakan metode: ceramah dan praktek.Hasil evaluasi diperoleh dari hasil pre-test dan post test yang dikerjakan para peserta. Hasil evaluasi menunjukkan danya peningkatan kemampuan pemahaman peserta didik dalam membuat branding produk. Evaluasi yang dilakukan menunjukkan hasil: sebelum kegiatan PkM pemahaman peserta 43% dan setelah kegiatan PkM pemahaman perserta 91%. Hal ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan pemahaman terhadap materi yang diberikan sebesar 48%.