Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KARAKTERISTIK IBU SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT (PMO) DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN TB PARU PADA ANAK Nur Arifatus Sholihah; Harmili Harmili
Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i1.1347

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman dari kelompok Mycobacterium yaitu Mycobacterium tuberculosis. Sumber penularan adalah pasien TB BTA positif melalui percik renik dahak yang dikeluarkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik Ibu sebagai Pengawas Minum Obat (PMO) dengan kepatuhan dalam pengobatan TB Paru pada anak di Rumah Sakit Tugurejo Semarang tahun 2015. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu bersifat observasional analitik dengan desain case control studydenganuji statistikChi-Square. Sampel yang digunakan terdiri dari 41 Ibu dari anak penderita TB Paru yang tidak patuh dalam pengobatan dan 41 Ibu dari anak penderita TB Paru yang patuh dalam pengobatan. Penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan antara umur Ibu (p value = 0,173), pendidikan terakhir Ibu (p value = 0,070), status ekonomi keluarga (p value = 0,607) dengan kepatuhan dalam pengobatan TB paru pada anak. Ada hubungan antara pekerjaan ibu (p value = 0,013, OR:0,317), dan peran ibu sebagai PMO (p value = 0,003, OR:6,568) dengan kepatuhan dalam pengobatan TB paru pada anak. Bagi keluarga yang memiliki anak penderita TB Paru diharapkan keluarga tetap memberikan motivasi dan selalu mengawasi anak dalam meminum obat sebagai salah satu upaya penyembuhan dalam pengobatan TB Paru. DOI: 10.5281/zenodo.5226022
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU DIET HIPERTENSI PADA LANSIA Harmili Harmili; Nikodimus Margo; Evi Gustia Kesuma; Seftiani Utami
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1410

Abstract

Beberapa masyarakat mengatakan gangguan klinis yang ditimbulkan dari hipertensi berupa sakit kepala hebat hingga tidak bisa bangun dari tempat tidur, pusing saat berdiri dan pandangan menjadi kabur. Banyak masyarakat yang berasumsi bahwa hipertensi hanya disebabkan oleh makanan dan stress pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat pengetahuan dengan perilaku diet hipertensi pada lansia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi lansia sebanyak 30 responden sehingga sampel yang digunakan terdiri dari 30 responden dengan pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner. Uji hipotesis menggunakan Kendall Tau C. Hasil uji bivariat antara tingkat pengetahuan dengan perilaku diet hipertensi pada lansia diperoleh p-value=0,000. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku diet hipertensi pada lansia di Daerah Terpencil (Pulau Ngali). Disarankan pada tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan promosi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan berbasis masyarakat daerah terpencil. Sehingga terjadi peningkatan status kesehatan masyarakat khususnya pada lansia. DOI: 10.5281/zenodo.6005273
PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA Evi Gustia Kesuma; Harmili Harmili; Nikodimus Margo
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1411

Abstract

Kesehatan reproduksi menjadi permasalahan yang sering didapatkan remaja. Pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan kurangnya mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi membuat remaja terjebak pada permasalahan yang berkaitan dengan seks bebas, terkena penyakit infeksi menular seks bahkan kehamilan tidak diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengetahuan kesehatan reproduksi dan seksual pada remaja pedesaan di Kecamatan Alas Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2020-Maret 2021 dengan melakukan pembagian kuesioner kepada remaja pedesaan yang berada di Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa. Populasi yang digunakan seluruh remaja yang berdomisili di Kecamatan Alas Barat Sebanyak 96 Responden. Sampel penelitian ini yaitu sebesar 96 responden dengan menggunakan pengambilan sampel yaitu Total sampel. Karakteristik responden mayoritas jenis kelamin perempuan sebanyak 33 responden (80,5%), dan rata-rata usia yaitu 18 tahun. Hasil uji bivariat antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja diperoleh p-value= 0,000. Sehingga terdapat hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja di Wilayah Pedesaan Kecamatan Alas Barat. Adanya hubungan pengetahuan kesehatan reproduki yang baik maka perilaku seksual remaja juga akan baik. DOI: 10.5281/zenodo.6005866
Pemberdayaan Klub Lansia Melalui Senam Prolanis di Desa Sebotok Harmili Harmili
Karya Kesehatan Journal of Community Engagement Vol 7 No 1 (2026): Karya Kesehatan Journal of Community Engangement
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/k2jce.v7i1.1704

Abstract

Penyakit degeneratif atau lebih sering disebut penyakit kronis merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi perhatian nasional maupun global pada saat ini. Salah satu upaya pencegahan dan pengendalian penyakit kronia agar tidak terus menerus meningkat, pemerintah Indonesia membuat program pengelolaan penyakit kronis atau yang disebut dengan PROLANIS. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam pengelolaan penyakit kronik adalah melalui senam prolanis. Tujuan: Mengetahui proses pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dengan melaksanakan senam prolanis bagi lansia guna pencegahan penyakit kronis. Tahapan metode: 1) Tim melakukan koordinasi pada elemen masyarakat terkait waktu dan tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian, 2) Melakukan pemeriksaan tekanan darah, 3) Penyuluhan/sosialisasi dilakukan pada lansia terkait masalah penyakit kronik hipertensi dan diabetes, 4) Penyuluhan/sosialisasi dilakukan dengan penyampaian materi dan diselingi tanya jawab dari peserta, 5) Melakukan senam prolanis pada lansia. Sasaran adalah lansia sebanyak 15 orang. Kegiatan dilakukan pada 5Mei 2026 di Desa Sebotok. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa partisipatif aktif lansia 100% dimana sesi edukatif terbukti meningkatkan keterlibatan peserta secara signifikan dalam sesi diskusi. Pada sesi aktivitas fisik 100% peserta mampu mendemonstrasikan gerakan senam Prolanis dengan tepat. Selain itu, peserta menyampaikan adanya kenyaman pada kondisi badan. Pemeriksaan tanda-tanda vital dalam kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya pemantauan kesehatan secara rutin.