Rina Sari
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Kelayakan Finansial Perkebunan Kayu Manis (Cinnamomum Burmanii) Rakyat di Kecamatan Malalak Kabupaten Agam Meltina Ilfania; Rina Sari; Muhammad Hendri
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 2 (2021): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i2.416

Abstract

Kayu Manis merupakan salah satu komiditi ekspor yang bernilai tinggi yang banyak dihasilkan di Kecamatan Malalak Kabupaten Agam. Budidaya kayu manis bagi masyarakat Malalak sudah menjadi kebiasaan yang terun temurun yang berfungsi sebagai penghasilan sampingan dan tabungan. Tujuan dari skripsi ini adalah mendiskripsikan perkebunan kayu  manis dan menganalisis kelayakan perkebunan kayu manis masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode survei dan metode pengambilan sampel dengan purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya kayu manis di tempat penelitian layak dilakukan dengan nilai B/C = 1,6, NPV = 74.170.624 dan IRR 12,6%. Petani harus lebih memperhatikan teknik budidaya dan perhatian pemerintah pada pembentukan kelompok dan konseling.
Analisis Finansial Pengolahan Serai Wangi (Cymbopogon NArdus L) Menjadi Minyak Atsiri di Padang Magek Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar (Studi Kasus: Usaha Penyulingan Minyak Atsiri Mukhaiyar) Febia Latifa Adrin; Syahyana Raesi; Rina Sari
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 3 (2021): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i3.429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kelayakan finansial usaha penyulingan minyak serai wangi Mukhaiyar di Nagari Padang Magek Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar. Dalam study kasus ini, kami menggunakan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Gambaran umum usaha penyulingan minyak serai wangi Mukhaiyar (2) Pada aspek finansial usaha penyulingan minyak serai wangi Mukhaiyar layak untuk dilaksanakan, dengan ratio B/C yaitu 1,09, NPV sebesar Rp 11.847.216,09, dan IRR sebesar 53%. Analisis sensitivitas berdasarkan peningkatan 2,67% biaya produksi diperoleh nilai IRR sebesar 43% yang berarti usaha penyulingan minyak serai wangi Mukhaiyar masih layak untuk dilaksanakan dalam keadaan ini. Analisis sensitivitas dengan penurunan benefit 7% diperoleh IRR sebesar 25% yang berarti usaha penyulingan minyak serai wangi Mukhaiyar tidak layak dilaksanakan dalam keadaan ini. Usaha penyulingan minyak serai wangi Mukhaiyar mengalami titik kritis pada peningkatan harga produksi sebesar 9% dan penurunan benefit sebesar 8,4%. Payback period usaha ini selama 4 tahun 6 bulan 5 hari.
Analisis Perbandingan Pendapatan dan keuntungan Usahatani Petani Karet di Nagari Padang Laweh Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung Sebelum dan Pada Saat Covid-19 Yola Sri Melni; Dwi Evaliza; Rina Sari
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 3 (2022): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i3.446

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Padang Laweh Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung, pada tanggal 11 Januari sampai 11 Februari 2022. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perbedaan pelaksanaan usahatani petani karet di Nagari Padang Laweh sebelum dan pada saat Pandemi Covid-19 dan mengalisis perbandingan pendapatan dan keuntungan usahatani petani karet di Nagari Padang Laweh sebelum dan pada saat Pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel yang dilakukan secara Quota Sampling. Analisa data secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkkan bahwa terdapat perbedaan pelaksanaan usahatani petani karet di Nagari Padang Laweh Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung sebelum Pandemi Covid-19 (Maret 2019-Februari 2020) dan pada saat Pandemi Covid-19 (Maret 2020-Februari 2021). Perbedaan itu dapat dilihat pada kegiatan usahatani yaitu pada kegiatan Pemeliharaan kebun karet, kegiatan penyadapan, kegiatan panen dan kegiatan pengangkutan. Tujuan kedua pada penelitian ini menganalisis perbandingan pendapatan dan keuntungan yang diterima petani karet di Nagari Padang Laweh sebelum Pandemi Covid-19 lebih besar nominalnya dibandingkan pada saat Pandemi Covid-19. Rata-rata pendapatan petani karet sebelum Pandemi Covid-19 adalah Rp. 27.496.134/Ha/Tahun. Sedangkan rata-rata pendapatan yang diterima petani karet di Nagari Padang Laweh pada saat Pandemi Covid-19 adalah Rp. 21.369.43/Ha/Tahun. Rata-rata keuntungan yang diterima petani karet di Nagari Padang Laweh sebelum Pandemi Covid-19 sebesar Rp.12.465.401/Ha/Tahun. Dan rata-rata keuntungan yang diterima petani karet di Nagari Padang Laweh pada saat Pandemi Covid-19 sebesar Rp. 9.663.068/Ha/Tahun. Hasil uji statistik perbandingan pendapatan dan keuntungan menun
Analisis Pendapatan Rumah Tangga petani Perkebunan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Rakyat Sesudah Dilakukan Peremajaan di Kabupaten Pasaman Barat Megawati Megawati; Rahmat Syahni; Rina Sari
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 3 (2022): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i3.447

Abstract

Replanting adalah suatu proses peremajaan kelapa sawit yang berusia 20-25 tahun dengan cara mengganti dengan kelapa sawit yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik rumah tangga petani yang melakukan peremajaan kelapa sawit dan besarnya pendapatan rumah tangga petani sesudah dilakukan peremajaan kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan metode survei, dimana responden pada penelitian ini adalah petani yang ikut serta dalam peremajaan kelapa sawit di KSU Bina Tani Sejahtera sebanyak 33 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengetahui karakteristik responden. Adapun, besarnya pendapatan rumah tangga petani menggunakan analisis pendapatan rumah tangga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa umur petani responden palingbanyak berada di antara 15-64 tahun, berpendidikan SD, serta memiliki jumlah anggota keluarga berkisaran 0-3 orang. Dari segi pekerjaan, sekitar 69,70% petani memiliki pekerjaan utama sebagai petani jagung dan kebanyakan petani tersebut memiliki pekerjaan sampingan sebagai petani kelapa sawit sekitar 42,42% petani. Pada penelitian ini terdapat dua kelompok rumah tangga petani yang melakukan peremajaan yaitu petani yang melakukan peremajaan total dan petani yang melakukan peremajaan sebagian. Rata-rata pendapatan yang diterima oleh petani yang melakukan peremajaan total yaitu sebesar Rp.43.621.796,88/tahun atau Rp.3.635.149,74/bulan. Disi lain, rata-rata pendapatan rumah tangga petani yang melakukan peremajaan sebagian yaitu Rp.113.984.470,59/tahun atau Rp.9.498.705,88/bulan. Sehingga, disarankan kepada petani untuk melakukan peremajaan sebagian jikalau memiliki lahan kelapa sawit yang luas. Untuk petani yang tidak memiliki lahan kelapa sawit setelah peremajan disarankan untuk mencari sumber pendapatan lain untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen Pada Satu Satu Sembilan Coffee dan Roastery di Kota Solok Annisa Annisa; Rina Sari; Cipta Budiman
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 4 No. 3 (2022): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v4i3.449

Abstract

Coffee shop yang berada di Kota Solok mulai muncul pada awal tahun 2017. Satu Satu Sembilan Coffee & Roastery merupakan salah satu coffee shop yang memiliki pesaing yang tidak jauh dari coffee shop ini, sehingga pengelola coffee shop perlu mengetahui keinginan dan kebutuhan konsumennya agar mampu bersaing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik konsumen dan menganalisis kepuasan konsumen pada Satu Satu Sembilan Coffee & Roastery. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menyebarkan kuesioner kepada 78 responden yang berada di Satu Satu Sembilan Coffee & Roastery. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen didominasi oleh konsumen berjenis kelamin laki-laki, usia dewasa lanjut (25-35), pendidikan terakhir sarjana (S1), pekerjaan BUMN/PNS, sebagian besar memiliki pendapatan >Rp.2.000.000 – 5.000.000 per bulan dan berdomisili di Kota Solok. Berdasarkan perilaku konsumen yang tampak dan perilaku konsumen yang tidak tampak menjelaskan bahwa sebagian besar dipengaruhi oleh teman dalam melakukan kunjungan, termasuk dalam kategori peminum kopi sebagai penyuka kopi, dan termasuk jenis peminum kopi sosial drinker. Hasil Importance Performance Anaylisis menjelaskan bahwa indikator kinerja yang kurang memuaskan bagi konsumen yaitu ketersediaan parkir dan ketersediaan toilet. Sedangkan nilai Customer Satisfaction Index mencapai 0.853 dengan makna bahwa indikator keseluruahan Satu Satu Sembilan Coffee & Roastery sangat memuaskan konsumen
Analisis Nilai Tambah Usaha Pengolahan Serai Wangi (Cymbopogon Nardus L) Di Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar Wulan Permata; Rina Sari; Syahyana Raesi
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v5i1.456

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar dan terdapat 2 usaha pengolahan daun serai wangi yaitu usaha Bapak Mukhyar dan usaha Bapak Arinal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan daun serai wangi menjadi minyak serai wangi dan menganalisis besarnya nilai tambah serta distribusi nilai tambah dari kegiatan usaha pengolaham daun serai. Metode yang digunakan adalah metode survei. Analisis data yang digunakan untuk menganalisis besarnya nilai tambah menggunakan metode nilai tambah Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kegiatan pengolahan serai wangi ini memberikan nilai tambah sebesar Rp. 371,35/Kg dengan rasio nilai tambah 27% untuk usaha penyulingan Bapak Mukhyar, dan nilai tambah sebesar Rp. 363,07/Kg dengan rasio nilai tambah 25% untuk usaha penyulingan Bapak Arinal, yang dikategorikan termasuk rasio nilai tambah sedang karena memiliki persentase 15 %-40%. Rendemen usaha Bapak Mukhyar memiliki rendemen 0.85% sedangkan untuk usaha Bapak Arinal 0.88%. Distribusi nilai tambah  pada usaha penyulingan Bapak Mukhyar dan Bapak Arinal yang terbesar diperoleh sumbangan input lain sebesar 37,12% untuk usaha Bapak Mukhyar, sedangkan usaha Bapak Arinal sebesar 42,02%. Untuk keuntungan perusahaan yakni sebesar 36,42% untuk usaha Bapak Mukhyar sedangkan usaha penyulingan Bapak Arinal sebesar 42,01%. Distribusi nilai tambah terkecil terdapat pada pendapatan  tenaga kerja 26,46% untuk usaha Bapak Mukhyar, 15,97% untuk usaha penyulingan Bapak Arinal, sehingga diharapkan agar perusahaan dapat lebih memperhatikan pendistribusian nilai tambah tenaga kerja dengan menyesuaikan upah dan jumlah jam kerja sesuai dengan standar yang ada. Pemerintah juga diharapkan untuk menjaga kestabilan harga minyak serai wangi sehingga dapat meningkatkan keuntungan perusahaan yang berimbas kepada para pekerja dalam usaha pengolahan serai wangi tersebut.
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA PENANAMAN DAN PENDAPATAN JAGUNG HIBRIDA YANG MENGGUNAKAN HAND CORN PLANTER DENGAN METODE TANAM MANUAL DI NAGARI LUBUK GADANG KECAMATAN SANGIR KABUPATEN SOLOK SELATAN Tania, Apli; Sari, Rina; Ifdal, Ifdal
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i1.1717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan biaya penanaman dan pendapatan petani jagung hibrida yang menggunakan Hand Corn Planter dibandingkan dengan metode tanam manual. Penelitian dilaksanakan di Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survey. Sampel diambil melalui Simple Random Sampling yang terdiri dari 30 petani masing-masing metode tanam. Analisis yang dilakukan mencakup analisis anggaran parsial untuk memahami dampak perbedaan metode tanam dan analisis usahatani untuk mengetahui pendapatan dan keuntungan yang diterima petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani tanam manual memerlukan lebih banyak waktu dan tenaga kerja saat penanaman, sehingga biaya yang dikeluarkan petani lebih tinggi dibandingkan petani yang menggunakan Hand Corn Planter. Selisih biaya penanaman antara petani Hand Corn Planter dengan petani tanam manual adalah sebesar Rp. 1.215.152/Ha/MT artinya dengan menggunakan Hand Corn Planter akan mengurangi biaya penanaman sebesar Rp. 1.215.152/Ha/MT. Pendapatan petani yang menggunakan Hand Corn Planter sebesar Rp. 22.8011.498/Ha/MT dengan  keuntungan sebesar Rp. 7.581.930/Ha/MT sementara petani tanam manual menerima pendapatan sebesar Rp. 20.679.245/Ha/MT dan keuntungan sebesar Rp. 5.942.325/Ha/MT. Uji z-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam biaya penanaman, pendapatan dan keuntungan. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan Hand Corn Planter mengurangi biaya penanaman dan menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi untuk petani.