Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Application of Coffee Skin-Based Green Packaging Arminas; A.Dian SryRezki; Rianti Indah Lestari; Riskawati; Masbin Dahlan
Jurnal Internasional Teknik, Teknologi dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3 No 2 (2021): International Journal of Engineering, Technology and Natural Sciences
Publisher : University of Technology Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.81 KB) | DOI: 10.46923/ijets.v3i2.128

Abstract

The concept of "Green" is evolving with new innovations and techniques to protect environmental sustainability, embodied by corporate social responsibility, green manufacturing, waste reduction, recycling and manufacturing of sustainable supply chains and environmentally friendly supply chains. To reduce the use of plastic packaging, the industrial world is turning to green packaging. The eco-friendly packaging that was the subject of the study was a cellulose-based polymer made from cellulose, a major component in plant tissue. Coffee pulp has a high hydrated cellulose microfibrils with a unique morphology using certain chemical treatments. The content of this cellulose can be used as environmentally friendly packaging paper that will be used as packaging of processed coffee products. The method used in this study is by chemical means to remove the lignin content on the coffee skin as well as mechanical methods in the manufacturing process. In this study conducted four (4) experimental scenarios to produce a strong coffee skin packaging and have smooth fiber. From the experiment it was obtained that the packaging with a coffee skin proportion of 33.33% and 66.67% used paper waste had the highest tensile strength with a maximum load that could be held 94.2183 N and a maximum length increase of 11.0262 mm due to finer and denser scrap paper waste fibers binding together to fill the gaps of used paper fibers that had hollowed out adhesive. This ratio also shows good resistance when made into coffee product packaging so that the packaging used becomes environmentally friendly packaging by utilizing coffee waste itself, to produce pulp from coffee skin which is further used as raw material for making coffee packaging.
Application of Coffee Skin-Based Green Packaging Arminas; A.Dian SryRezki; Rianti Indah Lestari; Riskawati; Masbin Dahlan
Jurnal Internasional Teknik, Teknologi dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3 No 2 (2021): International Journal of Engineering, Technology and Natural Sciences
Publisher : University of Technology Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.81 KB) | DOI: 10.46923/ijets.v3i2.128

Abstract

The concept of "Green" is evolving with new innovations and techniques to protect environmental sustainability, embodied by corporate social responsibility, green manufacturing, waste reduction, recycling and manufacturing of sustainable supply chains and environmentally friendly supply chains. To reduce the use of plastic packaging, the industrial world is turning to green packaging. The eco-friendly packaging that was the subject of the study was a cellulose-based polymer made from cellulose, a major component in plant tissue. Coffee pulp has a high hydrated cellulose microfibrils with a unique morphology using certain chemical treatments. The content of this cellulose can be used as environmentally friendly packaging paper that will be used as packaging of processed coffee products. The method used in this study is by chemical means to remove the lignin content on the coffee skin as well as mechanical methods in the manufacturing process. In this study conducted four (4) experimental scenarios to produce a strong coffee skin packaging and have smooth fiber. From the experiment it was obtained that the packaging with a coffee skin proportion of 33.33% and 66.67% used paper waste had the highest tensile strength with a maximum load that could be held 94.2183 N and a maximum length increase of 11.0262 mm due to finer and denser scrap paper waste fibers binding together to fill the gaps of used paper fibers that had hollowed out adhesive. This ratio also shows good resistance when made into coffee product packaging so that the packaging used becomes environmentally friendly packaging by utilizing coffee waste itself, to produce pulp from coffee skin which is further used as raw material for making coffee packaging.
KARAKTERISTIK DYE-SENSITIZED SOLAR CELL (DSCC) DARI EKSTRAK SARI BUAH NAGA (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) SEBAGAI PEWARNA ORGANIK Masbin Dahlan; Jufri
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 1 No 01 (2022): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v1i01.147

Abstract

Energi berbasis sinar matahari merupakan salah satu energi yang sedang berkembang dewasa ini. Salah satu penggunaan energi berbasis matahari adalah penggunaan dalam perubahan energi cahaya menjadi tenaga yaitu dengan sel berbasis matahari. Sel berbasis matahari sendiri adalah salah satu energi elektif yang mencoba mengubah energi berorientasi matahari menjadi energi listrik. Dye Sensitized Solar Cell (DSCC) merupakan salah satu jenis solar oriented cell yang akan digunakan dalam penelitian ini. Membuat sel berbasis sinar matahari yang diasah semacam ini cukup sederhana dan tidak membutuhkan biaya yang mahal. Upaya untuk bekerja pada efektivitas DSSC akan dilanjutkan. Selanjutnya dalam penelitian ini akan direncanakan konsentrat antosianin produk organic untuk warna normal sebagai sensitizer pada DSSC. Demikian pula, dampak dari bagian volume konstruksi permata TiO2 juga akan dipertimbangkan. Perakitan FTO (flourine-doped tin oxide) juga diharapkan dapat menggantikan kapasitas ITO (indium tin oxide) karena proses perakitan yang dasar dan biaya yang umumnya minimal. Pendahuluan timah klorida dengan doping fluor melalui proses pelapisan dengan prosedur pirolisis pancuran dapat dianggap sebagai lompatan maju lain dalam desain perangkat sel surya bertenaga matahari yang dipertajam dengan warna. Motivasi di balik penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat-sifat lapisan susunan Timah (II) Klorida pada kaca konduktif, untuk menghasilkan energi listrik dengan memanfaatkan sel berbasis matahari dan untuk mengetahui sifat-sifat sel berorientasi matahari menggunakan susunan Timah (II) Klorida dengan naungan normal.
PENGARUH KADAR AIR SEKAM PADI TERHADAP EFESIENSI PEMBAKARAN KOMPOR GASIFIKASI Masbin Dahlan; Hariyanto
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 1 No 01 (2022): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v1i01.148

Abstract

Efesiensi pembakaran adalah perkiraan dalam laju seberapa baik sebuah alat/kompor reaktor mengkonsumsi bahan bakar tertentu. Efektivitas penyalaan yang sempurna (100 persen) akan memisahkan semua energi yang tersedia dalam bahan bakar. Meskipun demikian, produktivitas pengapian 100 persen tidak dapat dicapai semuanya sama. Proses pengapian yang berbeda menghasilkan efisiensi pembakaran dari 0% hingga 95+%. Perhitungan efektivitas pengapian mengharapkan pembakaran bahan bakar total dan tergantung pada beberapa faktor, misalnya, kandungan kelembaban. Sekam padi sebagai bahan bakar kompor gasifikasi tentunya memiliki kandungan air di dalamnya yang dapat mempengaruhi kemampuan konsumsi kompor gasifikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan efektivitas pembakaran oven gasifikasi yang dibuat dari sekam padi dengan kadar air tertentu. Pendekatan pengujiannya adalah sebagai penelitian uji, khususnya pemeriksaan kadar air yang digunakan adalah strategi kompor udara (SNI 01-2891-1992) dengan menggunakan aturan pengeringan contoh dalam air broiler pada suhu 100-1050C sampai bobot tetap. diperoleh, yang kemudian dari hasil yang diperoleh akan digunakan sebagai acuan untuk pengujian tambahan, sedangkan untuk bahan arang, serpihan, dan karbon tetap, sekam padi dikeringkan terus-menerus dan suhu dibiarkan terus mengembang sampai sekam berubah menjadi arang dan kemudian berubah menjadi puing- puing. Dari pemeriksaan yang telah dilakukan diketahui bahwa kadar air, K = 10,2 % volitel matter, VM = 22,49 % Kadar abu = 37,19 % Fixed Carbon = 49,48 %.
FABRIKASI MATERIALAISI 4140 UNTUK PEMBUATAN BUSHING PADA DRAGBAR MESIN CRUSHER Masbin Dahlan; Ilmawan Suryapradana
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 2 No 01 (2023): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v2i01.278

Abstract

AISI 4140 material is low-alloy steel that is widely used in its applications, which can be seen in automotive axle components. Based on these applications, it can be seen that AISI 4140 material is widely used in components that require high durability and hardness. The use of AISI 4140 in the mining industry is as a sleeve for the crusher unit drawbar. The sleeve material must go through a production process in the form of turning until it reaches the required dimensions. Case components must be durable and strong (with a long life) so that they do not hinder the production process in a company such as a coal company. Planning and using equipment and choosing the right materials can minimize production costs and speed up processes. This method can save production costs because it can reduce the 800 bushels per year needed in the mining area. This study aims to determine the factors that affect the performance of the case to increase the work efficiency of the crushing unit and reduce downtime due to damage to the case.
STUDI KARAKTERISTIK KETAHANAN RANGKA PADA MESIN PEMOTONG DAN PENGUPAS BUAH NANAS Masbin Dahlan
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 2 No 01 (2023): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v2i01.279

Abstract

The maximum stress theory states that failure occurs when the maximum principal stress in a component reaches the maximum stress value at the yield point. This theory is used to predict the failure of brittle materials. However, in an elastic body that is subjected to a three-dimensional load, complex stresses are created where each point of the body has stresses acting in different directions. Pineapple fruit cutting and peeling machines certainly have a power amount that can cause the resistance of the machine frame to be disrupted during operation. The purpose of this study is to design the frame of the pineapple cutting and peeling machine so that it is able to withstand the workload and the durability of the frame can be maintained, such as by making the design of the frame structure, assigning materials, determining constraints and loading, and other things that are deemed necessary in fulfilling the research objectives. This study uses experimental methods and literature. The literature method consists of the researcher using supporting theory from previous studies in such a way that the research is important from the point of view of the person being studied. The experimental method consists of researchers conducting direct experiments by designing research tools. The frame structure of this pineapple peeling and cutting machine has a length of 1000 mm, a width of 662 mm, and a height of 1000 mm. At the same time, the machine body is 400 mm long, 370 mm wide, and 2000 mm high. Holocron is used as the body material, with a thickness of 3 mm, specified at the time of modeling for each part to be manufactured.
ANALISIS KINERJA TURBIN AIR TIPE ARUS ATAS DENGAN VARIASI 8 (DELAPAN) SUDU LENGKUNG Gerard Antonini Duma; Luther Sule; Masbin Dahlan
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 2 No 01 (2023): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v2i01.286

Abstract

Energi listrik sudah seharusnya menjadi kebutuhan pokok manusia karena modernisasi peradaban dunia membawa manfaat yang mempermudah pekerjaan. Namun permasalahannya populasi manusia semakin hari semakin meningkat, jika kebutuhan energi listrik juga semakin meningkat maka diperlukan terobosan baru untuk meningkatkan energi listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pembangkit listrik bertenaga air, menjadi salah satu energi yang dapat di manfaatkan, mengingat potensi air di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan sendiri sangat mempuni. Tujuan dari penelitian ini adalah untu menganalisis kinerja daya turbin air arus atas menggunakan 8 sudu lengkung dengan variasi pembebanan dan debit. Metoda yang digunakan pada penelitian ini adalah studi kepustakaan (Library Research) dan studi Lapangan (Field Research) dan tahapannya adalah bah alat eksperimental menjadi objek penelitian yang dapat ditindaklanjuti, pengambilan data dilakukan langsung di laboratorium, menyiapkan data dan mendiskusikan hasil penelitian, serta menarik kesimpulan dari hasil pengolahan data dan pembahasan. Karakteristik kinerja turbin air arus atas 8 (delapan) sudu lengkung pada variasi pembebanan dan debit menghasilkan nilai yang tertinggi pada pembukaan katup 100% di pembebanan 2 kg. Daya turbin air maksimum dihasilkan pada pembukaan katup 100% dengan beban 2 kg yang dihasilkan sebesar 8,1937 watt.
Analisis Nilai Kalor Pada Empat Sisi Dinding Kompor Biomassa Muh Firdan Nurdin; Hadi Santoso; Masbin Dahlan
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 2 No 01 (2023): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v2i01.345

Abstract

Biomass stove is one of the technologies for utilizing biomass for cooking purposes in the household sector. The commonly used biomass in biomass stoves is meranti wood which is used as fuel in this study. This study aims to analyze the heatloss on the sides of the biomass stove (left, right, front and rear). Tests were carried out using three water volume variations about 1 liter, 1.5 liter and 2 liter. The results of this study indicate that the maximum heat is 16.2 kCal on the front side of the stove for a 2 liter water volume, while the minimum heat is 5.8 kCal on the back side of the stove for 1 liter water volume.
ANALISIS KINERJA KINCIR AIR SAVONIUS POROS VERTIKAL DENGAN EMPAT SUDU BERSUSUN PADA BEBERAPA VARIASI DEBIT Gerard Antonini Duma; Luther Sule; Masbin Dahlan
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 2 No 02 (2023): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v2i02.491

Abstract

Kincir jenis ini banyak digunakan pada aliran sungai dengan kecepatan rendah, tinggi potensial rendah, dan kincir jenis ini mampu memperoleh koefisien daya yang cukup tinggi pada kondisi tersebut. Bagian sudu cekung yang menghadap ke arah air akan menangkap air dan memaksa sudu berputar pada porosnya dan bagian sudu cembung yang terdorong oleh aliran fluida juga menyebabkan sudu ikut berputar meskipun ada beban yang ditimbulkan oleh bagian cembung saat terdorong oleh aliran fluida. Performa terbaik diperoleh dari kincir air savonius empat sudu bertingkat, yaitu pada debit 1 dengan daya kincir 1,109 watt dan efisiensi kincir 14,45 % pada pembebanan 1,5 kg. Kemudian pada debit 2 dengan daya kincir 1,663 watt dan efisiensi kincir 10,49% pada pembebanan 1,5 kg. Kemudian pada debit 3 dengan daya kincir 2,149 watt memiliki efisiensi kincir terkecil yaitu 7,68% pada pembebanan 1,5 kg.
Sosialisasi Penerapan Kompor Briket Arang Sekam Padi Pada IKM Penggilingan Gabah di Kab. Gowa Masbin Dahlan; Windi Mudriadi; Ismayati Sutisna Azis; Achmad Qodim Syafaatullah
Journal of Community Services in Sustainability Vol. 1 No. 2 (2023): Journal of Community Services in Sustainability
Publisher : Politeknik STMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52330/jocss.v1i2.190

Abstract

Limbah sekam padi yang dihasilkan dari proses penggilingan gabah seringkali menimbulkan masalah lingkungan, karena biasanya hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak, disimpan, atau bahkan dibuang begitu saja. Namun, limbah sekam padi sebenarnya memiliki potensi untuk diubah menjadi bahan bakar yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan alternatif solusi terhadap permasalahan ini dengan mengkonversi limbah sekam padi menjadi bahan bakar yang dapat digunakan, terutama melalui briket arang sekam padi, dan penggunaan kompor briket. Kegiatan ini ditujukan kepada pemilik, pekerja, dan masyarakat sekitar PT Talasalapang Agro, khususnya di Desa Gangang Baku, Dusun Bilampang Tanah Karaeng, Manuju Kabupaten Gowa. Pendekatan kegiatan ini melibatkan interaksi dengan staf dan karyawan perusahaan serta memberikan pengetahuan tentang cara membuat kompor briket arang beserta briketnya dan manfaat yang dapat diperoleh dari pengelolaan limbah sekam padi ini. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah pemahaman yang lebih baik oleh staf dan karyawan tentang pentingnya penggunaan limbah sekam padi sebagai sumber energi alternatif, serta pemahaman tentang cara penggunaan kompor briket dan pembuatan briket arang dari sekam padi. Mitra dari kegiatan ini berharap agar program ini dapat berlanjut dan berkembang, bahkan menuju pengembangan kompor briket arang dalam skala yang lebih besar.