Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Briket Dari Arang Pelepah Nipah Menggunakan Perekat Putih Telur Ayam Hybrid Mustafa; Firman; Muh. Taufik Syam
Majalah Teknik Industri Vol 29 No 2 (2021): Majalah Teknik Industri Desember 2021
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nipah termasuk tanaman dari suku Palmae, tumbuh di sepanjang sungai yang terpengaruh pasang surut air laut. Tumbuhan ini dikelompokkan kedalam hutan mangrove. Nipah juga merupakan sumber pangan dan energi, namun belum banyak dipublikasikan mengenai potensi maupun pemanfaatannya. Salah satu potensi dari pohon nipah dengan memanfaatkan daunnya adalah pelepah nipah yang dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif yaitu briket. Dasar utama pemilihan bahan baku karena ketersediannya cukup banyak di Indonesia khususnya di provinsi Kalimantan Timur berdasarkan data statistik komoditas nipah terbitan BPS Perkebunan 2020 luas hutan mangrove mencapai 244.437,37 ha. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi tekanan dan variasi kandungan bahan perekat terhadap nilai kalor dan karakteristik briket yang dihasilkan. Penelitian ini dimulai dengan pengeringan bahan baku selama 3 hari selanjutnya melakukan proses karbonisasi bahan baku dengan suhu 550°C, setelah itu arang hasil karbonisasi dihaluskan lalu dilakukan pengayakan sampai ukuran 100 mesh, selanjutnya dicampurkan dengan bahan perekat yaitu putih telur ayam hybrid dan dicetak menggunakan alat press sehingga diperoleh hasil briket dan dilakukan Analisa proksimat dan nilai kalor. Hasil penelitian terbaik diperoleh pada konsentrasi perekat 15% dengan tekanan 18 kg/cm2. Dengan karakteristik nilai kalor 4446 kal/g, kadar air 2,02 %, kadar abu 10,10 % dan zat terbang 32,78 %.
Pengaruh Aktivator HCl, H3PO4, NH4Cl Terhadap Kualitas Karbon Aktif Dari Tempurung Kelapa Mustafa; Firman; Sirajuddin; Wahyudi; Muh.Amin
Majalah Teknik Industri Vol 31 No 1 (2023): Majalah Teknik Industri
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/majalahteknikindustri.v31i1.669

Abstract

Karbon aktif merupakan bahan kimia yang sangat banyak digunakan dalam industri baik dalam proses adsorpsi maupun purifikasi. Salah satu bahan baku karbon aktif ialah tempurung kelapa. Produksi buah kelapa di Kalimantan Timur yaitu 36850 kg/hari, dengan berat tempurung kelapa berkisar 15 – 19 % dari buah kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk membuat karbon aktif sesuai dengan SNI No. 06-3730-1995.Preparasi tempurung kelapa dilakukan dengan pencucian dan pengeringan. Proses karbonisasi dilakukan menggunakan drum pembakaran selama 2 jam dengan suhu 325 oC. Hasil karbonisasi tersebut dihaluskan dan disaring dengan ayakan 100 mesh. Karbon yang telah dihaluskan dilanjutlkan dengan proses aktivasi kimia dengan cara perendaman dalam larutan HCl, H3PO4, NH4Cl dengan masing-masing variasi 0.5, 2, 4, 6, dan 8 M, dalam wadah tertutup selama 24 jam. Kemudian karbon dilanjutkan ke tahap aktivasi fisika dengan temperatur 750 oC selama 2 jam didalam tube furnace. Hasil analisa karbon aktif yang terdiri dari kadar air, abu, bagian yang hilang pada pemanasan 950 oC, daya serap iod telah memenuhi SNI NO. 06-3730-1995.