Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE IMPORTANCE OF STUDENTS' ADAB IN LEARNING Ramadan Lubis; Ayu Aida Fitri; Ayu Safira
Sufiya Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 02 (2023)
Publisher : Sufiya Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adab is a very important part of education which deals with aspects of attitudes and values, both individuals and the values contained in religion that need to be known, understood, believed in and practiced by Indonesian people so that they can become the basis of personality so that they can become whole human beings. adab in life, even the smallest thing has its own rules. The purpose of this writing aims to describe the understanding of manners and manners of students in learning. In this study, the authors used a qualitative research method with a type of literature study. This method is descriptive and tends to use analysis in order to know or be able to describe the reality of the events studied, making it easier to obtain objective data in accordance with the facts. In etiquette learning, students should prioritize cleanliness of the soul over low morals, reduce worldly pleasures and stay away from home so that the heart is focused on knowledge, do not be arrogant or impetuous, and do not be disobedient to the teacher. A student of knowledge must have adab in order to receive blessings and find it easier to reach Allah SWT.
PENGUATAN NILAI BUDAYA DALAM PENILAIAN POTENSI WISATA KAMPUNG ADAT CIREUNDEU Ali Sabani; Ayu Safira; Dela Nurul Padilah; Wafa Cantika Mugia Utami; Syarafina Al Hazmi; Indah Aras Puspita; Weishaguna
Pranatacara Bhumandala: Jurnal Riset Planologi Vol. 6 No. 1 (2025): Pranatacara Bhumandala: Jurnal Riset Planologi
Publisher : UNHI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/t0smsa08

Abstract

Kampung Adat Cireundeu, yang terletak di Kota Cimahi, merupakan salah satu destinasi wisata budaya yang mempertahankan kearifan lokal serta tradisi adat yang diwariskan secara turuntemurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguatan nilai budaya dalam penilaian potensi wisata dengan menggunakan pendekatan komponen 4A, yaitu Attraction, Accessibility, Amenity, dan Ancillary, yang telah dimodifikasi untuk mempertimbangkan kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah mix method, dengan analisis kuantitatif berupa pembobotan pada komponen 4A dan pendekatan kualitatif untuk eksplorasi nilai budaya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan pengelola serta anggota pokdarwis, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik utama Kampung Adat Cireundeu terletak pada kebudayaan lokal yang erat dengan alam dan tradisi leluhur, yang menjadi nilai jual utama bagi wisatawan. Komponen aksesibilitas, amenitas, dan fasilitas tambahan juga menjadi faktor penting yang mempengaruhi potensi pengembangan destinasi wisata ini. Penelitian ini menyarankan bahwa untuk mengembangkan Kampung Adat Cireundeu sebagai destinasi wisata budaya yang berkelanjutan, perlu ada perhatian terhadap pemeliharaan kearifan lokal dan pengelolaan yang melibatkan masyarakat secara aktif. Simpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa penguatan nilai budaya dalam pengembangan pariwisata dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat lokal, serta meningkatkan daya tarik wisatawan dengan mempertahankan keunikan budaya yang ada.