Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Creative Research Journal

KAJIAN STATUS HARA TANAH DAN TANAMAN DI PERKEBUNAN TEH JAWA BARAT DAN SUMATERA UTARA Wulansari, Restu
Creative Research Journal Vol 1, No 01 (2015)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.913 KB)

Abstract

Kesuburan tanah pada berbagai perkebunan teh bervariasi sesuai dengan jenis tanah (kesuburan potensial) dan kadar hara yang tersedia dalam tanah (kesuburan aktual). Kajian ini merangkum data analisa tanah dan tanaman pada beberapa ordo tanah  yang terletak di perkebunan teh Jawa Barat (Andisol, Entisol, dan Inceptisol) tahun 2014 dan Sumatera Utara (Ultisol) tahun 2012. Jawa Barat mempunyai potensi besar dalam pengembangan komoditas teh karena memiliki areal perkebunan teh cukup luas, begitu juga untuk wilayah Sumatera Utara. Makalah ini bertujuan mengevaluasi status hara tanah dan tanaman untuk mengetahui kesuburan tanah aktual dan kesehatan tanaman. Hasil analisa tanah menunjukkan status hara P, K dan Mg sebagian besar pada tanah Andisol, Inceptisol dan Entisol adalah rendah, sedangkan Ultisol menunjukkan hara P dan K tanah tinggi. Status hara N daun rendah pada Andisol dan Ultisol mengindikasikan sudah mulai terjadi defisiensi N, begitu juga pada 4 ordo tanah bahwa status hara K daun sangat rendah diindikasikan telah terjadi defisiensi K pada tanaman. Hasil analisa tersebut dapat membantu penentuan rekomendasi pemupukan dan pengelolaan tanaman teh khususnya perkebunan teh Jawa Barat dan Sumatera Utara.
PENGARUH APLIKASI PUPUK DAUN MINERAL DAN ORGANIK CAIR TERHADAP PENINGKATAN PERTUMBUHAN BENIH TEH SIAP SALUR Wulansari, Restu; Rachmiati, Yati; Rezamela, Erdiansyah
Creative Research Journal Vol 2, No 02 (2016)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1253.5 KB)

Abstract

Persemaian teh merupakan tahapan penting untuk mendapatkan benih teh berkualitas. Permasalahan yang pada penyediaan benih berkualitas adalah persentase benih siap salur rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan persentase benih siap salur melalui pemberian pupuk mineral dan pupuk organik di persemaian teh. Penelitian dilaksanakan di Persemaian Pusat Penelitian Teh dan Kina, Bandung, Jawa Barat Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok, dengan empat perlakuan dan enam ulangan. Benih yang digunakan adalah klon GMB 7 berumur bibit 8,5 bulan. Perlakuan terdiri dari: pupuk mineral berupa larutan urea 2%, serta 2,5 mL/L, 5 mL/L dan 7,5 mL/L pupuk organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan bibit teh yang diberi pupuk mineral dengan nyata lebih cepat dibandingkan dengan pupuk organik. Persentase bibit siap salur berumur 13,5 bulan tinggi pada pembibitan dengan pupuk mineral urea, yaitu 53,26%. Penelitian ini menjelaskan bahwa penggunaan larutan urea di persemaian teh memberikan pertumbuhan benih siap salur lebih cepat.
KAJIAN STATUS HARA TANAH DAN TANAMAN DI PERKEBUNAN TEHJAWA BARAT DAN SUMATERA UTARA Wulansari, Restu
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 1 No 01 (2015): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v1i01.188

Abstract

Kesuburan tanah pada berbagai perkebunan teh bervariasi sesuai dengan jenis tanah (kesuburan potensial) dan kadar hara yang tersedia dalam tanah (kesuburan aktual). Kajian ini merangkum data analisa tanah dan tanaman pada beberapa ordo tanah yang terletak di perkebunan teh Jawa Barat (Andisol, Entisol, dan Inceptisol) tahun 2014 dan Sumatera Utara (Ultisol) tahun 2012. Jawa Barat mempunyai potensi besar dalam pengembangan komoditas teh karena memiliki areal perkebunan teh cukup luas, begitu juga untuk wilayah Sumatera Utara. Makalah ini bertujuan mengevaluasi status hara tanah dan tanaman untuk mengetahui kesuburan tanah aktual dan kesehatan tanaman. Hasil analisa tanah menunjukkan status hara P, K dan Mg sebagian besar pada tanah Andisol, Inceptisol dan Entisol adalah rendah, sedangkan Ultisol menunjukkan hara P dan K tanah tinggi. Status hara N daun rendah pada Andisol dan Ultisol mengindikasikan sudah mulai terjadi defisiensi N, begitu juga pada 4 ordo tanah bahwa status hara K daun sangat rendah diindikasikan telah terjadi defisiensi K pada tanaman. Hasil analisa tersebut dapat membantu penentuan rekomendasipemupukan dan pengelolaan tanaman teh khususnya perkebunan teh Jawa Barat dan Sumatera Utara.
PENGARUH APLIKASI PUPUK DAUN MINERAL DAN ORGANIK CAIR TERHADAP PENINGKATAN PERTUMBUHAN BENIH TEH SIAP SALUR Wulansari, Restu; Rachmiati, Yati; Rezamela, Erdiansyah
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 2 No 02 (2016): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v2i02.18

Abstract

Persemaian teh merupakan tahapan penting untuk mendapatkan benih teh berkualitas. Permasalahan yang pada penyediaan benih berkualitas adalah persentase benih siap salur rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan persentase benih siap salur melalui pemberian pupuk mineral dan pupuk organik di persemaian teh. Penelitian dilaksanakan di Persemaian Pusat Penelitian Teh dan Kina, Bandung, Jawa Barat Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok, dengan empat perlakuan dan enam ulangan. Benih yang digunakan adalah klon GMB 7 berumur bibit 8,5 bulan. Perlakuan terdiri dari: pupuk mineral berupa larutan urea 2%, serta 2,5 mL/L, 5 mL/L dan 7,5 mL/L pupuk organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan bibit teh yang diberi pupuk mineral dengan nyata lebih cepat dibandingkan dengan pupuk organik. Persentase bibit siap salur berumur 13,5 bulan tinggi pada pembibitan dengan pupuk mineral urea, yaitu 53,26%. Penelitian ini menjelaskan bahwa penggunaan larutan urea di persemaian teh memberikan pertumbuhan benih siap salur lebih cepat.