Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KINERJA TURBIN AIR TIPE ARUS ATAS DENGAN VARIASI 8 (DELAPAN) SUDU LENGKUNG Gerard Antonini Duma; Luther Sule; Masbin Dahlan
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 2 No 01 (2023): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v2i01.286

Abstract

Energi listrik sudah seharusnya menjadi kebutuhan pokok manusia karena modernisasi peradaban dunia membawa manfaat yang mempermudah pekerjaan. Namun permasalahannya populasi manusia semakin hari semakin meningkat, jika kebutuhan energi listrik juga semakin meningkat maka diperlukan terobosan baru untuk meningkatkan energi listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pembangkit listrik bertenaga air, menjadi salah satu energi yang dapat di manfaatkan, mengingat potensi air di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan sendiri sangat mempuni. Tujuan dari penelitian ini adalah untu menganalisis kinerja daya turbin air arus atas menggunakan 8 sudu lengkung dengan variasi pembebanan dan debit. Metoda yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kepustakaan (Library Research) dan studi Lapangan (Field Research) dan tahapannya adalah bah alat eksperimental menjadi objek penelitian yang dapat ditindaklanjuti, pengambilan data dilakukan langsung di laboratorium, menyiapkan data dan mendiskusikan hasil penelitian, serta menarik kesimpulan dari hasil pengolahan data dan pembahasan. Karakteristik kinerja turbin air arus atas 8 (delapan) sudu lengkung pada variasi pembebanan dan debit menghasilkan nilai yang tertinggi pada pembukaan katup 100% di pembebanan 2 kg. Daya turbin air maksimum dihasilkan pada pembukaan katup 100% dengan beban 2 kg yang dihasilkan sebesar 8,1937 watt.
ANALISIS KINERJA KINCIR AIR SAVONIUS POROS VERTIKAL DENGAN EMPAT SUDU BERSUSUN PADA BEBERAPA VARIASI DEBIT Gerard Antonini Duma; Luther Sule; Masbin Dahlan
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 2 No 02 (2023): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v2i02.491

Abstract

Kincir jenis ini banyak digunakan pada aliran sungai dengan kecepatan rendah, tinggi potensial rendah, dan kincir jenis ini mampu memperoleh koefisien daya yang cukup tinggi pada kondisi tersebut. Bagian sudu cekung yang menghadap ke arah air akan menangkap air dan memaksa sudu berputar pada porosnya dan bagian sudu cembung yang terdorong oleh aliran fluida juga menyebabkan sudu ikut berputar meskipun ada beban yang ditimbulkan oleh bagian cembung saat terdorong oleh aliran fluida. Performa terbaik diperoleh dari kincir air savonius empat sudu bertingkat, yaitu pada debit 1 dengan daya kincir 1,109 watt dan efisiensi kincir 14,45 % pada pembebanan 1,5 kg. Kemudian pada debit 2 dengan daya kincir 1,663 watt dan efisiensi kincir 10,49% pada pembebanan 1,5 kg. Kemudian pada debit 3 dengan daya kincir 2,149 watt memiliki efisiensi kincir terkecil yaitu 7,68% pada pembebanan 1,5 kg.
EMPOWERMENT OF KARANG TARUNA PATTAPPA VILLAGE THROUGH EXACT TRAINING AND TECHNOLOGY FOR PROCESSING SOLID SANDSTONE Nur Asmiani; Alfian Nawir; Gerard Antonini Duma; La Ifa; Taufik Nur; Andi M. Tundru; Abudzar Adhary Yusra; Aura Cahya Kemala
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v10i1.3142

Abstract

This community service activity (PkM) is carried out in Pattappa Village, Pujananting District, Barru Regency, South Sulawesi, with a focus on increasing the capacity of Karang Taruna in managing the potential of local natural resources in the form of solid sandstone. Pattappa Village has unique geological potential with high-quality solid sandstones; however, utilization is still limited to simple products and has not provided significant economic added value. Activity implementation methods include preparation stages (observation and pre-test), implementation stage (training through direct discussion and practice of sand processing), and evaluation stage (post-test and observation of practical results). A total of 40 participants participated in this activity, consisting of Karang Taruna managers, village apparatus, and residents, with a high level of participation. Pre-test and post-test analysis results showed significant improvements, with index values of 90.5% including the category of strongly agree. This confirms that Pkm activities are practical, as well as knowledge, skills, and community awareness of local potential. Increased capacity of village youth through Karang Taruna is expected to support the development of value-added craft products based on pejal sand, so they can become the village’s flagship product that supports sustainable economic growth.