Ponidi Ponidi
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI BELAJAR DARI COVID-19: PENTINGNYA PENDIDIKAN BAGI PEREMPUAN KHUSUSNYA IBU-IBU PKH DIPEKON BUMI RATU Dwi Puastuti; Ponidi Ponidi; Farhan Mubarok Lubis
Jurnal Pema Tarbiyah Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/pema.v2i1.2463

Abstract

Pendidikan adalah hal yang sangat dibutuhkan bagi kehidupan manusia, sebab pendidikan membantu kita untuk beraktifitas dan menjalankan kehidupan dengan baik. Terutama pendidikan bagi perempuan khususnya ibu-ibu di Pekon Buiratu,  karena masalah yang ada sekarang perempuan hanya pantas didapur, sumur dan kasur, namun pendapat itu hanyalah ditinjau peran perempuan dalam kedudukan keluarga. Perempuan sangat dibutuhkan untuk mendidik anak-anaknya kelak. Karena perempuan kelak akan menjadi seorang ibu dan ibu merupakan madrasah utama bagi anak-anaknya. Dengan adanya pendidikan bagi wanita diharapkan dapat menghasilkan wanita-wanita yang cerdas, memiliki ilmu pengetahuan yang mumpuni dan sehat sehingga dapat memanfaatkan kemampuannya bagi keluarga, masyarakat dan bagi dirinya sendiri.
BUILDING SELF-EFFICACY FOR REPRODUCTIVE HEALTH AMONG INDONESIAN MIGRANT WORKERS' CHILDREN IN MALAYSIA: AN ASSET-BASED, GAME-SUPPORTED COMMUNITY PROGRAMME Ponidi Ponidi; Tika Dewi; Apriliani Apriliani; Rani Suraya; Prima Yanti Siregar; Muhammad Rezebri; Putra Apriadi Siregar
Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies Vol 7, No 1 (2026): Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies (JGSIMS)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jgsims.v7i1.26519

Abstract

Background: Indonesian migrant workers' children in Malaysia face restricted access to formal schooling and reproductive-health (SRH) information. Objective: To design and implement a community-based SRH programme that builds children's self-efficacy using an Asset-Based Community Development (ABCD) approach supported by educational gaming. Methods: A community programme at El Shaddai Learning Centre (Kuala Lumpur) engaged 30 children (7-14 years). The ABCD cycle (discover-dream-design-deliver) informed asset mapping, shared visioning, co-designed content, and delivery/evaluation. The intervention comprised age-appropriate interactive talks and a cause-and-effect “snakes-and-ladders” board game. Formative and summative assessments (structured observation, brief oral quizzes) captured SRH understanding and early self-efficacy indicators. Results: Relative to baseline, participants demonstrated improved ability to define SRH, identify age-appropriate protective behaviours, and articulate consequences of risky choices. Early self-efficacy signals (e.g., refusal of unsafe invitations; concrete steps to maintain personal boundaries) were evident during group work and gameplay. Conclusions: An ABCD-anchored, game-supported format is feasible and acceptable in migrant settings. Sustainability should leverage peer-education, youth-friendly referrals, and light process indicators for ongoing monitoring.