Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Uji Resistensi Antibiotik Ampicillin pada Bakteri Escherichia coli yang di Isolasi dari Beberapa Peternakan di Surabaya Khoiru Indana; Mustofa Helmi Effendi; Soeharsono Soeharsono
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v3i1.5416

Abstract

Resistensi bakteri terhadap antibiotik merupakan suatu yang alami. Bahaya resistensiantibiotik merupakan salah satu masalah yang terjadi juga pada dunia peternakansehingga mengakibatkan kerugian bagi para peternak. Terjadinyanya resistensiantibiotika ini disebabkan pemakaian antibiotika pada hewan sebagai pemacupertumbuhan yang mempunyai kontribusi terjadinya resistensi antibiotika. Ampisilinsalah satu jenis antibiotik golongan penisilin yang dilaporkan resisten terhadapEscherichia coli. Selain harganya murah, ampisilin sangat mudah didapat. Penelitian inibertujuan mengidentifikasi Escherichia coli yang diisolasi dari daging ayam padapeternakan di Surabaya yang resisten terhadap Ampisilin. Uji resistensi Ampicillinterhadap Escherichia coli menggunakan metode Kirby-Baurer. Berdasarkan hasil isolasidan identifikasi dari 40 sampel didapatkan 13 isolat yang dinyatakan resisten Escherichiacoli atau sebanyak 32,5 %.
Uji Resistensi Antibiotik Ampicillin pada Bakteri Escherichia coli yang di Isolasi dari Beberapa Peternakan di Surabaya Khoiru Indana; Mustofa Helmi Effendi; Soeharsono Soeharsono
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v3i1.5416

Abstract

Resistensi bakteri terhadap antibiotik merupakan suatu yang alami. Bahaya resistensiantibiotik merupakan salah satu masalah yang terjadi juga pada dunia peternakansehingga mengakibatkan kerugian bagi para peternak. Terjadinyanya resistensiantibiotika ini disebabkan pemakaian antibiotika pada hewan sebagai pemacupertumbuhan yang mempunyai kontribusi terjadinya resistensi antibiotika. Ampisilinsalah satu jenis antibiotik golongan penisilin yang dilaporkan resisten terhadapEscherichia coli. Selain harganya murah, ampisilin sangat mudah didapat. Penelitian inibertujuan mengidentifikasi Escherichia coli yang diisolasi dari daging ayam padapeternakan di Surabaya yang resisten terhadap Ampisilin. Uji resistensi Ampicillinterhadap Escherichia coli menggunakan metode Kirby-Baurer. Berdasarkan hasil isolasidan identifikasi dari 40 sampel didapatkan 13 isolat yang dinyatakan resisten Escherichiacoli atau sebanyak 32,5 %.
Identifikasi Prevalensi Telur Cacing pada Feses Sapi Bali (Bos sondaicus) di Kecamatan Samarinda Utara Khoiru Indana; Zaeni Rahman Sidiq; Ari Wibowo; Fandini Meilia Anjani
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v7i1.15964

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi prevalensi telur cacing pada sapi dan jenis cacing apa saja yang menginfeksi sapi yang dipeliharan di Kota Samarinda serta berbagai faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya cacingan. Delan puluh enam sampel feses sapi dikumpulkan dari Kecamatan Samarinda Utara. Feses diperiksa dengan meggunakan metode apung dan sedimentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi cacingan di kecamatan Samarinda Utara yaitu 42%. Spesies cacing yang ditemukan pada sapi Bali yaitu Dicrocoelium dendriticum, Toxocara vitulorum,  Trichostrongylus, Oesophagostomum, Fasciola sp, dan Paramphistomum sp.  tingkat infeksi diketahui dari penghitungan Egg Per Gram (EPG). Prevalensi infeksi cacingan pada ternak sapi Bali dapat disebabkan oleh berbagai faktor yaitu letak geografis, kondisi lingkungan, kualitas kandang ternak, sanitasi dan higienitas, kepadatan kandang, temperatur, humiditas, dan vegetasi.
Pengaruh Perendaman Air Rebusan Jahe (Zingiber officinale) Terhadap Total Bakteri pada Daging Ayam Broiler Di Pasar Merdeka Samarinda Khoiru Indana; Siti Salwa Sahirah; Fandini Meilia Anjani; Muhammad Ichsan Haris; Nurul Fajrih
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v7i2.16790

Abstract

Jahe merah juga dikenal sebagai (Zingiber offinale Var. Rubrum), adalah tumbuhan yang berfungsi sebagai pengawet alami daging dan memiliki senyawa bioaktif yang dapat meningkatkan kualitas daging dengan menghambat pertumbuhan mikroba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana total bakteri ayam broiler dipengaruhi oleh rebusan jahe merah. Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan dengan 4 perlakuan yaitu P0 (kontrol), P1 (perendaman air rebusan jahe merah selama 30 menit), P2 (perendaman air rebusan jahe merah selama 60 menit), dan P3 (perendaman air rebusan jahe merah selama 90 menit). Penelitian ini menggunakan uji TPC (Total Plate Count). Penelitian ini menggunakan ANOVA, Duncan dan Polinomial Ortogonal untuk analisis data. Penambahan air rebusan jahe merah berpengaruh terhadap total bakteri pada daging ayam broiler.
Performa Reproduksi Sapi Bali Betina di Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kukar Kutai Kartanegara Khoiru Indana; I Gusti Djaya Kesuma
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v8i1.18976

Abstract

Performa reproduksi merupakan salah satu faktor penting yang perlu diketahui dalam menunjang efisiensi program pembiakan sapi bali agar induk sapi bali dapat menghasilkan anak setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk melihat performa reproduksi sapi Bali betina di Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini di laksanakan di Peternakan Rakyat Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara pada bulan Juni – Desember 2024. Metode penelitian yang digunakan metode purposive sampling pertimbangan tertentu terhadap sapi Bali betina dengan kriteria tertentu. Materi yang digunakan adalah indukan sapi sebanyak 85 ekor milik peternak. Data diperoleh melalui pengamatan, wawancara dengan peternak dengan melihat recording ternak. Variabel yang diamati diantaranya Calving Interval, Service per Conception,Conception Rate, Sistem Perkawinan yang dianalisis secara deskriptif. Hasil Penelitian menunjukan rata rata nilai Calving Interval sebesar 365,73 hari, Service per Conception sebesar 1,5 kali, Conception Rate sebesar 72,94% dan Sistem Perkawinan 72% kawin alam. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa performa reproduksi Sapi Bali di Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara sudah sangat baik