Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan ICT Literacy Dengan Hasil Belajar Informatika Kelas X TKJ SMKN 2 Padang Panjang Tanti Hariati Siregar; Regina Ade Darman; Bernediv Nurdin
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 6, No 3 (2023): September
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v6i3.16792

Abstract

Abstract:  This research aims to determine the relationship between ICT Literacy and the informatics learning outcomes of class x TKJ SMKN 2 Padang Panjang. The problem in this research is that students' ICT Literacy is low so that the learning outcomes of students at SMKN 2 Padang Panjang are still lower than expected. The research is a type of quantitative research with a form of correlational research. The data processing method used in the research is product moment correlation. The sampling method used was simple random sampling, the number of samples in the study was taken randomly, totaling 31 students of class X TKJ SMKN 2 Padang Panjang. Data collection techniques use questionnaires, knowledge tests and documentation. Data analysis techniques use descriptive analysis, normality test, linearity test, homogeneity test and hypothesis test. The results of research on the relationship between ICT Literacy and Informatics Learning Outcomes for class X TKJ SMKN 2 Padang Panjang stated that the two variables were significant at the 0.05 level. The correlation coefficient (rcount) obtained is 0.400 which is positive or in the same direction. Then by comparing rcount > rtable, namely rtable at a significant level of 0.05 for N =31, the figure is 0.355 and it can be seen that there is a positive and significant relationship between ICT Literacy and the informatics learning outcomes of class X TKJ SMKN 2 Padang Panjang.Abstrak: Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui hubungan ICT Literacy dengan hasil belajar informatika kelas x TKJ SMKN 2 Padang Panjang. Permasalahan pada penelitian ini yaitu ICT Literacy yang dimiliki siswa rendah sehingga hasil belajar siswa SMKN 2 Padang Panjang masih rendah dari yang diharapkan. Penelitian termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan bentuk penelitian korelasional. Metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian adalah korelasi product moment. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, jumlah sampel dalam penelitian diambil secara acak yang berjumlah 31 siswa kelas X TKJ SMKN 2 Padang Panjang. Teknik pengumpulan data menggunakan koesioner/angket, tes pengetahuan dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji linieritas, uji homogenitas dan uji hipotesis . Hasil Penelitian Hubungan ICT Literacy Terhadap Hasil Belajar Informatika kelas X TKJ SMKN 2 Padang Panjang menyatakan bahwa dua variabel tersebut signifikan pada taraf  0,05. koefisien korelasi (rhitung) yang di peroleh nilai 0,400 yang bertanda positif atau searah. Kemudian dengan membandingkan rhitung  >  rtabel  yaitu rtabel pada taraf signifikan 0,05 untuk N =31 sehingga memperoleh angka 0,355 dan dapat dilihat bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara ICT Literacy terhadap hasil belajar informatika kelas X TKJ SMKN 2 Padang Panjang.
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK (E-MODUL) PADA MATA PELAJARAN INFORMATIKA KELAS X DI SMK NEGERI 1 RANAH PESISIR Iffatul Husna; Adlia Alfiriani; Bernediv Nurdin
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 8, No 1 (2025): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v8i1.266-271

Abstract

.  Permasalahan pada penelitian ini yaitu guru masih banyak yang menggunakan bahan ajar berbentuk cetak, modul cetak menjadikan proses pembelajaran kurang menarik, pembelajaran informatika selama ini cenderung menggunakan metode presentasi sehingga membuat siswa bosan.  Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul sebagai sumber belajar mata pelajaran informatika yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan skala likert. Subjek peneliti dalam penelitian ini adalah 3 orang dosen Universitas PGRI Sumatera Barat, 2 orang guru SMK Negeri 1 Ranah Pesisir, seluruh siswa kelas X DKV SMK Negeri 1 Ranah Pesisir.  Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata uji validasi ahli media oleh validator sebesar 90,56% dengan kategori “Sangat Valid” dan ahli materi sebesar 91,25% dengan kategori “Sangat Valid”. Uji praktikalitas guru sebesar 88,89% dengan kategori “Sangat Praktis” dan praktikalitas siswa sebesar 93,81% dengan kategori “Sangat Praktis”. Kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh e-modul sebagai sumber belajar mata pelajaran informatika layak dan praktis digunakan sebagai e-modul informatika kelas X sehingga mampu memudahkan guru dan siswa dalam penerapannya, karena mudah dan nyaman dibawa kemana saja karena berbentuk link yang dapat diakses melalui komputer/laptop, android dan IOS.
Pelatihan dan Pemanfaatan Internet of Things (IoT) Berbasis ESP8266 di SMK Negeri 1 Tanjung Raya Mourend Devegi; Bernediv Nurdin
Journal Of Indonesian Social Society (JISS) Vol. 4 No. 1 (2026): JISS - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jiss.v4i1.636

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru serta siswa SMK dalam memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) melalui proyek robot mobil Wi-Fi berbasis ESP8266. Metode yang digunakan terdiri dari empat tahap : pengenalan IoT, pelatihan pemrograman Arduino IDE, praktik perakitan robot, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta dalam memahami konsep IoT, memprogram mikrokontroler, serta merakit dan mengendalikan robot via Wi-Fi. Selain itu, dihasilkan modul pelatihan yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah. Kegiatan ini berhasil menciptakan sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah vokasi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di era digital.