Kumba Digdowiseiso
Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Desentralisasi Fiskal Kabupaten Bulukumba Tahun 2016-2020 Sur’an Zarkasyi; Kumba Digdowiseiso
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 4 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i5.2611

Abstract

Keuangan daerah saat ini menjadi salah satu bentuk pertanggung jawaban dan wujud dari desentraliasai keuangan maupun kewenangan dari pusat ke daerah. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisasis kinerja keuangan daerah Kabupaten Bulukumba dilihat dari rasio derajat desentraliasai fiskal, rasio ketergantunga, rasio kemandirian dan rasio efektivitas PAD. Penelitian adalah penelitia deskriptif kuantitatif terhadap kondisi keuangan pemerintah kabupaten Bulukumba periode 2016 – 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Derajat Desentraliasai Fiskal PAD masih tergolong kurang dengan rata-rata sebesar 12,50%, untuk Derajat Desentralisasi Fiskal BHPBP masih sangat kurang dengan rata-rata sebesar 1,59%, sedangkan untuk Desentralisasi FIskal Sumbangan/Hibah dan Bantuan Keuangan masih sangat kurang dengan rata-rata sebasar 7,62%. Untuk rasio kemandirian masih tergolong dalam kategori rendah sekali dengan rata-rata sebesar 15,23% sehingga berpengaruh terhadap rasio ketergantungan yang juga tergolong masih tinggi dengan rata-rata sebesar 82,89%. Dari sisi efektivatas Pendapatan daerah juga masih kurang efektif dengan rata-rata sebesar 73.32%.
Implementasi Sistem Administrasi Dan Manajemen Keuangan Program Pelayanan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Anak Jalanan pada Suku Dinas Sosial Jakarta Utara Sisman Prasetyo; Kumba Digdowiseiso
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 4 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i5.2612

Abstract

Berdasarkan Peraturan Daerah No. 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Utara mempunyai tugas yang didalamnya mencakup tentang penertiban, pembinaan dan pelayanan sosial, Pemulangan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Khususnya anak jalanan ke Daerah Asal.Peraturan Daerah yang dibuat dan dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Jakarta Utara itu merupakan kebijakan publik, karenakan kebijakan publik (public policy) berarti serangkaian tindakan yang ditetapkan dan dilaksanakan atau tidak dilaksanakan oleh pemerintah yang mempunyai tujuan tertentu demi kepentingan seluruh masyarakat.dan dalam hal ini sumber anggaran yang ada di Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Utara hanya berasal dari APBD saja dengan jumlah anggaran yang sangat minim dan terbatas untuk melakukan berbagai macam kegiatan, untuk itu Suku Dinas Sosial yang khususnya menangani anak jalanan masih berupaya untuk mencari sumber dana sehingga tidak hanya berasal dari APBD yang disisihkan, tetapi juga perlu adanya perhatian dalam bentuk kucuran dana baik dari pemerintah Kota Jakarta sendiri maupun perhatian dari Pemerintah Pusat. Hal inilah yang menyulitkan petugas lapangan dalam membuat program secara optimal, berkenaan dengan sumber daya anggaran.
Pengelolaan Dan Penggunaan Dana Desa Dalam Upaya Meningkatkan Pembangunan Daerah (Studi Kasus Di Kabupaten Pacitan) Yenni Ragilliya; Kumba Digdowiseiso
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 4 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i5.2613

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan dan penggunaan Dana Desa dalam upaya meningkatkan pembangunan daerah dan dampak Dana Desa terhadap pembangunan di Kabupaten Pacitan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan dan Penggunaan Dana Desa di Kabupaten Pacitan telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. pemerintah desa di Kabupaten Pacitan dinilai cukup serius dalam mengelola Dana Desa untuk meningkatkan sarana dan prasarana serta kualitas sumber daya manusia (SDM). Terbukti dengan tingginya pemanfaatan Dana Desa oleh pemerintah desa dapat mewujudkaan Visi dan Misi yang ingin dicapai oleh pemerintah daerah Kabupaten Pacitan yaitu dengan menunjang aktivitas ekonomi masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Dana Desa juga memberikan dampak positif terhadap pembangunan di Kabupaten Pacitan baik di bidang pembangunan desa maupun pemberberdayaan masyarakat desa. Hal ini terlihat dengan meningkatnya Indeks Desa Membangun (IDM) Kabupaten Pacitan dari tahun 2015 sampaai tahun 2019. Dengan meningkatnya IDM maka berkorelasi pula pada menurunnya persentase penduduk miskin di Kabupaten Pacitan.
Studi Literatur Peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Dalam Mengangkat Perekonomian Ditengah Pandemi Covid19 Kumba Digdowiseiso; Ammylia Rengganisa
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 4 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i5.2703

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui peran Badan Usaha milik Daerah (BUMD) dalam pengangkat perekonomian ditengah Pandemi Covid 19. Yang pada hakekatnya Badan Usaha Milik Negara (BUMD) dibentuk dengan tujuan memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian daerah pada umumnya serta pemenuhan kebutuhan masyarakat dengan pencapaian keuntungan finansial yang bisa menambah Pendapatan Asli Daerah. Pandemi Covid- menimbulkan goncangan ekonomi yang mengarah pada resesi global. Berbagai kebijakan dilakukan untuk menekankan penyebaran covi-19, seperti penutupan sekolah dan ebebrapa kegiatan bisnis, pembatasan social berskala besar, bahkan lockdown yang mengakibatkan penurunan tingkat konsumsi dan investasi. Pemerintah melalui Kementerian BUMN mengambil langka strategis untuk meningkatkan perekonomian pditengah Pandemi Covid 19 yaitu Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia, Inovasi Model Bisnis, kepemimpinan teknologi, Optimalisasi Asset, Talent Pool.
Studi Literatur Evaluasi Pelaksanaan Program Dana Desa Di Indonesia Kumba Digdowiseiso; Arif Afriyanto
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 5 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i5.2704

Abstract

Di dalam Undang-undang No. 6 tahun 2014 tentang Desa, Pemerintah mengalokasikan Dana Desa sebagai sumber pendapatan Desayang dipergunakan untuk mendanai kegiatan berdasarkan wewenang yang diembannya berdasarkan peraturan tersebut. Undang-undang ini memberikan hak otonomi kepada Desa untuk mengatur program-progaram tanpa adanya campur tangan ataupun beban dari berbagai instansi pemerintah. Berdasarkan hal tersebut penulis bermaksud untuk mendeskripsikan dan menganalisis efektivitasTransfer Dana Desa yang diimplementasikan melalui program-program “pembangunan desa”. Penelitian ini adalah mengunakanmetode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah penggunaan Dana Desa masih terjebak pada pembangunan infastruktur dan masih ditemukan permasalahan pada implementasi program seperti lemahnyaSumber Daya Manusia baik dari Pemerintah Desa maupun Pemerintah Daerah, lemahnya Komunikasi antar pihak dan minimnya partisipasi dari masyarakat. Kesimpulannya penggunaan Dana Desa tidak berjalan dengan efektif, karena masih banyak ditemukan permasalahan dan belum mampu menaikan kesejahteraan masyarakat.
Implementasi Kebijakan Pengelolaan Keuangan Daerah Pada Kecamatan Pasar Minggu Kota Administrasi Jakarta Selatan Tahun 2021 Asmi Asmi; Kumba Digdowiseiso
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 4 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i5.2705

Abstract

Pelaksanaan kebijakan publik di Indonesia erat kaitannya dengan kebijakan otonomi daerah dan juga kebijakan desentralisasi. implementasi kebijakan merupakan suatu pelaksanaan keputusan kebijaksanaan dasar dalam bentuk undang-undang, namun dapat pula berbentuk perintah-perintah atau keputusan-keputusan eksekutif yang penting atau keputusan badan peradilan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan tentang Implementasi Kebijakan Pengelolaan Keuangan Daerah Pada Pada Kecamatan Pasar Minggu Kota Administrasi Jakarta Selatan terutama dalam hal bentuk pengelolaan keuangan yang berupa perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban serta mengidentifikasi faktor Pendukung dan faktor penghambat Implementasi Pengelolaan Keuangan Daerah Pada Pada Kecamatan Pasar Minggu Kota Administrasi Jakarta Selatan berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 162 Tahun 2013 tentang Pedoman Penatausahaan Keuangan Daerah. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Implementasi Kebijakan Pengelolaan Keuangan Daerah Pada Kecamatan Pasar Minggu Kota Administrasi Jakarta Selatan berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 162 Tahun 2013 tentang Pedoman Penatausahaan Keuangan Daerah terlaksana dengan baik sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa implementasi kebijakan pengelolaan keuangan daerah di Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan tahun 2021 telah berjalan dengan baik walaupun masih ditemukan beberapa kendala seperti kurangnya kemampuan sumber daya manusia dan lainnya.