Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA ASUPAN KALSIUM DENGAN STATUS GIZI PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA Eugenia Gabriella Carey Massie; Frisca
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v2i1.19445

Abstract

Obesitas merupakan suatu masalah kesahatan global yang terus menerus berkembang. Obesitas merupakan gangguan akumulasi lemak secara berlebihan dan dapat merusak kesehatan dan merupakan faktor risiko terjadinya penyakit kronik yang dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Mahasiswa dalam melakukan kegiatannya sehari-hari seperti belajar dan mengerjakan tugas sambil makan camilan yang tinggi kalori tapi rendah zat gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan kalsium dengan status gizi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain potong lintang. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara yang berusia 19-22 tahun yang bersedia mengikuti penelitian ini sejumlah 94 responden. Hasil penelitian didapatkan usia rerata adalah 20,34±0,673 tahun, sebagian besar responden adalah perempuan sejumlah 50 responden (56,2%), 79 (88,8%) responden memiliki asupan kalsium yang kurang, responden memiliki berat badan rerata adalah 63,64±15,8 kg dan tinggi badan rerata adalah 164±6,9 cm. Sehingga, hasil perhitungan IMT rata-rata didapatkan adalah 23,2±4,57 kg/m2 ssehingga sebagian besar memiliki status gizi yang normal diikuti oleh berat badan lebih yaitu masing-masing adalah 43 (48,3%) dan 19 (21,3%). Setelah dilakukan uji statistik didapatkan nilai p-value sebesar 0,038 yang artinya terdapat hubungan yang berarti antara asupan kalisum dan status gizi (p<0,05). Dimana orang yang asupan kalsiumnya kurang berisiko 4,81 kali lebih besar mengalami gizi lebih dibandingkan orang yang asupan kalsiumnya cukup. Bagi mahasiswa disarankan untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian ?1000 mg/hari. 
Optimalisasi Deteksi Dini Penyakit Kardiovaskular Melalui Skrining Trigliserida Pada Usia Produktif Frisca; Alexander Halim Santoso; Farell Christian Gunaidi; Nikita Tan; Steve Geraldo Bustam
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.170

Abstract

Elevated triglyceride levels are a significant risk factor for cardiovascular disease, which remains one of the leading causes of death in Indonesia and globally. Screening for triglyceride levels among the productive-age population is essential for early detection and prevention of cardiovascular complications. This community service activity involved 49 adult participants in Danau Sunter, North Jakarta, where triglyceride level screening was conducted through blood tests by professional health workers. The screening results revealed that 46.94% of participants had elevated triglyceride levels, indicating a substantial risk for metabolic disorders and cardiovascular disease. Participants with high triglyceride levels received education on lifestyle modifications and appropriate preventive measures. This activity effectively identified individuals at risk for hypertriglyceridemia and increased community awareness of the importance of maintaining cardiovascular health through routine screening and lifestyle changes. Keywords: Triglycerides, Cardiovascular Disease, Screening, Productive Age
Optimalisasi Kesadaran Masyarakat melalui Edukasi dan Skrining Serum Kreatinin serta eLFG di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta: Optimizing Community Awareness through Education and Screening of Serum Creatinine and eGFR in Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Frisca; Alexander Halim Santoso; Daniel Goh; Brandon Alexander Setiady; Louis Anthony
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.120

Abstract

Pendahuluan: Fungsi ginjal memiliki peran vital dalam menjaga homeostasis tubuh, sehingga deteksi dini gangguan ginjal menjadi langkah penting sebagai upaya preventif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan ginjal melalui edukasi serta pemeriksaan serum kreatinin dan estimasi laju filtrasi glomerulus (eLFG). Metode: Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat, pada bulan Juni 2025 dengan melibatkan 168 peserta dari berbagai kelompok usia. Pemeriksaan dilakukan melalui pengambilan sampel darah vena untuk analisis kreatinin, kemudian hasilnya digunakan untuk menghitung eLFG dengan rumus CKD-EPI. Hasil: Hasil menunjukkan nilai rata-rata kadar kreatinin adalah 0,93 mg/dL dan nilai eLFG rata-rata sebesar 99,26 mL/min/1,73m². Mayoritas peserta  berada dalam kategori normal, namun sebagian kecil menunjukkan penurunan fungsi ginjal derajat ringan. Kesimpulan: Kegiatan ini menegaskan pentingnya pemeriksaan skrining sederhana di tingkat komunitas untuk mendeteksi individu berisiko sejak dini. Pendekatan berbasis komunitas memungkinkan intervensi promotif dan preventif dilakukan lebih cepat guna menurunkan risiko penyakit ginjal kronis di wilayah perkotaan