Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR DINAS KESEHATAN PROVINSI SULAWESI TENGAH Kumaladewi, Ratih; Sakung, Jamaluddin; Yusuf, Herlina
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 1: JUNE 2017
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.727 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v7i1.25

Abstract

Dinas Kesehatan  Provinsi Sulawesi Tengah merupakan salah satu organisasi atau lembaga yang berperan dalam meningkatkan derajat kesehatan di tingkat kabupaten. Namun, masih cukup banyak terjadi kesenjangan yang kurang sesuai dengan idealisme. Masih ada beberapa kelemahan yang masih ditunjukan oleh  pegawai  Dinas Provinsi Sulawesi Tengah dimana mereka kurang termotivasi dengan pekerjaannya sehingga membuat mereka tidak menjadi pribadi yang disiplin. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan penulis pada kantor Dinas Kesehatan Provinsi, terdapat beberapa Pegawai yang sering tidak datang kekantor. rata-rata tingkat kehadiran pegawai Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah periode Januari-Desember 2015 dengan keterangan dalam setahun ada 164 orang yang tidak hadir dengan keterangan sakit 1048 orang  dan 546 keterangan izin tidak masuk.  Tetapi, ternyata ketidak hadiran pegawai yang tetap masih memberikan kabar alasan mereka tidak masuk juga berdampak pada kinerja.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa Pengaruh Motivasi  dan Disiplin Kerja  terhadap Kinerja Pegawai Pada kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. Desain dalam penelitian ini adalah  dengan metode survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study  dengan jumlah 76 sampel.  Berdasarkan uji F diperoleh hasil F-hitung lebih besar daripada F-tabel (15,056 >4,91) motivasi pegawai dan disiplin kerja pegawai secara bersama-sama berpengaruh positive terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan Uji T Motivasi berpengaruh secara positif dan  tidak signifikan terhadap kinerja pegawai, tetapi Disiplin kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.   Kata Kunci: Motivasi, Disiplin kerja dan kinerja pegawai 
Pengolahan Limbah Sarang Lebah Madu Untuk Pemulihan Ekonomi Keluarga Pasca Gempa Yusuf, Herlina; Jufri, Muhammad; Pribadi, Hendra; Sabariyah, Sitti
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2024): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/0mme4106

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan di Desa Tosale berfokus pada pemulihan ekonomi pasca gempa melalui pengolahan limbah sarang lebah madu. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya lebah madu dan pengolahan produk berbasis limbah. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, dan pendampingan pasca program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam budidaya lebah madu serta pengolahan limbah sarang, yang berkontribusi terhadap keberlanjutan ekonomi dan sosial masyarakat. Pendampingan pasca program memastikan penerapan pengetahuan secara mandiri dan berkelanjutan, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan.
Pengembangan Usaha Kelompok Pengrajin Tenun Kain Donggala Melalui Diverifikasi Pewarnaan Alami Berbasis Daun Pribadi, Hendra; Jusman, Jusman; Yusuf, Herlina; Jufri, Muhammad; Liana, Litna; Zakiina, Zakiina
Madani : Indonesian Journal of Civil Society Vol. 8 No. 1 (2026): Madani : Februari 2026
Publisher : Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/wznvv860

Abstract

This Community Partnership Program (PKM) addresses the main challenges faced by weavers in the Subi Group in Limboro Village, Donggala Regency. The main problems identified are limited production capacity due to outdated equipment, a lack of standardized knowledge in natural dyeing techniques, and limited capital. The solutions implemented include modernizing the looms, providing comprehensive training in the extraction and application of natural dyes based on leaves (such as jembolan, guava, mango, and teak) with precise digital measurements, and introducing electric yarn winding machines, as well as providing capital assistance for raw materials. As a result, production efficiency has increased significantly, with weaving time reduced from 30 to 40 days to just 20 days per piece of fabric. The use of natural fixatives (alum, lime, and tunjung) ensures more stable, high-quality, and environmentally friendly colors. This program has successfully improved the technical capacity of artisans and preserved local culture. Cultural heritage, empowered the community economy, and created a foundation for the development of products with Geographical Indication potential.