Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Siswa Melalui Pelatihan Excel Dalam Mengolah Data Untuk Persiapan Kerja Dan Kuliah KH, Musliadi.; Ismail, Asriani; Rambega, Ulfa Laela; Kaharuddin, Kaharuddin
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5270

Abstract

SMA Maitreyawira Batam merupakan salah satu sekolah swasta yang mengasuh tiga jurusan dan salah satunya adalah jurusan Bahasa. Sekolah tersebut menggunakan kurikulum merdeka, sehingga pada jurusan Bahasa tidak terdapat mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi sehingga siswanya tidak pernah belajar atau menggunakan teknologi seperti Microsoft Excel. Seiring perkembangan zaman perkembangan teknologi juga mengalami kemajuan yang begitu cepat, sehingga diperlukan kemampuan dan keterampilan dalam menggunakan teknologi seperti Microsoft Excel dalam mengolah data. Pelatihan peningkatan kompetensi ini bertujuan untuk memberikan keterampilan tambahan pada siswa jurusan Bahasa dalam menghadapi dunia kerja setelah lulus sekolah. Metode yang digunakan pada pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif dan komunikasi secara individual dengan evaluasi akhir tes dan kuesioner skala likert dengan teknik analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan pada tahap pertama diperoleh suasana belajar di kelas tergolong kuat dengan rata-rata kepuasan siswa sebesar 71,20% dimanah siswa memberikan tanggapan positif mengenai suasana kelas, sumber daya pembelajaran, dan metode pengajaran. Sedangkan pada hasil evaluasi kedua hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan rata-rata kepuasan siswa mencapai 82,00% pada aspek kejelasan dan kegunaan materi, metode belajar, dan kegiatan diskusi, yang berada dalam kriteria sangat kuat. Nilai yang diperoleh oleh siswa saat mengerjakan soal latihan evaluasi yang diberikan berada pada nilai rata-rata sebesar 96,65, yang artinya semua siswa paham dan mampu mengolah data sebagai persiapan dalam menghadapi dunia kerja setelah lulus sekolah
DIAGNOSING ANDROID-BASED VIRUS INFECTIONS IN CHILDREN USING NAIVE BAYES KH, Musliadi; Kaharuddin, Kaharuddin; Syafrinal, Ilwan
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 11, No 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v11i2.3685

Abstract

Abstract: Infectious diseases are one of the most common health problems in children because they have immature immune systems. Children are more susceptible to infections caused by bacteria, viruses, fungi, and protozoa. Some common infectious diseases in children include fever, acute respiratory infections (ARI), pneumonia, acute gastroenteritis (GAE), measles, chickenpox, and diphtheria. The limited number of pediatricians and the difficulty of accessing health facilities in remote areas hinder children's health services. To overcome this, an Android-based expert system is needed using the Naïve Bayes method to help diagnose infectious diseases in children earlier. The research method used is the Software Development Life Cycle (SDLC), where Black Box is used for internal testing, and PSSUQ is used to measure user satisfaction. The data set used was 1320 taken from a local hospital. The test results show that all the main features work as expected without any errors. The implementation of the system in diagnosing diseases went well and based on end-user feedback from 74 respondents, the system obtained a user satisfaction score of 6.40, where users felt that the system was easy to use, efficient, and provided clear and useful information. Keywords: expert system; infectious disease; naïve bayes; PSSUQ; SDLC  Abstrak: Penyakit menular merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling umum terjadi pada anak-anak karena mereka memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum matang. Anak-anak lebih rentan terhadap infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, dan protozoa. Beberapa penyakit infeksi yang umum terjadi pada anak-anak antara lain demam, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), pneumonia, gastroenteritis akut (GEA), campak, cacar air, dan difteri. Keterbatasan jumlah dokter spesialis anak dan sulitnya akses ke fasilitas kesehatan di daerah terpencil, menjadi kendala pada pelayanan kesehatan anak. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan sistem pakar berbasis Android menggunakan metode Naïve Bayes untuk membantu mendiagnosis penyakit infeksi pada anak-anak lebih dini. Metode penelitian yang digunakan adalah Software Development Life Cycle (SDLC), di mana Black Box untuk pengujian internal, dan PSSUQ untuk mengukur kepuasan pengguna. Data set yang digunakan adalah 1320 yang diambil dari rumah sakit setempat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur utama berjalan sesuai harapan tanpa kesalahan. Implementasi sistem dalam mendiagnosa penyakit berjalan dengan baik dan berdasarkan umpan balik pengguna akhir dari 74 responden, sistem memperoleh skor kepuasan pengguna sebesar 6,40, di mana pengguna merasa sistem ini mudah digunakan, efisien, serta menyediakan informasi yang jelas dan bermanfaat. Kata kunci: naïve bayes; penyakit menular; PSSUQ; SDLC; sistem pakar
Sosialisasi Internet of Things dan Multimedia Sebagai Peluang Karir di Bidang Teknologi KH, Musliadi; Kaharuddin, Kaharuddin; Mursalim, Muhammad Khaerul Naim
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.6632

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah membuka berbagai peluang karier baru, khususnya di bidang Internet of Things (IoT) dan multimedia. Namun, kurangnya pemahaman generasi muda terhadap potensi karier di bidang tersebut menjadi kendala dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap era digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai konsep dasar, penerapan, serta peluang karier dalam bidang IoT dan multimedia kepada siswa di salah satu SMK Swasta di kota Batam sehingga mereka berminat untuk melanjutkan studi dengan mengambil jurusan komputer. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah interaktif, demonstrasi teknologi, dan diskusi kelompok untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek yang diukur. Berdasarkan angket (kuesioner) dengan menggunakan penilaian skala Likert 5, di mana rata-rata skor pemahaman tentang IoT dari angket yang diberikan meningkat dari 2,1 menjadi 4,2, pemahaman multimedia dari 2,5 menjadi 4,4, minat terhadap karier teknologi dari 3,0 menjadi 4,5, dan keyakinan melanjutkan studi di bidang teknologi dari 2,8 menjadi 4,3. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang dirancang secara kontekstual dan interaktif mampu memberikan dampak positif dalam membentuk persepsi serta motivasi pelajar terhadap karier di bidang teknologi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan karier berbasis teknologi di tingkat pendidikan menengah yang mendukung pengembangan ekosistem digital nasional secara berkelanjutan.
Ragam Hias Konsep Arsitektur Bangunan Atap Tionghoa Memanfaatkan Teknologi Augmented Reality KH, Musliadi; Kaharuddin; Verdian, Ihsan
JURNAL FASILKOM Vol. 13 No. 3 (2023): Jurnal FASILKOM (teknologi inFormASi dan ILmu KOMputer)
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jf.v13i3.6171

Abstract

Batam merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang termasuk kota heterogen dan multietnik dimana sebagaian masyarakatnya adalah etnis Tionghoa. Etnis tersebut memiliki budaya dengan keunikan arsitektur bangunannya, terutama pada bagian atapnya. Karena keunikannya, konsep arsitekturnya menjadi salah satu daya tarik untuk diketahui dan bahkan menjadi objek wisata. Untuk mempelajari konsep arsitektur tersebut, diperlukan instruktur yang paham dengan budaya tersebut. Apa lagi jika ingin menyebar luaskan serta mempromosikannya, tentu memerlukan media sebagai alat bantu. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka diperlukan perangcangan aplikasi memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) yang berfungsi sebagai media pembelajaran dan promosi. Konsep perancangan yang digunakan menerapkan pendekatan konsep Game Development Life Cycle (GDLC) yang dimodifikasi menjadi tiga bagian utama, yakni: persiapan, pengembangan dan pengujian. Hasil pembuatan aplikasi dan evaluasi yang dilakukan, diperoleh responden sebanyak 43 orang yang terdiri dari laki-laki sebanyak 18 atau 42% dan perempuan sebanyak 25 orang atau 58%. Penyebaran aplikasi mendapatkan respon baik di masyarakat dengan memperoleh persentasee sebesar 79,88% atau tergolong kuat. Hasil penelitian menunjukkan bawah aplikasi ini sangat diperlukan dan berfungsi sebagaimana yang diinginkan.
Model Regresi Linear Berganda Untuk Prediksi Nilai Kualitas Tidur Berdasarkan Gaya Hidup Sidarta David Setia; Masparudin Masparudin; Kaharuddin; Musliadi KH
Journal of Digital Ecosystem for Natural Sustainability Vol 6 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : Fakultas Komputer - Universitas Universal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63643/jodens.v6i1.387

Abstract

Sleep disorders significantly impact individuals' quality of life and chronic health. Previous research utilizing the Sleep Health and Lifestyle Dataset predominantly focused on Classification tasks—predicting discrete diagnostic categories such as Insomnia or Sleep Apnea. Although classification accuracy has been high, this method fails to provide a continuous, quantitative assessment of the severity of Quality of Sleep (QOS). This study aims to address this limitation by developing and interpreting a Multiple Linear Regression (MLR) model to predict the numeric Quality of Sleep (QOS) score on a 1-10 scale based on lifestyle, demographic, and biometric factors. The MLR model was applied following pre-processing, which included One-Hot Encoding for categorical variables and the removal of diagnostic variables to prevent data leakage. Evaluation results demonstrate that the model achieved excellent performance, confirmed by a high Coefficient of Determination (R2) of 0.957 and a very low Mean Absolute Error (MAE) of 0.145 units. Quantitative analysis of the regression coefficients identified Sleep Duration as the most dominant positive predictor and Stress Level as the most significant negative predictor of QOS. These findings provide an important contribution in the form of an interpretable mathematical equation, which can be utilized by clinicians to make measurable, evidence-based intervention recommendations, shifting the focus from diagnosis to quantitative management and prevention.