Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Jenis Kelamin, Riwayat Alergi, dan Personal Hygiene dengan Kejadian Dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Passi Barat Dalia Novitasari; Hairil Akbar; Agung Sutriyawan; Riswan; Herlina Magdalena
JURNAL KEPERAWATAN CIKINI Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan Cikini
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN CIKINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55644/jkc.v4i1.104

Abstract

Latar Belakang: Dermatitis saat ini masih menjadi masalah kesehatan bagi masyarakat di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Data epidemiologi di Indonesia tahun 2017 memperlihatkan bahwa 97% dari 389 kasus penyakit kulit adalah dermatitis kontak, sebanyak 66,3% dari kasus tersebut adalah dermatitis kontak iritan dan 33,7% adalah dermatitis kontak alergi. Berdasarkan data di Puskesmas Passi Barat tahun 2022 penyakit dermatitis merupakan penyakit dengan jumlah penderita tertinggi di urutan ke-5 pada tahun 2022 yaitu sebanyak 162 orang. Tujuan: Menganalisis hubungan jenis kelamin, riwayat alergi dan personal hygiene dengan kejadian dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Passi Barat. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional.  Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien yang berkunjung di Puskesmas Passi Barat dan jumlah sampel sebanyak 50 responden. Tehnik pengambilan sampel yaitu simple random sampling menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa personal hygiene (r value=0,000) berhubungan dengan kejadian dermatitis, sedangkan jenis kelamin (r value=0,082) dan riwayat alergi (r value=0,181) tidak berhubungan dengan kejadian dermatitis. Simpulan: Terdapat hubungan personal hygiene dengan kejadian dermatitis sedangkan jenis kelamin dan riwayat alergi tidak berhubungan dengan kejadian dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Passi Barat. Perlu adanya penyuluhan atau sosialisasi mengenai pentingnya menjaga PHBS dan penyebab dermatitis sehingga masyarakat dapat terhindar dari kejadian dermatitis
Literatur Riview : DAMPAK DAN EVALUASI PESERTA ASURANSI KESEHATAN Hasnah Taureng; Nismawati Natsir; Rahma Sri; Riswan
Public Health And Medicine Journal Vol. 2 No. 1 (2024): PAMA Edisi Februari 2024
Publisher : ILRSCentre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59583/pama.v2i1.127

Abstract

Kehidupan manusia selalu dihadapkan pada ketidakpastian yang dapat menyebabkan kerugian finansial di masa depan, yang sering disebut sebagai risiko. Asuransi merupakan metode untuk mengelola risiko tersebut. Artikel ini membahas pentingnya asuransi, khususnya BPJS Kesehatan di Indonesia, dalam membantu masyarakat menghadapi risiko kesehatan. Penelitian ini juga mengeksplorasi proses pendaftaran dan penggunaan asuransi kesehatan serta dampaknya terhadap beban biaya kesehatan masyarakat
Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Pendekatan Six Sigma dalam Menurunkan Angka Kesalahan Medik Latifah; Rini Herdiani; Riswan; Devin Mahendika; Musiana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7235

Abstract

Kesalahan medik (medical error) merupakan salah satu isu krusial dalam mutu pelayanan kesehatan yang berdampak pada keselamatan pasien. Upaya peningkatan mutu layanan memerlukan pendekatan sistematis, salah satunya melalui metode Six Sigma yang menekankan pengendalian variasi proses dan perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan manajemen mutu pelayanan kesehatan dengan pendekatan Six Sigma dalam menurunkan angka kesalahan medik. Metode penelitian menggunakan desain literature review sistematis terhadap 25 artikel nasional dan internasional yang relevan (2015–2024). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan Six Sigma pada proses pelayanan klinis, manajemen obat, serta dokumentasi medis mampu menurunkan tingkat kesalahan medik hingga 40–70% pada beberapa fasilitas kesehatan. Pendekatan Define, Measure, Analyze, Improve, and Control (DMAIC) terbukti efektif dalam mengidentifikasi akar masalah, mengurangi variasi prosedur, serta meningkatkan kepatuhan terhadap standar operasional. Disimpulkan bahwa Six Sigma berperan signifikan dalam meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Saran bagi manajemen rumah sakit adalah mengintegrasikan Six Sigma ke dalam kebijakan mutu pelayanan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh tenaga kesehatan.
ANALISIS FAMILY EMPOWERMENT DALAM PENANGANAN SPEECH DELAY PADA ANAK DI RSUP DR WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR Riswan; Hanafi K
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 11 No. 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar Belakang: Speech delay adalah gangguan perkembangan yang membuat anak terlambat dalam kemampuan komunikasi verbal dibandingkan usianya. Kondisi ini sering dipengaruhi oleh kurangnya stimulasi dan tingginya paparan screen time, sehingga anak kesulitan berbicara jelas, memahami bahasa, dan menyusun kata. Speech delay dapat berdampak jangka panjang pada kesehatan mental, sosial, dan akademik. Secara global, sekitar 5–10% anak prasekolah mengalaminya, dengan angka di Indonesia diperkirakan 5–20% dan bervariasi tergantung berbagai faktor. Tujuan : Untuk mengurai akar masalah penyebab speech delay pada anak di Kota Makassar, mencari faktor pendukung dan penghambat yang dirasakan keluarga dengan menggunakan pendekatan family empowerment dalam penanganan speech delay pada anak, bagaimana hasil intervensi menggunakan pendekatan family empowerment melalui edukasi dan pelatihan terapi wicara, menganalisis perkembangan anak speech delay sebelum dan setelah intervensi melalui pendekatan family empowermen, bagaimana merancang model Problem solving menggunakan pendekatan family empowerment dalam penanganan speech delay pada anak di Kota Makassar Metodologi; Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mixed Method Exploratory, yakni metode yang pada tahap awal penelitian menggunakan metode kualitatif dan tahap berikutnya menggunakan metode kuantitatif. Pencampuran data kedua metode bersifat connecting (menyambung) antara hasil penelitian pertama dan berikutnya Hasil: Penelitian ini bertujuan untuk untuk merancang Recommended Model Problem solving menggunakan pendekatan Family empowerment dalam penanganan speech delay pada anak di Kota Makassar. Kesimpulan : Penelitian ini dapat mengetahui penanganan perkembangan permasalahan speech delay pada anak melalui analisis akar masalah dan faktor pendukung penghambat berdasarkan pendekatan dukungan keluarga menggunakan metode Participation Action Riset (PAR) dapat diterapkan baik dikalangan keluarga sendiri maupun di pelayanan kesehatan serta memberikan wawasan tentang pendekatan terapi atau intervensi yang efektif dalam membantu anak-anak mengatasi keterlambatan bicara, merancang program intervensi yang lebih efektif baik dalam bentuk terapi wicara, intervensi keluarga, atau metode pendukung lainnya.