Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Upaya Peningkatan Harga Diri Rendah Dengan Terapi Aktivitas Kelompok (Stimulasi Persepsi) di Ruang Asoka (Sub Akut Laki) RSKD Provinsi Maluku Tuasikal, Hani; Siauta, Moomina; Embuai, Selpina
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol. 2 No. 4 (Oktober, 2019)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.546 KB) | DOI: 10.33368/woh.v0i0.210

Abstract

Low self-esteem is a condition where an individual experiences negative self-evaluation of his abilities. Giving TAK effective stimulation of perception supported by the environment where the therapy is given, and willingness to participate in activities, it is expected to overcome low self-esteem can also perceive what is described properly and appropriate. Purpose: to apply mental nursing care to tn. y with low self-esteem in an effort to increase self-esteem with group activity therapy. Research methods: descriptive research methods with case studies. Research Results: Based on the results of the study, there was no gap between the theory and the results of the study. Conclusion: Group Activity Therapy (Stimulation of Perception) can increase the client's self-esteem.
GAMBARAN PENGETAHUAN KELUARGA TERHADAP ANGGOTA KELUARGA DENGAN TUBERKULOSIS (TBC) DI PUSKESMAS LORULUN KABUPATEN KEPULAUAN TANIMBAR Putuhena, Alberthina L; Embuai, Yowan; Embuai, Selpina
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 4, No 3 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v4i3.971

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di tingkat global, nasional, regional maupun lokal. Tuberkulosis masih menjadi salah satu penyakit menular yang menyebabkan angka kesakitan dan kematian yang tertinggi dengan menjadi 10 penyakit mematikan di dunia. Tuberkulosis (TBC) paru merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru dan hampir seluruh organ tubuh lainnya. Untuk Kabupaten Kepulauan Tanimbar Tahun 2014-2016, jumlah kasus tuberkulosis (TBC) Tahun 2014 Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebanyak 153 kasus, Tahun 2015 sebanyak 130 kasus, dan pada Tahun 2016 ada peningkatan kasus yaitu sebesar 173 kasus. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Gambaran Pengetahuan, Keluarga Terhadap Anggota Keluarga Dengan Tuberkulosis (TBC) Di Wilayah Kerja Puskesmas Lorulun Kecamatan Wertambrian Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Metode penelitian ini menggunakan deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah anggota keluarga yang salah satu anggota keluarganya terinfeksi TBC yang berada pada Desa Lorulun di wilayah kerja Puskesmas Lorulun Kecamatan Wertambrian Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penegetahuan keluarga tentang TBC belum baik. Saran peneliti bagi keluarga agar dapat memahami tentang penyakit ,sehingga keluarga dapat bersikap dan memandang baik kepada penderita.Kata Kunci : Pengetahuan Keluarga Terhadap Tuberkulosisi (TBC), Kepulauan Tanimbar 
PENGARUH SENAM KAKI TERHADAP STATUS NEUROPATI PASIEN DIABETES MELITUS Embuai, selpina
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol. 16 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik
Publisher : Departement of Nursing, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Bandar Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkep.v16i2.3100

Abstract

Diabetes mellitus adalah penyakit kronik yang dapat ditangani dengan mengendalikan dan mencegah terjadinya komplikasi. Desain penelitian adalah quasy experiment (pre-post test with control design). Penelitian ini terdiri dari 2 kelompok yaitu perlakukan dan kontrol  dengan masing-masing responden sebanyak 40. Teknik sampling dengan consecutive sampling. Instrumen yang digunakan monofilament 10 g neuropathy diabetic test jenis Semmes-Weinstein monofilament dan Garpu tala 128 Hz. Analisis yang digunakan adalah McNemar dan Mann Whitney.Hasil penelitian menunjukan bahwa senam kaki terbukti berpengaruh terhadap perubahan status neuropati perifer dibuktikan dengan hasil penilaian neuropati perifer menggunakan monofilament dan garpu tala memiliki signifikansi kurang dari α (0.000 < 0.05).
Strategi Meningkatkan Kualitas Peran Ibu dalam Penanggulangan Wabah Menuju Keluarga Tangguh di Maluku Tengah Provinsi Maluku Lawalata, Cornelly M. A; Embuai, Selpina; Laisila, Maya
KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2023): KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/kambotivol4issue1page1-12

Abstract

Peran perempuan atau seorang ibu, sangatlah penting dalam membangun peradaban, membangun sebuah ketahanan keluarga di masyarakat, peran ibu sebagai pilar utama dalam mengasuh, mendidik, pendorong, dan mengawasi anak agar dapat tumbuh dan berkembang sebagai generasi bangsa yang unggul mampu bertahan dalam setiap persoalan termasuk sakit penyakit yang bisa saja dialami. Dari identifikasi Masalah, bahwa wabah malaria disamping diare dan order epidemic dan no epidemic ada 170 kasus, yang tersebar di Maluku Tengah dengan demikian, kondisi pra dan pasca pencegahan haruslah lebih diwaspadai, terlebih dimulai dari keluarga, sehingga diharapkan peran ibu menjadi ujung tombak terpeliharanya ketahanan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan strategi meningkatkan kualitas peran ibu terhadap penanggulangan wabah menuju keluarga Tangguh di Maluku Tengah Provinsi Maluku, metode penelitian deskriptif kuantitaf yang dipakai untuk mengkaji masalah yang diteliti, dengan mengidentifikasi peran ibu, dan melakukan pemetaan terhadap faktor pendukung dan faktor penghambat peran ibu dalam penanggulangan wabah. Mengingat sampel adalah homogen sehingga secara purposive, pengambilan sampel 3 dari 18 kecamatan dengan menetapkan 39 responden ibu yang memiliki anak pernah terjangkit wabah, serta organisasi perempuan sebagai partisipasi menekan angka wabah. Hasil penelitian menggambarkan bahwa strategi meningkatkan kualitas peran ibu terhadap penanggulangan wabah, bahwa peran ibu yang dapat diidentifikasi yaitu ibu sebagai pengasuh, ibu sebagai pendidik, ibu sebagai pendorong, dan ibu sebagai pengawas masih berkategori rendah, dan dapat di pengaruhi oleh faktor penghambat dan faktor penunjang peran ibu dalam meningkatkan kualitas peran ibu terhadap penanggulangan wabah.
Peran Pengetahuan, Sikap, dan Pengawasan Orang Tua dalam Mengatasi Insomnia pada Remaja Akibat Kecanduan Game Online Embuai, Yowan; Embuai, Selpina; Djurumana, Yohana; Soakakone, Minnalia
KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): KAMBOTI: Jurnal Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/kambotivol5issue2page64-71

Abstract

This study investigates the relationship between online gaming behavior and the incidence of insomnia among students at SMA Negeri 22 Seram Bagian Barat. The rapid development of technology and internet accessibility has led to the increasing popularity of online games, especially among teenagers. While online gaming can serve as an enjoyable and beneficial pastime, prolonged exposure can lead to addiction, causing negative impacts on physical and mental health, particularly sleep disturbances such as insomnia. This research uses a cross-sectional analytic design with 118 students as participants, and data were collected using questionnaires. The study explores how knowledge, attitudes, and parental involvement influence online gaming behavior and insomnia. Statistical analysis using Chi-Square tests revealed significant relationships between both knowledge and attitudes toward gaming and insomnia, while no significant relationship was found between parental involvement and insomnia. The findings suggest that while students are aware of the negative effects of excessive gaming, their behavior is often influenced by peer interactions, leading to disrupted sleep patterns. It is recommended that schools, parents, and communities collaborate to educate teenagers on managing gaming time and maintaining a healthy sleep routine. This study also highlights the need for further research with a broader sample and the inclusion of other factors, such as social media use and academic stress, to provide a more comprehensive understanding of the factors influencing teenage insomnia.