Perundungan di sekolah khususnya terhadap anak panti asuhan merupakan masalah serius yang berdampak pada kesehatan mental dan emosional anak. Anak-anak korban perundungan mengalami gangguan regulasi emosi yang memerlukan intervensi efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas play therapy melalui permainan kartu emosi dalam meningkatkan regulasi emosi pada anak korban perundungan di panti asuhan. Metode penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design pada 8 anak dengan rentang usia 10 -12 tahun yang mengalami perundungan minimal 3 bulan. Intervensi dilakukan selama 8 sesi (4 minggu, 2 sesi per minggu, 60 menit per sesi) menggunakan permainan kartu emosi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed-rank test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan skor regulasi emosi dari pretest (M = 45,75, SD = 5,62) ke posttest (M = 60,13, SD = 4,91) dengan nilai signifikansi p = 0,012 < 0,05 dan effect size sangat besar (r = 0,89). Seluruh subjek mengalami peningkatan tanpa ada yang mengalami penurunan. Penelitian ini membuktikan bahwa play therapy melalui permainan kartu emosi efektif meningkatkan regulasi emosi anak korban perundungan dan dapat menjadi alternatif intervensi yang optimal khususnya bagi anak.
Copyrights © 2025