Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Kesiapan Anak Masuk Sekolah Dasar (Tinjauan Psikologi Perkembangan dan Pendidikan) Eka Damayanti; Eva Meizara Puspita Dewi; Rukiana Noviyanti Putri
KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): JANUARY
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1410.237 KB) | DOI: 10.24252/khidmah.v2i1.26859

Abstract

Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan kepada psikolog dan praktisi pendidikan yang menjadi peserta. Kegiatan penelitian pengabdian oleh APPI Sulawesi dalam bentuk webinar nasional dengan tema “Sudah Siapkah Anakku Masuk Sekolah?” dilakukan secara online dengan menggunakan media zoom meeting. Jumlah peserta sebanyak 80 orang yang berasal dari tingkat pendidikan dan latar belakang pekerjaan/profesi yang berbeda-beda. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket yang disebar melalui google form. Data diolah menggunakan analisis statistik deskriptif. Pengabdian kepada masyarakat ini dinilai sesuai dengan kebutuhan peserta karena sangat dibutuhkan peserta dalam mendeteksi kesiapan anak masuk sekolah dasar. Kesiapan sekolah merupakan kesiapan yang dibutuhkan anak untuk memasuki jenjang sekolah dasar dengan mengacu pada capaian perkembangan yang diperlukan sebagai penunjang keberhasilan anak dalam belajar di sekolah. Capaian yang dimaksud yaitu hal yang berkaitan dengan tingkat perkembangan anak untuk menanggapi tuntutan sekolah melalui aspek perkembangan fisik dan motorik, kognitif, sosial dan emosional. Selain itu, tiga hal utama yang menjadi pertimbangan siap masuk sekolah pada lingkup keluarga diantaranya: value keluarga, kondisi finansial dan karakter anak yang sebagai upaya pemenuhan kebutuhan anak.
Kesulitan Belajar Siswa Selama Pembelajaran Daring Dimasa Pandemi COVID-19 Rukiana Novianti Putri; Syaifullah Nur
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 1, No 02 (2022): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak :  Pembelajaran daring menjadi alternatif dalam pembelajaran di tengah pandemi COVID-19. Hal ini menjadi tantangan baru baik bagi pemerintah, guru maupun siswa agar proses belajar mengajar dapat terus berlangsung. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik perilaku kesulitan belajar siswa selama pembelajaran daring dimasa pandemi Covid-19. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan deskriptif analitik yang jumlah sampel 150 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa selama pembelajaran daring pada kategori sedang. Adapun karakteristik kesulitan belajar yang dialami oleh siswa diantaranya: 1) Perhatian siswa mudah teralihkan oleh hal disekitar sehingga kurang fokus saat belajar; 2) Materi pelajaran sulit dipahami walau sudah berusaha mempelajarinya; 3) Kurang mampu berkonsentrasi saat belajar; 4) Membutuhkan tambahan waktu untuk menyelesaikan tugas; 5) Mudah mengantuk/bosan saat belajar sendiri.Kata kunci: kesulitan belajar, pembelajaran daring, Covid-19
PERAN BIMBINGAN DAN KONSELING PENDIDIKAN ISLAM DALAM PENENTUAN BIDANG KARIR MASA DEPAN Rukiana Novianti Putri; Farida Aryani
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2021): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-bkpi.v1i1.6538

Abstract

ABSTRAKKebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim. Kebijakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills , agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian. Program-program experiental learning dengan jalur yang fleksibel diharapkan akan dapat memfasilitasi mahasiswa mengembangkan potensinya sesuai dengan passion dan bakatnya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskripsi. Penelitian ini tergolong ke dalam jenis penelitian kualitatif deskriptif. Deskripsi merupakan gambaran ciri-ciri data secara akurat dan sesuai dengan sifat alamiah data itu sendiri. Data yang dianalisis, yaitu konsep peran bimbingan dan konseling pendidikan islam di era merdeka belajar kampus merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Merdeka Belajar-Kampus Merdeka terwujud dalam delapan bentuk kegiatan pembelajaran, yaitu pertukaran pelajar, magang/praktik kerja, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian/riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi/proyek independen, dan membangun desa/kuliah kerja nyata tematik. Kata Kunci: BKPI, KarirABSTRACTThe Independent Learning-Independent Campus Policy was issued by the Minister of Education and Culture of the Republic of Indonesia, Nadiem Anwar Makarim. It aims to improve the competence of graduates, both soft skills and hard skills, to be more prepared and relevant to the needs of the times, to prepare graduates as future leaders of the nation with good personality. Experiential learning programs with flexible pathways are expected to facilitate students to develop their potential according to their passions and talents. This type of research is a qualitative description. This research belongs to the type of descriptive qualitative research. Description is a description of the characteristics of the data accurately and in accordance with the nature of the data itself. The data analyzed is the concept of the role of Islamic education guidance and counseling in the independent era of learning on an independent campus. The results showed that the concept of Merdeka Learning-Independent Campus was manifested in eight forms of learning activities, namely student exchanges, internships/work practices, teaching assistance in education units, research/improvement, humanitarian projects, entrepreneurial activities, independent studies/projects, and village building. thematic real work lectures.Keywords: BKPI, Career
Implementasi Pemberian Layanan Bimbingan Karir dalam Meningkatkan Perencanaan Karir Pada Siswa MA Muallimin Muhammadiyah Makassar Ana Fitriani; Sandi Pratama; Rukiana Novianti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.964

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui peran dan implementasi layanan bimbingan karir dalam memberikan dampak terhadap perencanaan karir siswa di MA Muallimin Muhammadiyah Makassar. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru BK, menyampaikan bahwa sebagian besar siswa belum memahami terkait urgensi perencanaan karir. Siswa berpendapat bahwa tugas di sekolah hanya untuk belajar dan belum saatnya untuk menyusun perencanaan karir untuk masa depannya. Namun, hal tersebut nampaknya keliru. Pada dasarnya, siswa XI harus telah mampu menentukan karir untuk masa depannya agar dapat menyusun perencanaan sesuai dengan karir yang dipilihnya. Adapun metode penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pada model ini, membagi prosedur menjadi dua siklus. Adapun subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XI MA Muallimin Muhammadiyah Makassar. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, diperoleh bahwa terjadi peningkatan kemampuan kognitif siswa setelah diberikan pemberian layanan dengan menerapkan dua siklus. Dengan meningkatkan kemampuan kognitif tersebut, membuat siswa dapat lebih efektif dalam membantu siswa untuk meningkatkan perencanaan karir siswa.
Efektivitas Play Therapy Melalui Permainan Kartu Emosi dalam Meningkatkan Regulasi Emosi Pada Anak Korban Perundungan Rukiana Novianti Putri; Pertiwi Nurani; Ana Fitriani; Bahrul Amsal
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2932

Abstract

Perundungan di sekolah khususnya terhadap anak panti asuhan merupakan masalah serius yang berdampak pada kesehatan mental dan emosional anak. Anak-anak korban perundungan mengalami gangguan regulasi emosi yang memerlukan intervensi efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas play therapy melalui permainan kartu emosi dalam meningkatkan regulasi emosi pada anak korban perundungan di panti asuhan. Metode penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design pada 8 anak dengan rentang usia 10 -12 tahun yang mengalami perundungan minimal 3 bulan. Intervensi dilakukan selama 8 sesi (4 minggu, 2 sesi per minggu, 60 menit per sesi) menggunakan permainan kartu emosi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed-rank test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan skor regulasi emosi dari pretest (M = 45,75, SD = 5,62) ke posttest (M = 60,13, SD = 4,91) dengan nilai signifikansi p = 0,012 < 0,05 dan effect size sangat besar (r = 0,89). Seluruh subjek mengalami peningkatan tanpa ada yang mengalami penurunan. Penelitian ini membuktikan bahwa play therapy melalui permainan kartu emosi efektif meningkatkan regulasi emosi anak korban perundungan dan dapat menjadi alternatif intervensi yang optimal khususnya bagi anak.
Pengaruh Media Sosial Tiktok  Terhadap Konsep Diri Siswa  MTS Aisyiyah Sungguminasa Kabupaten Gowa Mirdayanti; Rukiana Novianti Putri; Syaifullah Nur
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Advances In Education Journal (Oktober)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan media sosial membawa pengaruh yang signifikan terhadap kehidupan remaja, termasuk pembentukan konsep diri. Tiktok, sebagai salah satu platform media sosial yang populer dikalangan remaja, tidak hanya menjadi sarana hiburan dan ekspresi diri, tetapi juga dapat memengaruhi cara remaja memandang dan menilai dirinya. Maka Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bagaimana pengaruh media sosial TikTok terhadap konsep diri siswa (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan konsep diri tersebut.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini melibatkan 50 siswa kelas VIII MTS Aisyiyah Sungguminasa sebagai sampel, yang diambil menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket dengan skala Likert, dan data dianalisis melalui uji normalitas, linearitas, serta regresi sederhana dengan bantuan program SPSS 23.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media sosial TikTok terhadap konsep diri siswa. Nilai R Square sebesar 0,435 menunjukkan bahwa sebesar 43,5% variasi dalam konsep diri siswa dipengaruhi oleh penggunaan TikTok, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Faktor-faktor yang turut memengaruhi konsep diri antara lain adalah pengalaman pribadi, citra diri, nilai dan keyakinan, serta pengaruh dari keluarga, teman sebaya, dan media sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun Tiktok dapat memberikan dampak positif dalam kreativitas dan koneksi sosial, penggunaan yang berlebihan juga akan berpotensi memicu perbandingan sosial yang negatif, sehingga perlu adanya pendampingan dan edukasi penggunaan media sosial tiktok secara bijak
Efektivitas Konseling Kelompok Teknik Role Playing Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Korban Perundungan Di SMP Negeri 3 Galesong Selatan Kabupaten Takalar Annisah Nuramelia; Rukiana Novianti Putri; Syaifullah Nur
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Advances In Education Journal (Oktober)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok dengan teknik role playing dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa yang menjadi korban perundungan, serta bagaimana perubahan perilaku yang muncul setelah mengikuti layanan tersebut. Kepercayaan diri yang rendah akibat pengalaman perundungan dapat menghambat perkembangan sosial dan akademik siswa, sehingga diperlukan pendekatan khusus melalui layanan konseling dengan teknik role playing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pre-test-post-test. Subjek dalam penelitian ini adalah 5 orang siswa kelas VII SMP Negeri 3 Galesong Selatan yang teridentifikasi sebagai korban perundungan. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala kepercayaan diri dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil uji deskriptif menunjukkan bahwa sebelum layanan diberikan, sebagian besar siswa memiliki tingkat kepercayaan diri dalam kategori rendah. Setelah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik role playing, terjadi peningkatan kepercayaan diri yang signifikan. Hal ini diperkuat dengan hasil uji hipotesis Wilcoxon Signed Rank yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,043 < 0,05. Maka H1 diterima, yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara penerapan konseling kelompok dengan teknik role playing dalam meningkatkan kepercayaan diri korban perundungan di SMP Negeri 3 Galesong Selatan
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN RESILIENSI PADA ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Ardea Magfira Syafni; Humairah Basmawati; Khairunnisa; Rukiana Novianti Putri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47831

Abstract

This study aims to examine the relationship between social support and resilience among parents of children with special needs. Parents of children with special needs often experience complex caregiving demands involving emotional, social, economic, and educational challenges. In such conditions, resilience becomes an essential psychological capacity that enables parents to adapt positively and maintain effective caregiving roles. Social support is considered an external protective factor that strengthens resilience through emotional assistance, practical help, information, and a sense of belonging. This study employed a quantitative correlational design involving 49 parents of children with special needs. Data were collected using Likert-type scales measuring social support and resilience. The data were analyzed using validity testing, reliability testing, classical assumption tests, simple linear regression, t-test, F-test, and coefficient of determination with SPSS version 29. The results indicated that all items were valid and reliable. The data were normally distributed, the relationship between variables was linear, and no heteroscedasticity was found. The regression analysis showed a coefficient of 0.732 with a significance value of < 0.001. The R value was 0.717, and the R Square value was 0.514, indicating that social support explained 51.4% of the variance in resilience. Therefore, social support has a positive and significant relationship with resilience among parents of children with special needs. Higher perceived social support is associated with higher parental resilience.