Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMORBIDITAS GANGGUAN TIDUR PADA ANAK DENGAN GANGGUAN PEMUSATAN PERHATIAN DAN HIPERAKTIVTAS Evi Evi; Tjhin Wiguna; Khamelia Malik
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v1i1.12086

Abstract

Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) adalah gangguan perkembangan yang ditandai dengan kesulitan dalam mempertahankan atensi, disorganisasi dan atau perilaku psikomotor yang hiperaktif. Patofisiologi dan etiologi GPPH sangat kompleks, bersifat multiaksial dan multifaktorial, melibatkan faktor genetik, lingkungan, berbagai perubahan pada struktur, fungsi dan biokimia dari otak. Sebagai konsekuensinya, GPPH umumnya tidak berdiri sendiri melainkan sering disertai oleh satu atau lebih kondisi komorbid di mana salah satu di antaranya adalah gangguan tidur. Gangguan tidur memang dapat terjadi pada setiap orang, akan tetapi prevalensi gangguan tidur pada GPPH kira-kira 5 kali lebih banyak dari pada tanpa GPPH. Hubungan antara gangguan tidur dan GPPH bersifat kompleks dan multidireksional. Gangguan tidur dapat merupakan gejala dari GPPH, dapat diperburuk oleh GPPH, atau sebaliknya membuat gejala seperti GPPH, dan menambah gejala GPPH bertambah berat. Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) adalah gangguan perkembangan yang ditandai dengan kesulitan dalam mempertahankan atensi, disorganisasi dan atau perilaku psikomotor yang hiperaktif. Patofisiologi dan etiologi GPPH sangat kompleks, bersifat multiaksial dan multifaktorial, melibatkan faktor genetik, lingkungan, berbagai perubahan pada struktur, fungsi dan biokimia dari otak. Sebagai konsekuensinya, GPPH umumnya tidak berdiri sendiri melainkan sering disertai oleh satu atau lebih kondisi komorbid di mana salah satu di antaranya adalah gangguan tidur. Gangguan tidur memang dapat terjadi pada setiap orang, akan tetapi prevalensi gangguan tidur pada GPPH kira-kira 5 kali lebih banyak dari pada tanpa GPPH. Hubungan antara gangguan tidur dan GPPH bersifat kompleks dan multidireksional. Gangguan tidur dapat merupakan gejala dari GPPH, dapat diperburuk oleh GPPH, atau sebaliknya membuat gejala seperti GPPH, dan menambah gejala GPPH bertambah berat.
Skrining Hiperurisemia sebagai Upaya Deteksi Dini Risiko Gout melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Civitas Akademika Universitas Tarumanagara Yohanes Firmansyah; Twidy Tracisia; Chrismerry Song; Evi Evi; Zita Atzmardina; Bryan Anna Wijaya
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 08 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i08.3712

Abstract

Hiperurisemia merupakan gangguan metabolik yang sering tidak terdeteksi karena umumnya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, meskipun berhubungan dengan peningkatan risiko gout dan berbagai penyakit kardiometabolik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melaksanakan skrining hiperurisemia pada civitas akademika Universitas Tarumanagara melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Goes to Campus sebagai upaya deteksi dini penyakit tidak menular. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Plan–Do–Check–Act (PDCA) yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan skrining kadar asam urat menggunakan metode point-of-care testing (POCT), evaluasi hasil pemeriksaan, serta tindak lanjut bagi peserta dengan hasil di luar nilai rujukan. Skrining berhasil menjangkau civitas akademika Universitas Tarumanagara dan mengidentifikasi peserta dengan kadar asam urat yang memerlukan evaluasi lebih lanjut di fasilitas pelayanan kesehatan. Pelaksanaan skrining berbasis kampus memberikan kemudahan akses terhadap deteksi dini hiperurisemia serta mendukung penguatan upaya pencegahan penyakit tidak menular melalui identifikasi faktor risiko secara lebih awal .