Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH HARGA INPUT PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH IRIGASI DI KECAMATAN BONE-BONE KABUPATEN LUWU UTARA PROVINSI SULAWESI SELATAN Muh Al Aswar Rusman
AgriMu Vol 3, No 1 (2023): AgriMu Januari 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/agm.v3i1.9949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usahatani dan mengetahui pengaruh harga faktor-faktor produksi terhadap pendapatan usahatani sawah irigasi. Berlokasi di Kelurahan Bone-Bone, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Data yang digunakan merupakan data primer, berupa data kuantitatif. Teknik pengumpulan data yakni menggunakan kuesioner yang sampelnya ditentukan dengan teknik acak sederhana (Simple Random Sampling). Analisis data yang digunakan yakni analisis regresi berganda yang bertujuan mengetahui pengaruh faktor-faktor produksi terhadap pendapatan dan untuk mengetahui hubungan antar variabel dependent dan independent maka dilakukan Uji-F dan Uji-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,9083 hal ini berarti bahwa sebesar 91% variabel X yang dianalisis mampu menjelaskan variasi variabel Y sedangkan 9% dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak dimasukkan dalam analisis. Kemudian dalam uji F ditemukan bahwa seluruh variabel dependen (X1,X2,X3,X4,X5) secara simultan memiliki pengaruh terhadap variabel independen yaitu pendapatan (Y) dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 yang jauh dari taraf yang digunakan dalam penelitian yakni 0,05. Sedangkan hasil uji T ditemukan secara parsial maka hasil menunjukkan hasil yang bervariasi dimana variabel luas berpengaruh dan variabel upah tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani padi sawah irigasi di Kelurahan Bone-Bone, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luu Utara.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA MANYAMPA KECAMATAN UJUNGLOE KABUPATEN BULUKUMBA Ardiansyah, Iin; Tahir, Ratnawati; Sartika, Dewi; Rusman, Muhammad Al Aswar
AgriMu Vol 4, No 2 (2024): Agrimu 30 Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/agm.v4i2.14894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan kelayakan usahatani Jagung Hibrida di Desa Manyampa Kabupaten Bulukumba. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara acak sederhana atau simple random sampling dengan jumlah sampel 43 orang yang terlibat dalam usahatani Jagung Hibrida. Analisis data yang digunakan yaitu analisis pendapatan dan analisis R/C Ratio. Hasil penelitian menunjukkan penerimaan rata-rata petani Jagung Hibrida sebesar Rp 22.790.285,41/ha/musim dikurang dengan total biaya rata-rata yang dikeluarkan dalam produksi Jagung Hibirda sebesar Rp 8.493.647,97/ha/musim. Adapun pendapatan rata-rata yang diterima petani Jagung Hibirda sebesar Rp 14.296.637,44/ha/musim. Nilai R/C Ratio kelayakan usahatani Jagung Hibrida yaitu 1,59.
Analysis of production projections and factors that correlated with rice production in Indonesia Muh. Al-Aswar Rusman; Darsono; Ernoiz Antriyandarti

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/agx.v15i1.4061

Abstract

Introduction: Meeting rice needs is largely determined by the level of domestic rice production. However, the various dynamics that occur provide encouragement to provide an overview of the conditions for meeting food needs, namely in the form of rice, based on trends in rice production and how independent variables correlate with rice production. The aim of this research is to determine the projected rice production for 2023-2032 and determine the strength of the relationship between the dependent variable (rice production) and the independent variables in the form of harvested area, price of harvested dry grain, price of urea fertilizer and price. Methods: namely a quantitative descriptive method with secondary time series data from 1993-2022. Data analysis techniques for forecasting studies are by using Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) analysis. Meanwhile, in the correlation analysis of rice production using the Pearson correlation. Results: Projections for rice commodity production in Indonesia from 2023 to 2032 using the MA1 model show a positive trend. Analysis of the relationship between the independent variable and the dependent variable, namely harvest area (X1), rice price (X2), urea fertilizer price (X3), and price of other food commodities, namely corn (X4) shows a significant positive relationship with rice production in Indonesia. Conclusion: Projections for rice commodity production in Indonesia from 2023 to 2032, which were analyzed using the MA 1 model, obtained data with a positive trend which states that based on past data, Indonesian rice production will continue to increase every year in line with domestic food needs.
PENGARUH HARGA INPUT PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH IRIGASI DI KECAMATAN BONE-BONE KABUPATEN LUWU UTARA PROVINSI SULAWESI SELATAN Rusman, Muh Al Aswar
AgriMu Vol. 3 No. 1 (2023): AgriMu Januari 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/agm.v3i1.9949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usahatani dan mengetahui pengaruh harga faktor-faktor produksi terhadap pendapatan usahatani sawah irigasi. Berlokasi di Kelurahan Bone-Bone, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Data yang digunakan merupakan data primer, berupa data kuantitatif. Teknik pengumpulan data yakni menggunakan kuesioner yang sampelnya ditentukan dengan teknik acak sederhana (Simple Random Sampling). Analisis data yang digunakan yakni analisis regresi berganda yang bertujuan mengetahui pengaruh faktor-faktor produksi terhadap pendapatan dan untuk mengetahui hubungan antar variabel dependent dan independent maka dilakukan Uji-F dan Uji-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,9083 hal ini berarti bahwa sebesar 91% variabel X yang dianalisis mampu menjelaskan variasi variabel Y sedangkan 9% dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak dimasukkan dalam analisis. Kemudian dalam uji F ditemukan bahwa seluruh variabel dependen (X1,X2,X3,X4,X5) secara simultan memiliki pengaruh terhadap variabel independen yaitu pendapatan (Y) dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 yang jauh dari taraf yang digunakan dalam penelitian yakni 0,05. Sedangkan hasil uji T ditemukan secara parsial maka hasil menunjukkan hasil yang bervariasi dimana variabel luas berpengaruh dan variabel upah tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani padi sawah irigasi di Kelurahan Bone-Bone, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luu Utara.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA MANYAMPA KECAMATAN UJUNGLOE KABUPATEN BULUKUMBA Ardiansyah, Iin; Tahir, Ratnawati; Sartika, Dewi; Rusman, Muhammad Al Aswar
AgriMu Vol. 4 No. 2 (2024): Agrimu Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/agm.v4i2.14894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan kelayakan usahatani Jagung Hibrida di Desa Manyampa Kabupaten Bulukumba. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara acak sederhana atau simple random sampling dengan jumlah sampel 43 orang yang terlibat dalam usahatani Jagung Hibrida. Analisis data yang digunakan yaitu analisis pendapatan dan analisis R/C Ratio. Hasil penelitian menunjukkan penerimaan rata-rata petani Jagung Hibrida sebesar Rp 22.790.285,41/ha/musim dikurang dengan total biaya rata-rata yang dikeluarkan dalam produksi Jagung Hibirda sebesar Rp 8.493.647,97/ha/musim. Adapun pendapatan rata-rata yang diterima petani Jagung Hibirda sebesar Rp 14.296.637,44/ha/musim. Nilai R/C Ratio kelayakan usahatani Jagung Hibrida yaitu 1,59.
Pembuatan Green House Hidroponik Sistem Dutch Bucket untuk Budidaya Cabai sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat dan Pertanian Berkelanjutan di Kabupaten Gowa Ahmad Syafii Hafid; Nadir Nadir; Muh Ikmal Saleh; Muh. Al Aswar Rusman
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/srjtnj35

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, dengan tujuan meningkatkan kapasitas petani dan mahasiswa agribisnis melalui penerapan teknologi pertanian modern. Mitra menghadapi kendala berupa keterbatasan lahan, fluktuasi harga cabai, serta minimnya pengetahuan tentang teknologi budidaya berkelanjutan. Untuk mengatasi hal tersebut, ditawarkan solusi berupa pembangunan green house hidroponik sistem Dutch Bucket untuk budidaya cabai. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan survei kebutuhan, pembangunan green house, instalasi sistem hidroponik dengan media tanam hidroton, pelatihan budidaya, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa green house yang dibangun berfungsi optimal sebagai sarana produksi cabai dengan pengendalian lingkungan yang lebih baik, sedangkan penerapan sistem Dutch Bucket terbukti meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman dibandingkan metode konvensional. Dari aspek sosial, keterlibatan petani dan mahasiswa dalam seluruh proses mampu meningkatkan pengetahuan hingga 45% serta menumbuhkan semangat kewirausahaan. Kegiatan ini juga menciptakan peluang usaha baru, memperkuat ketahanan pangan lokal, serta berpotensi direplikasi di wilayah lain. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan produktivitas cabai, tetapi juga berperan sebagai strategi pemberdayaan masyarakat menuju pertanian berkelanjutan.
ANALISIS RANTAI PASOK DAN EFISIENSI PEMASARAN KENARI (CANARIUM INDICUM L.) DI KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR Rusman, Muh Al Aswar; Saleh, Muh. Ikmal
AgriMu Vol. 6 No. 01 (2026): AgriMu Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/hrymgt26

Abstract

Kenari (Canarium indicum L.) merupakan salah satu komoditas perkebunan potensial di wilayah kepulauan, termasuk Kabupaten Kepulauan Selayar. Meskipun memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi, sistem pemasaran kenari masih menghadapi berbagai kendala seperti panjangnya rantai distribusi, tingginya biaya transaksi, serta lemahnya posisi tawar petani yang berpotensi menurunkan efisiensi pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur rantai pasok dan mengukur tingkat efisiensi pemasaran kenari di Kabupaten Kepulauan Selayar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei terhadap petani, pedagang pengumpul, pedagang besar, dan pengecer. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi saluran pemasaran, menghitung margin pemasaran, farmer’s share, serta tingkat efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi kenari melibatkan beberapa lembaga pemasaran dengan margin yang berbeda pada setiap saluran. Margin terbesar diperoleh pada tingkat pedagang perantara, sedangkan bagian harga yang diterima petani relatif lebih rendah dibandingkan harga yang dibayarkan konsumen akhir. Nilai farmer’s share pada sebagian besar saluran masih berada di bawah batas efisiensi ideal. Faktor biaya transportasi yang tinggi dan keterbatasan kelembagaan menjadi penyebab utama rendahnya efisiensi. Penguatan kelembagaan petani dan perbaikan koordinasi rantai pasok direkomendasikan untuk meningkatkan pendapatan petani. Kata Kunci: Kenari; Rantai Pasok; Margin Pemasaran; Farmer’s Share; Efisiensi Pemasaran
Analisis Preferensi Petani Terhadap Pembelian Benih Jagung Hibrida Di Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone Nursyafika, Andi; Mardiyati, Sri; Muh. Al Aswar Rusman; Zulkifli; Syarif, Asriyanti
CITACONOMIA : Economic and Business Studies Vol. 5 No. 01 (2026): Januari-Maret
Publisher : CITACONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citaconomia.v5i01.3008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi petani terhadap pembelian benih jagung hibrida serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi preferensi tersebut. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin. Teknik analisis data yang digunakan meliputi Mean Percentage Score (MPS) untuk menganalisis preferensi petani dan regresi linear berganda untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani (36,84%) memilih benih jagung hibrida merek NK212, diikuti Bisi 18 sebesar 35,09% dan Bisi 2 sebesar 28,07%. Preferensi tertinggi (69,80%) didasarkan pada faktor ketersediaan benih, sedangkan preferensi terendah (65,00%) didasarkan pada faktor kualitas benih. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kualitas benih, ketersediaan benih, pendidikan, dan luas lahan garapan berpengaruh signifikan terhadap preferensi petani. Semakin tinggi kualitas dan ketersediaan benih serta tingkat pendidikan petani, maka semakin tinggi kecenderungan petani memilih benih jagung hibrida. Sebaliknya, semakin luas lahan garapan, maka kecenderungan memilih benih jagung hibrida semakin rendah.