Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Lutfiyah Natasya Shohibah; Akhwani
PROSIDING NATIONAL CONFERENCE FOR UMMAH Vol. 2 No. 1 (2023): Prosiding National Conference for Ummah (NCU)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam pembentukan pribadi yang baik dan bertanggung jawab. Implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk membentuk generasi muda yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar, termasuk metode yang digunakan, manfaatnya, serta tantangan yang dihadapi dalam melaksanakan program pendidikan karakter. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis data yang relevan dengan implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter di sekolah dasar dapat diimplementasikan melalui berbagai pendekatan, seperti kurikulum yang terintegrasi, kegiatan ekstrakurikuler, dan peran serta guru dalam membentuk nilai-nilai karakter. Manfaat yang diperoleh dari implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar meliputi pembentukan sikap positif, pengembangan keterampilan sosial, peningkatan motivasi belajar, dan penguatan moral dan etika. Dengan adanya pendidikan karakter yang baik, diharapkan siswa dapat menjadi individu yang bertanggung jawab, memiliki empati, menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan kerjasama.
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEWARGANEGARAAN DIGITAL SISWA SDN Syaibatul Ayuni; Nurul Aini; Akhwani
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.14021

Abstract

Advances in digital technology require elementary school students to possess digital citizenship skills so they can use technology safely, responsibly, and ethically. However, various issues related to children’s digital behavior still exist, highlighting the importance of the family’s role, particularly parental parenting styles. This study aims to determine the influence of parental parenting styles on the digital citizenship of students at SDN Karangtanjung. The study employed a quantitative approach with a causal-associative design. The study population consisted of 92 students in grades IV, V, and VI at SDN Karangtanjung, with a sample of 75 students determined using the Slovin formula. Data collection was conducted via a questionnaire using a Likert scale. Data were analyzed using normality tests, linearity tests, and a non-linear quadratic regression model with the assistance of IBM SPSS Statistics 20. The results indicate that the authoritative parenting style is the most dominant style practiced by students’ parents. Students’ digital citizenship levels generally fall into the “good” category. The quadratic non-linear regression analysis showed a significance value of 0.014 (p < 0.05), indicating a significant influence of parental parenting styles on students’ digital citizenship. The coefficient of determination (R²) value of 0.112 indicates that parenting styles contribute 11.2% to students’ digital citizenship, while 88.8% is influenced by other factors outside the scope of this study. Thus, parenting styles play a role in shaping students’ more responsible digital behavior, although the development of digital citizenship is also influenced by other environmental factors. ABSTRAK Kemajuan teknologi digital menuntut siswa sekolah dasar untuk memiliki keterampilan kewarganegaraan digital agar mereka dapat menggunakan teknologi secara aman, bertanggung jawab, dan etis. Namun, berbagai masalah terkait perilaku digital anak-anak masih ada, yang menyoroti pentingnya peran keluarga, khususnya gaya pengasuhan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya pengasuhan orang tua terhadap kewarganegaraan digital siswa di SDN Karangtanjung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal-asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari 92 siswa kelas IV, V, dan VI di SDN Karangtanjung, dengan sampel sebanyak 75 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan model regresi kuadratik non-linear dengan bantuan IBM SPSS Statistics 20. Hasil menunjukkan bahwa gaya pengasuhan otoritatif merupakan gaya yang paling dominan yang diterapkan oleh orang tua siswa. Tingkat kewarganegaraan digital siswa secara umum masuk dalam kategori “baik”. Analisis regresi kuadratik non-linier menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,014 (p< 0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari gaya pengasuhan orang tua terhadap kewarganegaraan digital siswa. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,112 menunjukkan bahwa gaya pengasuhan berkontribusi sebesar 11,2% terhadap kewarganegaraan digital siswa, sedangkan 88,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar lingkup penelitian ini. Dengan demikian, gaya pengasuhan berperan dalam membentuk perilaku digital siswa yang lebih bertanggung jawab, meskipun perkembangan kewarganegaraan digital juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan lainnya.
IMPLEMENTASI LITERASI MEMBACA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SDI TARBIYATUL ATHFAL SURABAYA Nur Fadhilah Safiyanti; Rudi Umar Susanto; Afib Rulyansah; Akhwani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Now Available
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18191

Abstract

This study aims to describe the implementation of reading literacy in Indonesian language learning at SDI Tarbiyatul Athfal Surabaya, to identify teachers' efforts in improving students' reading literacy skills, and to analyze the supporting factors, inhibiting factors, and impact of reading literacy implementation on students. A qualitative approach with a descriptive research design was employed, involving the principal, classroom teachers, and students as research subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing, while data credibility was ensured through source and time triangulation. The findings indicate that reading literacy has been implemented effectively through a 15-minute reading routine before lessons, read-aloud sessions, independent reading, discussion of reading content, and retelling activities integrated into Indonesian language learning. Teachers' efforts to enhance reading literacy included providing motivation, offering engaging reading materials, using varied instructional media, assisting students who experienced reading difficulties, and guiding students to comprehend texts. Supporting factors included the principal's support, the availability of a reading corner and reading materials, teachers' active role, and student enthusiasm, while inhibiting factors included differences in students' reading abilities, low reading interest among some students, limited reading habits at home, and a limited collection of reading materials. The implementation of reading literacy was found to positively affect students' reading interest, reading comprehension, vocabulary and knowledge acquisition, and critical thinking skills. Kata Kunci: Implementasi, Literasi Membaca, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Sekolah Dasar