Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Islam Indonesia: Suatu Tawaran Model Keagamaan di Dunia Islam Bindaniji, Muhamad; Indra Irawan Sayuti, Sadip
Jurnal el-Huda Vol 12 No 01 (2021): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/el huda.v12i01.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendedah model keagamaan masyarakat Indonesia yang distingsif dan memiliki karakter yang berbeda dengan model keagamaan masyarakat Islam lainnya. Fokus kajian ini adalah memberikan argumentasi bahwa Islam Indonesia dengan karakter moderat (wasaṭīyah) dapat menjadi tawaran model keagamaan umat Islam di seluruh dunia. Karakteristik moderasi Islam Indonesia dapat dilihat dari mengompromikan antara unsur universalitas Islam dengan lokalitas budaya Indonesia dan antara nasionalisme dan agama. Karakteristik ini terbentuk dari genealogi Islam yang dibawa Ulama Nusantara menekankan perdamaian dan meminimalisir kekacauan. Selain itu pengalaman mendirikan negara Indonesia yang melibatkan banyak elemen masyarakat dari berbagai suku, ras dan agama turut dalam proses pembentukan karakteristik Islam Indonesia. Kajian ini berkesimpulan bahwa model keagamaan Islam Indonesia dapat menjadi prototype keagamaan yang dapat ditawarkan kepada masyarakat global dan memiliki peran signifikan bagi peradaban Islam secara universal.
Fiqhu An-Nisa’ Remaja: Studi Kasus di MA Al-Ilham NW Selusuh Desa Mas-mas Kecamatan Batukliang Utara Tahun Pelajaran 2020/2021 ,; Indra Irawan Sayuti, Sadip
Jurnal el-Huda Vol 14 No 01 (2023): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/elhuda.v14i01.49

Abstract

Pengetahuan siswa dan siswi kelas XI tentang Fiqhu An nisa’ di Yayasan Pondok Pesantren MA Al-Ilham Nw Selusuh ini masih kurang seperti halnya tidak mengetahui cara membedakan darah haid, nifas dan istihadhah, minimnya pemahamannya masalah haid, nifas dan istihadhah, minimnya pemahannya masalah darah mutahayyirah, tidak mengetahui pembagian darah istihadhah dan tidak mengatahui cara menghitung darah yang terputus-putus, sehingga para siswa dan siswi kelas XI masih belum bisa membedakan antara darah haid dan darah istihadhah. Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui: (1) Strategi Guru Fiqih dalam meningkatkan kesulitan belajar siswa dan siswi kelas XI Pada materi Fiqhu An nisa’ (2) Solusi Guru Fiqih dalam meningkatkan kesulitan belajar siswa dan siwsi kelas XI pada materi Fiqhu An nisa’ di Yayasan Pondok Pesantren MA Al-Ilham Nw Selusuh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sedangkan metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data melalui proses deduksi, induksi data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Strategi Guru Fiqih adalah dengan melakukan pembinaan khusus, ngaji kitab kuning, ekstra kulikuler, diskusi dan mudzakarah. (2) Solusi Guru Fiqih dalam meningkatkan kesulitan belajar siswa dan siwi kelas XI pada materi Fiqhu An Nisa’ adalah dengan pembinaan secara khusus dan ngaji kitab kuning.
Perencanaan Pendidikan dan Pembangunan Indonesia Hafizin, Hafizin; Indra Irawan Sayuti, Sadip
Jurnal el-Huda Vol 15 No 01 (2024): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/el-huda.v15i01.82

Abstract

Perencanaan merupakan proses yang rasional dan sistematis dalam menetapkan langkah-langkah kegiatan yang akan dilaksanakan guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Proses yang rasional dan sistematis tersebut menjadikan perencanaan sebagai unsur yang strategis dalam bidang pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian literatur. Penelitian literatur metode penelitian dengan pengumpulan data/informasi dari berbagai sumber yang dapat digunakan terkait masalah yang akan diteliti. Perencanaan pendidikan dan Pembangunan harus dilihat sebagai suatu yang indisible, dan perannya amat defisive, dalam perencanaan pendidikan harus dilhat dari berbagai pendekatan yaitu pendekatan tuntutan sosial atau social demand approach, pendekatan ketenagakerjaan atau manpower approach, dan pendekatan ekonomi yaitu cost benefit analysis atau pendekatan analysis biaya dan keuntungan
Nilai-Nilai Pendidikan Tauhid dalam Kitab Aqidatul Awam Karya Sayyid Ahmad Marzuki Ismail, Ismail; Indra Irawan Sayuti, Sadip; Yuniartin, Ana
Jurnal el-Huda Vol 15 No 02 (2024): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/el-huda.v15i02.177

Abstract

This research aims to (1) find out what values ​​of monotheism education are contained in the book 'Aqidatul 'Awam. The research method used is library research. The primary data source is the book 'Aqidatul 'Lawam, the secondary source is the translation and the tertiary source is the book of sharia (explanation) and also other books that are relevant and relevant to the research. In the book 'Aqidatul 'Awam there are 4 chapters or discussion chapters, namely, chapter I contains the khutbatul kitab, In chapter II there is a discussion of the nature of what is obligatory for Allah, impossible and Jaiz Allah, In chapter III there is a discussion of the nature of what is obligatory for the Messenger, impossible and Jaiz Rasul, In chapter IV there is a discussion of the names of Angels and the names of Prophets. The value of monotheism education that can be taken from the book 'Aqidatul 'Awam by Sayid Ahmad Marzuki explains the value of Divine monotheism education and the value of Insaniyah monotheism education. The values ​​of Divine monotheism education include: Faith, Islam, Sincerity, Piety, Sincerity, Tawakkal, Inabah and Repentance, and Gratitude. Meanwhile, the values ​​of Insaniyah monotheism education include: Love, Brotherhood, Trust, Honesty, Fairness, and Intelligence.
PENGUATAN NILAI-NILAI SPIRITUAL MASYARAKAT PADA TRADISI SELAKARAN DALAM PERSFEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Syafrowi, M. Mualla; Silmiati, Silmiati; Fibrianto, Sutrisno; Sayuti, Sadip Indra Irawan
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 9 No 2 (2025): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v9i2.5230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai spiritual dalam tradisi Selakaran serta relevansinya dengan pendidikan Islam. Tradisi Selakaran merupakan bentuk ritual keagamaan kolektif masyarakat Sasak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis dari perspektif pendidikan Islam. Hasil penelitian, ditemukan Selakaran memiliki fungsi ganda, yakni sebagai ritual spiritual sekaligus sarana pembinaan karakter religius masyarakat. Tradisi ini menanamkan nilai-nilai utama pendidikan Islam seperti keimanan, keikhlasan, kasih sayang, ketawadhuan, ukhuwah Islamiyah, serta ketaatan kepada orang tua dan penghormatan kepada tokoh agama. Nilai-nilai tersebut secara tidak langsung diinternalisasi melalui praktik kolektif dan tradisi lisan yang diwariskan secara turun-temurun. Selain itu, tradisi Selakaran juga mampu memperkuat kesadaran sosial dan kebersamaan melalui semangat gotong royong, menjadikannya relevan sebagai metode pendidikan karakter dalam konteks pendidikan Islam. Selakaran tidak hanya mencerminkan warisan budaya lokal, tetapi memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk spiritualitas dan moral masyarakat
Interfaith Ecotheology in Responding to the Global Ecological Crisis: Theological and Environmental Ethical Perspectives Indra Irawan Sayuti, Sadip; Anwar, Khoerul; Ansori
AL-ADYAN Vol 21 No 1 (2026): Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/pz3d0r81

Abstract

The global ecological crisis, characterized by environmental degradation, depletion of natural resources, and climate change, is not only caused by technical factors but is also rooted in a human ethical and spiritual crisis that has given rise to an anthropocentric and exploitative view of nature. This article aims to analyze the role of eco-theology based on the concept of divine stewardship in fostering interfaith collaboration as a response to the environmental crisis. This study employs a qualitative approach using literature review and comparative analysis of various religious traditions, namely Islam, Christianity, Judaism, Hinduism, and Buddhism. The research findings indicate that all religious traditions possess concepts of ecological responsibility rooted in the relationship between God, humanity, and nature. Common conceptual structures were identified, including a theocentric orientation, ethical-practical dimensions, and the principle of interconnectedness among all beings. Furthermore, the concept of divine stewardship emerges as an interfaith convergence point with integrative potential for fostering ecological cooperation. These findings affirm that eco-theology is not only theologically relevant but also strategically significant in driving sustainable interfaith value transformation and collaborative action in the face of the global ecological crisis.
Integrative Local Wisdom-Based Islamic Education Curriculum for Intercultural Sensitivity Development in Tourism Vocational Schools Sayuti, Sadip Indra Irawan; Hafizin, Hafizin
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 23 No. 1 (2026): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ajaip.2026.vol23(1).27164

Abstract

This study aims to develop an Islamic Education (PAI) curriculum model grounded in Sasak local cultural values to enhance intercultural sensitivity among vocational high school students in the tourism sector within the Mandalika Special Economic Zone, Lombok. The study employs a Research and Development (R&D) approach by adapting the Borg and Gall model into five stages: needs analysis, initial model development, expert validation, limited trials, and field implementation. The research was conducted at Vocational High School (SMKN) 1 Pujut, a Center of Excellence vocational school situated in a multicultural environment with established tourism industry partnerships. Data were collected through interviews, observations, document analysis, and the Intercultural Sensitivity Scale (ISS) administered in pre- and post-tests, and analyzed using a mixed-methods approach. The findings indicate that the integration of Sasak cultural values such as solah, lomboq, rema, into the Islamic Religious Education (Ire) curriculum enhances students’ empathy, respect for diversity, and openness in intercultural interactions. The developed model is found to be valid, contextually relevant, and effective for implementation in multicultural tourism-oriented vocational schools.